Steam Machine Mulai Dihantui “Red Line of Death” Seperti Xbox 360

Reading time:
July 7, 2026
Kasus pertama “Red Line of Death” dilaporkan terjadi pada Steam Machine, dengan indikasi kegagalan GPU hanya 20 menit setelah digunakan.

Bagi early adopter yang memberanikan diri untuk membeli hardware ketika baru dirilis, ada satu risiko yang selalu menghantui mereka, yaitu kemungkinan munculnya cacat produksi yang baru terungkap ketika produk tersebut berada di tangan pembelinya. Sejarah industri game sendiri sudah berkali-kali membuktikan hal tersebut, mulai dari berbagai masalah hardware console generasi lama hingga kasus-kasus kegagalan komponen yang baru terlihat setelah peluncuran. Kini, masalah serupa tampaknya juga menghampiri Steam Machine milik Valve.

Baru tersedia selama sekitar seminggu lebih, salah satu pengguna awal Steam Machine melaporkan kasus yang langsung mengingatkan banyak gamer pada mimpi buruk era Xbox 360. Pengguna tersebut mengunggah foto perangkatnya yang menampilkan pola lampu merah khusus, yang kemudian dijuluki komunitas sebagai “Red Line of Death”.

steam machine valve steamOS

Menurut laporan sang pemilik via Digital Foundry, perangkat tersebut hanya sempat digunakan sekitar 20 menit, termasuk memainkan No Man’s Sky selama beberapa menit sebelum memasang update sistem yang tersedia. Setelah proses update selesai, Steam Machine tersebut dilaporkan gagal melakukan booting kembali.

Yang membuat kasus ini cukup mengkhawatirkan adalah penjelasan resmi dari dokumentasi dukungan Valve sendiri. Pola lampu merah yang muncul tersebut menandakan adanya kegagalan komponen GPU. Jika benar demikian, maka ini termasuk salah satu jenis kerusakan paling serius yang bisa dialami perangkat, karena komponen grafis pada Steam Machine terintegrasi langsung ke motherboard dan tidak mudah diganti oleh pengguna biasa.

Meski demikian, situasinya masih terlalu dini untuk disebut sebagai masalah massal. Hingga saat ini, laporan yang beredar masih sangat terbatas dan belum ada indikasi bahwa mayoritas unit Steam Machine mengalami gangguan serupa. Beberapa pihak bahkan berspekulasi bahwa penyebabnya bisa saja berasal dari firmware atau proses pembaruan sistem yang bermasalah, bukan kerusakan fisik GPU itu sendiri.

Kasus ini tetap menarik perhatian karena Steam Machine diposisikan Valve sebagai perangkat gaming ruang tamu yang menawarkan pengalaman ala console, dengan kenyamanan ekosistem PC. Ironisnya, julukan “Red Line of Death” yang muncul sekarang justru membawa kembali kenangan terhadap fenomena “Red Ring of Death” milik Xbox 360, yang pernah menjadi salah satu bencana hardware terbesar dalam sejarah industri game.

Untuk saat ini, para calon pembeli tampaknya tidak perlu langsung panik. Satu atau dua kasus kegagalan perangkat keras pada batch awal merupakan sesuatu yang kadang terjadi dalam industri teknologi. Namun jika laporan serupa mulai bermunculan dalam jumlah lebih besar dalam beberapa minggu ke depan, maka Valve harus bergerak cepat untuk memastikan reputasi Steam Machine tidak terkena dampak sejak awal perjalanannya.

Bagaimana menurut Anda? Apakah semua ini hanya sekadar kasus unit cacat yang terisolasi, atau pertanda awal masalah yang lebih besar bagi Steam Machine?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…