Philips Hadirkan Monitor Gaming Evnia 34M2C5601QA Didukung 200 Hz
Philips Evnia 34M2C5601QA hadir sebagai monitor gaming ultrawide 1440p 200Hz dengan harga yang relatif terjangkau untuk kelasnya.
Pasar monitor gaming ultrawide kini mulai tinggalkan singgasana premiumnya dan mulai jejakkan kakinya ke titik harga yang lebih masuk akal. Philips menjadi salah satu pemain besar yang mencoba mendorong tren tersebut lewat Evnia 34M2C5601QA, monitor curved 34 inci yang menawarkan resolusi 3440×1440, refresh rate 200Hz, dan panel VA dengan harga relatif terjangkau. Kombinasi ini membuatnya menarik bukan hanya untuk gamer kompetitif, tetapi juga pengguna yang menginginkan layar lebih luas untuk game open world dan pekerjaan sehari-hari.
Philips Evnia 34M2C5601QA sendiri diketahui menggunakan rasio 21:9 dengan panel VA melengkung 1500R. Resolusi 3440×1440 yang digunakannya berpadu dengan refresh rate hingga 200Hz, sementara Philips mengklaim respons Smart MBR hingga 0,3ms dapat membantu mengurangi ghosting pada adegan cepat. Monitor ini dijadwalkan mulai tersedia di pasar pada Oktober 2026 dengan harga £299,99.


Spesifikasinya di atas kertas memang cukup tinggi untuk kelas harganya. Monitor ini menawarkan contrast ratio 4000:1, dukungan HDR10, serta kedalaman warna 8-bit + FRC yang mampu menampilkan hingga 1,07 miliar warna. Philips juga menyematkan AI-enhanced Ambiglow, fitur pencahayaan yang menganalisis warna pada layar lalu memproyeksikannya ke area permukaan meja di sekitar monitor.
Fitur tersebut lebih ditujukan untuk memperkuat atmosfer bermain daripada meningkatkan kualitas gambar secara langsung, tetapi tetap menjadi pembeda dari monitor ultrawide murah yang biasanya lebih fokus pada spesifikasi panel. Belum lagi melihat tidak sedikit gamer kompetitif yang sangat suka dengan fitur RGB untuk perlihatkan kelas perangkat yang digunakannya.

Menariknya, Evnia 34M2C5601QA juga tidak dirancang semata-mata sebagai monitor gaming. Philips menyediakan dua HDMI 2.1, DisplayPort 1.4, USB hub dengan beberapa port Type-A, serta USB-C yang mendukung video, data, dan pengisian daya hingga 90W. Kehadiran KVM switch bahkan memungkinkan satu set keyboard dan mouse digunakan untuk berpindah antara dua sistem. Dengan konfigurasi seperti ini, monitor tersebut bisa berfungsi sebagai pusat kerja sekaligus layar gaming, terutama bagi pengguna yang memiliki PC dan laptop.
Beragam fitur yang diberikan itu juga menunjukkan bahwa persaingan monitor kini tidak hanya berlangsung pada perang refresh rate saja. Monitor 27 inci 1440p dengan 180Hz sudah semakin umum di pasaran, sehingga layar ultrawide 34 inci menjadi cara lain bagi produsen untuk memberikan nilai tambah tanpa harus langsung masuk ke teknologi panel mahal.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda sendiri tertarik untuk menggunakan layar ultrawide berukuran 34 inci untuk bermain game, terutama untuk PC?










