Perangkat iOS Bisa Mainkan Zelda Ocarina of Time & Majora’s Mask via Port Fans
Zelda Ocarina of Time dan Majora’s Mask kini berjalan native di perangkat berbasis iOS lewat port fan-made, dengan dukungan hingga 60 FPS.
Meskipun perangkat mobile berbasis iOS seperti iPhone dan iPad saat ini telah memiliki kekuatan yang besar, pastinya mampu memainkan game Zelda dari era Nintendo 64, sayangnya hingga sekarang Nintendo masih tak punya niat untuk membawa game mereka ke sana secara native. Pada akhirnya, fans turun tangan dan membuat port yang bisa berjalan tanpa emulasi ke sana.
Setelah sebelumnya Zelda Twilight Princess mendapatkan port fan-made, kini giliran dua game Zelda legendaris dari era Nintendo 64, Ocarina of Time dan Majora’s Mask, akhirnya berhasil dijalankan secara native di iPhone dan iPad.

Port Ocarina of Time tersebut dikembangkan oleh Chris Sotraidis dengan menggunakan port game Ship of Harkinian sebagai basisnya. Beberapa minggu setelah berhasil membawa game klasik tersebut ke iOS dan iPadOS, Sotraidis kembali melakukannya untuk Majora’s Mask. Singkatnya, proyek ini bukan sekadar menjalankan emulator Nintendo 64 di perangkat mobile, melainkan membawa merekonstruksi game Zelda tersebut agar dapat berjalan bagaikan aplikasi bawaan di perangkat iOS.
Karena sifatnya sebagai port, game tersebut dapat memanfaatkan teknologi grafis Apple secara sempurna, sekaligus menawarkan fitur yang jauh lebih modern dibandingkan versi Nintendo 64 aslinya. Dukungan resolusi lebih tinggi, layar widescreen, frame rate hingga 60 FPS, serta control touchscreen membuat pengalaman bermainnya terasa lebih dekat seperti game mobile dibandingkan sekadar memainkan ROM lawas di emulator.
Namun, keberhasilan komunitas membawa kedua game ini ke perangkat iOS juga memperlihatkan sebuah ironi. Hardware mobile saat ini sebenarnya sudah sangat siap untuk menjalankan game klasik, tetapi akses terhadap versi native resmi tetap bergantung pada keputusan pemilik IP, dan kemauan tim developer untuk membuatnya. Komunitas telah memperlihatkan bahwa game dari era Nintendo 64 sebenarnya dapat diadaptasi untuk platform mobile, dengan fitur yang jauh lebih baik dari game originalnya.
Tentu saja, proyek seperti ini tetap berada di ranah tidak resmi, dan Nintendo tidak memberikan izin untuk mendistribusikan game tersebut di perangkat Apple. Terlebih melihat sikap tanpa kompromi dari Nintendo untuk melindungi IP game miliknya, seperti beragam tuntutan hukum terhadap pembuat emulator, maka masa depan dari proyek ini sendiri sebenarnya bisa dikatakan ada di ujung tanduk.
Nah, bagaimana menurut Anda sendiri mengenai munculnya port dari dua game Zelda legendaris itu di perangkat iOS?










