Banyak Game Fisik PS5 dan Xbox Tak Bisa Dimainkan Tanpa Diunduh Dahulu

Reading time:
August 2, 2026
Laporan terbaru mengungkap 34% game fisik PS5 dan 50% game Xbox Series X masih membutuhkan proses download untuk bisa dimainkan.

Persepsi mayoritas gamer ketika membeli game fisik adalah tidak perlunya elemen download untuk bisa memainkannya. Hanya cukup beli disc dan masukkan ke dalam tray, lalu tekan start. Pada kenyataannya, game masa kini tidak seperti dahulu kala, karena game dalam bentuk fisik sekalipun ternyata tak bisa lari dari elemen terhubung ke online.

Berdasarkan studi yang diadakan oleh Does It Play via Ars Technica dengan menguji ratusan rilis fisik, sekitar 34% game fisik PS5 dan bahkan 50% game fisik Xbox Series X tidak dapat dimainkan secara utuh, tanpa mengunduh patch atau data tambahan terlebih dahulu. Bahkan pada banyak kasus, disc hanya berisi versi awal yang belum lengkap atau memiliki masalah teknis serius, sehingga koneksi internet menjadi syarat untuk mendapatkan pengalaman bermain yang semestinya.

game fisik

Temuan ini memperlihatkan perubahan besar dalam filosofi distribusi game. Dahulu, disc merupakan produk final yang siap dimainkan sejak hari pertama. Kini, media fisik lebih sering berfungsi sebagai lisensi awal, sementara versi “sebenarnya” justru baru bisa ditemui setelah serangkaian patch dan update yang perlu diunduh dari internet. Akibatnya, nilai utama koleksi fisik, yakni kemampuan memainkan game kapan saja tanpa bergantung pada layanan online, mulai terkikis.

Kondisi tersebut bahkan terasa lebih mengkhawatirkan di ekosistem Xbox. Belum lama ini, gangguan layanan Xbox selama sehari penuh membuat pengguna tidak bisa mengakses game mereka, termasuk beberapa judul berbasis disc. Insiden tersebut kembali memicu kekhawatiran mengenai seberapa besar ketergantungan game modern terhadap sistem autentikasi dan layanan online, meski pemain telah membeli salinan fisiknya.

Tren ini juga menjelaskan mengapa semakin banyak publisher berani mendorong transisi menuju distribusi digital. Ketika sebagian besar game fisik tetap membutuhkan unduhan besar pada hari pertama, perbedaan pengalaman antara membeli disc dan membeli versi digital menjadi semakin tipis. Yang tersisa dari media fisik sering kali hanyalah fungsi koleksi, nilai jual kembali, dan faktor kepemilikan disc itu sendiri.

Bagi komunitas pelestarian game (game preservation), situasi ini tentu menjadi perhatian serius. Jika suatu saat server game dimatikan atau sebuah game dihapus dari jaringan distribusi, ada kemungkinan versi yang tersimpan di dalam disc tidak lagi mampu memberikan pengalaman bermain yang lengkap, atau bahkan tidak bisa dimainkan sama sekali.

Laporan ini juga menjadi pengingat bahwa perdebatan antara format fisik dan digital kini bukan lagi sekadar soal preferensi. Yang dipertaruhkan adalah definisi kepemilikan sebuah produk, dalam hal ini adalah sebuah game. Ketika salinan fisik masih bergantung pada internet agar berfungsi sebagaimana mestinya, batas antara “memiliki” dan “sekadar memiliki akses” menjadi semakin kabur.

Bagaimana menurut Anda mengenai masih dibutuhkannya akses internet untuk bisa memainkan game fisik?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…