ASUS Buka Penjualan PC Desktop Gaming ROG G1000 Kelas Premium
ASUS rilis PC desktop gaming ROG G1000 yang dilengkapi Ryzen 9 9950X3D, RTX 5080, dan Thermal Atrium untuk performa gaming kelas flagship.
Meskipun ASUS ROG sering kali dikenal di kalangan gamer sebagai produsen periferal gaming dan kartu grafis kelas premium, tetapi pada kenyataannya produsen raksasa itu juga hasilkan PC desktop gaming pre-built yang berkualitas tinggi dengan komponen yang mampu mainkan game terbaru dengan setting tertinggi.
ASUS kini secara resmi meluncurkan dan memulai penjualan PC desktop gaming ROG G1000, desktop ultra-tower flagship yang membawa sistem pendingin terpisah untuk prosesor, GPU, dan power supply. Tidak hanya mengandalkan komponen kelas atas, ASUS juga berikan visual treatment yang mewah di bagian dalam casing lewat teknologi ROG Thermal Atrium dan AniMe Holo.


Untuk konfigurasi tertingginya, ROG G1000 menggunakan AMD Ryzen 9 9950X3D dengan 16 core dan 32 thread, dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5080. Platformnya menggunakan motherboard berbasis chipset X870, sementara kapasitas RAM dapat mencapai 128 GB DDR5. ASUS juga menyediakan hingga empat slot M.2 PCIe untuk ekspansi penyimpanan, sehingga desktop ini tidak sekadar ditujukan untuk gaming, tetapi juga pekerjaan berat yang membutuhkan CPU dan GPU bertenaga.
Bagian yang paling menarik justru ada pada rancangan pendinginnya. ROG Thermal Atrium menempatkan radiator AIO 420 mm bersama tiga kipas intake 140 mm di ruang terpisah dari chassis utama. Berkat posisi tersebut, radiator CPU dapat menarik udara ambient secara langsung tanpa terlebih dahulu menerima udara panas dari GPU atau PSU. ASUS mengklaim desain ini mampu menurunkan temperatur udara masuk CPU hingga 16 derajat Celsius dibandingkan konfigurasi konvensional.
ASUS kemudian membagi aliran udara G1000 menjadi tiga zona. GPU mendapatkan jalur udara segarnya sendiri dari bagian depan, sementara PSU memiliki jalur airflow terpisah dari bagian bawah casing. Secara keseluruhan, sistem tersebut dirancang untuk menangani pembuangan panas hingga 1.000 watt, memberikan ruang termal yang besar ketika seluruh komponen bekerja keras dalam sesi gaming panjang atau beban kerja berat.


Dari sisi tampilan, G1000 membawa teknologi AniMe Holo yang menjadi salah satu kelebihan utamanya. Panel tersebut menggunakan sistem proyeksi holografik berwarna penuh, termasuk kipas berukuran 380 mm dengan 720 LED dan dua kipas depan 215 mm.
Sistem ini mendukung hingga 16,77 juta warna dan dapat menampilkan teks, informasi sistem, maupun animasi melalui Armoury Crate. Meski ukurannya besar, ASUS mengklaim kipas tersebut dapat beroperasi pada tingkat kebisingan rendah hingga sekitar 20,5 dBA dalam housing tertutup.
Secara fisik, G1000 memang dibuat tanpa banyak kompromi soal ukuran. Chassis-nya memiliki volume sekitar 104 liter, dengan dimensi 290×582,7×614,8 mm dan bobot sekitar 40 kg. ASUS juga membekalinya dengan PSU 1.000W 80 Plus Gold, empat slot DDR5, empat slot M.2, USB4 40 Gbps, Ethernet 2,5 Gb, serta konektivitas nirkabel.

Menariknya, ASUS sebelumnya memperkenalkan ROG G1000 Edition 20 dengan konfigurasi yang bahkan lebih tinggi, termasuk opsi Ryzen 9 9950X3D dan RTX 5090. Versi G1000 yang kini dipasarkan menggunakan RTX 5080, sementara ASUS juga menyediakan pilihan Ryzen 7 9800X3D. Artinya, G1000 tidak mengusung satu konfigurasi tetap, melainkan platform desktop flagship yang dapat hadir dalam beberapa tingkat performa dan komponen.
ROG G1000 sendiri sudah mulai dipasarkan di sejumlah wilayah. Untuk region Malaysia misalnya, ASUS membanderol konfigurasi Ryzen 9 9950X3D dan RTX 5080 dengan harga RM29.999, sedangkan di Amerika Serikat ASUS mencantumkan beberapa konfigurasi G1000 dengan Ryzen 7 9800X3D atau Ryzen 9 9950X3D dan RTX 5080. Harga dan konfigurasi tentu dapat berbeda, tergantung kebijakan antarnegara.
Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai PC desktop gaming premium kelas flagship dari ASUS ini? Apakah Anda tertarik untuk membelinya jika hadir di Indonesia?









