PlayStation 5 Pro Tunjukkan Kekuatan Ray Tracing di Marvel’s Wolverine
PlayStation 5 Pro tunjukkan performa ray tracing mengesankan di Marvel’s Wolverine, dengan penalti FPS sangat minim saat Advanced RT aktif.
Siapa sangka, Marvel’s Wolverine kini menjadi contoh paling jelas bahwa PlayStation 5 Pro masih memiliki ruang untuk menunjukkan keunggulan teknisnya. Game terbaru Insomniac Games ini tidak sekadar menawarkan visual sinematik, tetapi juga membawa implementasi Advanced Ray Tracing yang jauh lebih berat. Menariknya, pengujian terbaru menunjukkan PS5 Pro mampu mempertahankan performa tinggi meski fitur ray tracing tersebut diaktifkan.
Melalui pengujian yang dibahas Wccftech, mode dengan Advanced Ray Tracing pada PlayStation 5 Pro hanya mengalami penurunan sekitar 3 hingga 4 FPS dibandingkan konfigurasi tanpa fitur tersebut. Lebih menarik lagi, ketika dikombinasikan dengan PSSR dan layar yang mendukung VRR, Marvel’s Wolverine dapat mencapai sekitar 100 FPS dalam kondisi tertentu. Hasil ini menunjukkan bahwa PS5 Pro tidak hanya hasilkan resolusi lebih tinggi, tetapi juga memiliki kapasitas grafis tambahan untuk menangani efek pencahayaan dan refleksi yang lebih kompleks.

Advanced Ray Tracing menjadi bagian penting dari peningkatan visual tersebut karena teknologi ini memungkinkan game menangani pencahayaan, refleksi, dan interaksi cahaya dengan lingkungan secara lebih realistis. Namun, kualitas gambarnya yang tinggi tersebut dibarengi pula dengan kompromi performanya. Beban ray tracing biasanya cukup besar sehingga developer harus memilih antara visual lebih kaya atau frame rate lebih tinggi.
Wolverine di PlayStation 5 Pro tampaknya mampu memperkecil kompromi tersebut, sementara teknologi visual PSSR andalan PS5 Pro turut membantu menghasilkan output resolusi tinggi tanpa harus menjalankan seluruh proses rendering pada resolusi native yang sama tinggi.
Kemampuan ini juga memperlihatkan perkembangan penting dari usaha Sony untuk tingkatkan nilai PlayStation 5 Pro. Sejak diluncurkan pada November 2024, console tersebut memang diposisikan bukan sebagai generasi baru, melainkan sebagai hardware yang mampu tangani game dengan kebutuhan grafis berat, terutama melalui GPU yang lebih kuat, ray tracing yang ditingkatkan, dan teknologi upscaling PSSR.
Meskipun angka benchmark yang dihasilkan dari pengujian tersebut memang mengesankan, tetapi gamer lebih menekankan apa yang bisa didapatkan dengan biaya lebih mahal yang diminta PS5 Pro. Setidaknya untuk Marvel’s Wolverine, presentasi visualnya yang terlihat sangat mengandalkan efek seperti hujan, asap, api, ledakan, dan pencahayaan sinematik dapat ditingkatkan oleh keberadaan ray tracing yang mumpuni di sana.
Bagaimana menurut Anda mengenai kemampuan PS5 Pro dalam menangani Ray Tracing di game baru itu?










