Retroid Rilis Handheld Retro Pocket Duo Disertai Versi Lite Yang Terjangkau
Retroid Pocket Duo hadirkan handheld retro dengan kekuatan yang mumpuni untuk mainkan game 3DS, dengan dua layar IPS dan opsi versi Lite.
Belakangan ini, pasar handheld retro dengan desain layar ganda semakin ramai, dan Retroid ternyata tidak ingin ketinggalan. Setelah Anbernic memperkenalkan RG DS Plus sebagai perangkat murah bergaya Nintendo DS, Retroid justru membawa konsep tersebut selangkah lebih jauh lewat Pocket Duo. Menariknya, perangkat ini tidak sekadar mengejar mainkan game DS, tetapi juga mulai menyentuh wilayah emulasi 3DS dengan harga yang masih jauh di bawah handheld dual-screen kelas premium.
Retroid mengungkap Pocket Duo Lite bersamaan dengan model Pocket Duo versi penuh yang memiliki harga mulai US$269. Model Lite menggunakan dua layar IPS berukuran 5,5 inci dan 4,5 inci, sementara jantung perangkatnya adalah Qualcomm Dragonwing QCS6125. Belum ada tanggal rilis resmi yang diumumkan, tetapi posisinya sudah cukup jelas; Pocket Duo Lite ditujukan sebagai opsi lebih terjangkau untuk gamer yang menginginkan handheld clamshell dengan dua layar tanpa harus masuk ke kelas harga perangkat premium.


Hal lain yang membuat Pocket Duo menjadi lebih menarik adalah kemampuan memainkan 3DS yang ditunjukkannya via video singkat. Retroid memperlihatkan Mario Kart 7 berjalan pada layar atas 5,5 inci dengan resolusi 2x, menjadi indikasi bahwa perangkat ini tidak berhenti pada game Nintendo DS saja. Memang, kemampuan tersebut belum bisa dianggap sebagai jaminan seluruh katalog 3DS akan berjalan mulus, tetapi dibanding handheld dual-screen murah yang hanya berfokus pada DS, pendekatan Retroid memberikan ruang penggunaan yang lebih luas.
Perbedaan dengan Pocket Duo versi penuh juga cukup besar. Model standar menggunakan dua panel OLED 120Hz dan chipset Dragonwing Q-7790, sedangkan Lite memangkas spesifikasi demi mencapai harga US$149. Selain panel IPS, Retroid menggunakan trigger digital in-line sebagai pengganti konfigurasi tombol double-stack pada model premium, sementara kemampuan Wi-Fi dan kecepatan RAM juga lebih sederhana.
Timing kemunculannya juga menarik. Anbernic baru saja memperkenalkan RG DS Plus, handheld clamshell di bawah US$100 yang secara desain lebih berfokus pada pengalaman Nintendo DS. Perangkat tersebut bahkan menggunakan layar 1024×768 dan stylus terintegrasi, tetapi chipset Rockchip RK3568 membuatnya tidak benar-benar diposisikan sebagai mesin 3DS. Sedangkan Retroid menawarkan perangkat yang sedikit lebih mahal, tetapi memiliki kekuatan emulasi yang lebih tinggi.


Persaingan ini menunjukkan perubahan penting dalam pasar handheld retro. Jika sebelumnya perangkat dual-screen untuk memainkan game DS atau 3DS relatif mahal dan besar, kini produsen mulai mencari kompromi harga yang lebih mudah dijangkau. Bahkan perangkat seperti Anbernic RG DS Plus dan Pocket Duo Lite memperlihatkan bahwa layar ganda tidak lagi harus menjadi fitur eksklusif handheld premium.
Pocket Duo Lite juga menarik karena Retroid tidak mencoba menjadikannya sekadar versi murah dari Pocket Duo. Perangkat ini memiliki target yang lebih spesifik, yaitu gamer yang menginginkan desain clamshell, dua layar, pengalaman DS yang kuat, sekaligus kesempatan memainkan sebagian game 3DS tanpa membayar ratusan dolar.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda tertarik untuk bermain game 3DS di handheld baru Retroid ini?










