Review Dune Awakening: Selamat Datang di Arrakis! Planet Paling Berharga di Semesta Dune!
Dunia yang Gersang tapi Juga Indah
Hal lain yang berhasil membuat saya terus tertarik memainkan Dune: Awakening adalah bagaimana game ini mampu membawa saya masuk ke dunia Arrakis.
Sejak awal menjelajah, kita akan lebih banyak berhadapan dengan padang pasir yang luas dan lingkungan yang sangat keras. Hamparan pasir yang seolah tidak ada habisnya, ditambah kondisi Arrakis yang ekstrem, membuat saya bisa merasakan betapa kerasnya kehidupan di planet ini.
Apalagi kalau kita membayangkan hidup sebagai warga biasa, bukan sebagai salah satu bangsawan dari House Atreides atau House Harkonnen.

Jadi, secara visual, menurut saya game ini sudah berhasil menggambarkan seperti apa dunia Dune. Arrakis memang terlihat gersang dan tidak ramah, tetapi di saat yang sama tetap memiliki pemandangan yang indah ketika kita melihatnya dari sudut yang tepat.
Hal ini kemudian diperkuat oleh atmosfer dan sound design-nya.
Suara angin, pasir, kendaraan, sampai berbagai suara yang muncul ketika sedang menjelajahi Arrakis membuat lingkungan di sekitar kita terasa lebih hidup.

Salah satu momen yang selalu membuat saya deg-degan adalah ketika harus menjelajahi padang pasir yang lebih luas.
Karena di sini, setiap langkah kaki atau getaran dari kendaraan kita bisa memancing kehadiran Sandworm.
Dan ketika Sandworm mulai mengejar, wah, paniknya bukan main.
Visualnya sudah cukup membuat situasi terasa mencekam, tetapi suara dan musik yang mengiringinya semakin meningkatkan ketegangan. Kita benar-benar dibuat merasa seperti sedang berada di tengah gurun Arrakis dan harus segera mencari tempat yang aman sebelum dimakan cacing raksasa.

Perpaduan antara visual, sound design, dan musik inilah yang menurut saya membuat dunia Dune: Awakening terasa semakin imersif. Musiknya sendiri juga punya nuansa yang cukup sejalan dengan film Dune: Part One dan Dune: Part Two, yang digarap oleh Hans Zimmer. Ada rasa megah dan indah, tetapi di saat yang sama juga terasa gersang dan berbahaya. Buat saya, Knut Avenstroup Haugen berhasil membawa nuansa tersebut ke dalam Dune: Awakening, sehingga bukan hanya visualnya yang terlihat seperti dunia Dune, tetapi keseluruhan atmosfernya juga membuat saya benar-benar merasa sedang berada di Arrakis.









