PHYSINT Resmi Pindah Menjadi Game Eksklusif di Xbox
Xbox mengambil alih publishing PHYSINT dari PlayStation setelah Sony mundur dari pengembangan game action espionage terbaru Hideo Kojima.
Semenjak PHYSINT, game action espionage buatan Hideo Kojima yang kerap disebut sebagai spiritual successor dari MGS diumumkan keberadaannya, game itu selalu dilekatkan sebagai game eksklusif besar berikutnya di PlayStation. Kini secara mengejutkan, game yang awalnya diperkenalkan sebagai bagian dari kolaborasi PlayStation dan Kojima Productions itu justru akan diterbitkan Xbox.
Pengumuman tersebut datang pada 9 September 2026 melalui Xbox Wire, menegaskan bahwa Xbox memperluas kerja sama yang sebelumnya sudah mencakup OD untuk menerbitkan PHYSINT, sementara Hideo Kojima menyatakan bahwa hubungan dengan Microsoft kini berkembang melampaui proyek horor tersebut. Tidak ada tanggal rilis yang diumumkan, tetapi pengembangan game itu dipastikan terus berjalan di bawah kemitraan baru ini.

Perubahan ini menjadi jauh lebih menarik setelah Kojima menjelaskan bahwa PlayStation sebenarnya telah memberi tahu Kojima Productions pada pertengahan Juni, bahwa mereka akan membatalkan proyek PHYSINT. Studio tersebut kemudian mencari partner baru selama sekitar tiga bulan hingga akhirnya kembali memilih Xbox. Sony juga sebutkan bahwa mereka memang telah memutuskan untuk mundur dari kolaborasi itu, meski tetap menyatakan hubungan dengan Kojima dan studionya masih baik.
Padahal, posisi awal PHYSINT sangat erat dengan PlayStation. Ketika diumumkan sebelumnya, proyek ini diperkenalkan sebagai bagian dari kemitraan PlayStation Studios dan Kojima Productions, sekaligus menandai kembalinya Kojima ke genre action espionage yang membesarkan namanya. Setelah berpisah dari Konami, sang kreator membangun kembali namanya melalui Death Stranding, kemudian menjalin hubungan baru dengan Xbox lewat OD.
Dampaknya terhadap strategi Xbox di masa depan pastinya akan cukup besar. Microsoft selama beberapa tahun terakhir ini dikenal semakin terbuka membawa game ke berbagai platform, sehingga nilai dari sebuah proyek eksklusif di Xbox tidak lagi sesederhana sebagai alasan membeli console, karena kini ada kemungkinan game itu akan masuk ke PC.
Sedangkan untuk PHYSINT sendiri, kekuatannya ada pada akses Xbox terhadap nama besar kreator legendaris asal Jepang itu, sekaligus peluang membangun hubungan jangka panjang dengan Kojima Productions. Apalagi kesepakatan ini tidak berhenti pada game; kedua pihak juga menyatakan akan berkolaborasi dalam film dan televisi, memperlihatkan ambisi Microsoft untuk mengembangkan proyek Kojima sebagai bagian dari strategi lintas media.
Bagaimana menurut Anda mengenai lepasnya game penerus Metal Gear Solid itu dari tangan PlayStation ke pesaingnya, Xbox?










