Anbernic Hadirkan Handheld Snapdragon Baru Berbentuk Mirip Switch Lite

Reading time:
September 4, 2026
Anbernic RG 55G1 menjadi handheld berbasis Snapdragon pertama dari produsen handheld retro itu, performanya terbatas untuk emulasi PS2.

Seiring semakin matangnya pasar handheld retro, perangkat murah kini mulai dapat menikmati chipset yang sebelumnya identik dengan kelas gaming mobile yang lebih premium. Terbukti dengan masuknya Anbernic ke arah tersebut lewat RG 55G1, handheld pertama perusahaan itu yang menggunakan Qualcomm Snapdragon. Lucunya, bentuknya mengingatkan pada Nintendo Switch Lite, tetapi fokus utamanya tetap emulasi retro PS2, bukan mencoba menjadi console portabel untuk memainkan game berat.

Melalui informasi lebih lengkap via website resminya, handheld RG 55G1 disebut menggunakan Snapdragon G1 Gen 2 dan tersedia dalam dua konfigurasi, yakni 4GB RAM/64GB storage seharga US$139,99 serta 8GB/128GB seharga US$164,99. Posisi harga tersebut membuatnya masuk ke pasar handheld retro kelas menengah, sekaligus menjadi upaya Anbernic untuk menawarkan performa Qualcomm tanpa harus masuk ke harga perangkat premium.

anbernic anbernic

Namun, jangan langsung menganggap Snapdragon G1 Gen 2 sebagai tiket menuju emulasi PS2 tanpa adanya kompromi di sisi performa. Pengujian awal dari Retro Game Corps menunjukkan RG 55G1 mampu menjalankan game seperti Jak and Daxter pada resolusi native dengan hasil yang cukup mengesankan untuk harganya, tetapi game yang lebih berat seperti Burnout Revenge dan God of War mengalami perlambatan.

Menariknya, keterbatasan tersebut justru membantu memperjelas posisi produk ini. Tampaknya Anbernic tidak sedang mencoba membuat handheld emulator PS2 paling kencang di pasar. Area emulasi yang lebih cocok untuk RG 55G1 mencakup N64, PS1, Sega Saturn, sementara emulasi GameCube juga disebut masih memungkinkan. Berkat penggunaan Snapdragon G1 Gen 2, perusahaan itu mencoba dapatkan ruang performa yang lebih besar dibanding banyak perangkat retro murah, tetapi tetap mempertahankan harga yang relatif terjangkau.

Produk ini sendiri merupakan angin segar untuk handheld retro yang juga mulai alami tekanan akibat kelangkaan komponen. Bahkan produsen seperti Ayn kini menaikkan harga perangkat berbasis Qualcomm akibat meningkatnya biaya chipset dan memori. Guna atasi situasi itu, Anbernic tampaknya memilih tidak mengejar spesifikasi tertinggi yang berpotensi membuat harga produknya ikut melonjak.

Pada akhirnya, RG 55G1 menunjukkan bahwa penggunaan Snapdragon pada handheld murah masih bisa terjadi, selama bisa menjaga keseimbangan antara desain, harga, dan peningkatan kemampuan emulasi, setidaknya bila dibanding dengan perangkat Anbernic sebelumnya.

Bagaimana menurut Anda mengenai handheld murah berbasis Snapdragon ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…