IKEA dan XBOX Hadirkan Lini Furnitur ala Gamer, YXSTABY
IKEA dan XBOX menghadirkan enam produk YXSTABY di Indonesia, dari stand TV hingga bantal D-pad untuk gaming yang menyatu dengan rumah.
Bagi mayoritas gamer, bermain game di rumah tidak selalu membutuhkan meja khusus, kursi gaming, atau satu ruangan yang dipenuhi perangkat game seperti YouTuber gaming kawakan. Ruang bermain game biasanya menyatu dengan ruang keluarga atau di kamar. Kebiasaan bermain yang menyatu dengan aktivitas sehari-hari itu tampaknya menjadi ide dari kolaborasi antara IKEA dan XBOX, ketika mengembangkan lini furnitur YXSTABY (dibaca iks-ta-bi).
Kolaborasi tersebut mempertemukan dua pengalaman desain yang berbeda; IKEA membawa pemahaman tentang bagaimana furnitur digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sementara XBOX menyumbangkan pengalaman 25 tahun dalam merancang perangkat dan pengalaman gaming. Keduanya memulai proses lewat joint workshop di Älmhult, Swedia, dengan prinsip bahwa setiap produk YXSTABY harus dikembangkan bersama desainer dari kedua pihak.

Hasilnya terlihat dari cara koleksi ini menerjemahkan elemen gaming ke dalam lini furniturnya. Beberapa produk mengambil inspirasi langsung dari controller, seperti bangku berbentuk thumbstick dan bantal yang menyerupai D-pad. Produk lainnya justru lebih praktis, dengan fokus pada kebutuhan seperti memindahkan layar, menyimpan controller, mengatur kabel, menyediakan ruang penyimpanan, hingga mengisi daya perangkat.
Produk paling besar dalam koleksi ini adalah YXSTABY Stand TV dengan roda, yang dirancang agar televisi dapat lebih mudah dipindahkan mengikuti posisi bermain. Raknya dapat menampung console, controller dan aksesori, sementara bagian belakang menyediakan pengaturan kabel. Dengan ukuran 137 x 59,5 x 113 cm, stand ini mendukung TV hingga 55 inci dan tersedia dalam warna hitam atau putih dengan harga Rp1.799.000.


Untuk bermain di depan TV tanpa mengubah ruang keluarga menjadi gaming room, IKEA dan XBOX menghadirkan Kursi Santai Gaming YXSTABY. Kursi yang relatif ringan ini memiliki sandaran yang mengikuti posisi tubuh ketika bersandar atau condong ke depan, ditambah saku di bagian bawah untuk menyimpan controller atau remote. Produk berukuran sekitar 60 x 70 x 113 cm tersebut mampu menahan beban hingga 110 kg dan dibanderol Rp1.999.000.
Sementara itu, Bangku YXSTABY menjadi produk yang paling jelas menunjukkan pengaruh controller XBOX. Desainnya dimulai dari 3D files controller asli, lalu diolah menjadi bangku dengan proporsi dan stabilitas yang sesuai. Permukaannya bermotif seperti tekstur thumbstick, sedangkan bagian bawah yang melengkung membuatnya dapat bergerak dan sedikit miring. Bangku berbahan polypropylene ini tersedia dalam warna hitam dan hijau dengan harga Rp699.000.


Kebutuhan si kecil saat bermain juga mendapat perhatian lewat Meja Samping YXSTABY dengan roda. Produk seharga Rp2.499.000 ini menggabungkan permukaan untuk camilan atau barang kecil, ruang penyimpanan, serta area pengisian daya controller. Pintu geser berbahan felt membuat bagian dalam tetap tersembunyi, sementara roda memungkinkan meja mengikuti perubahan posisi bermain di rumah.
Untuk gamer yang menganggap controller sebagai bagian dari koleksi, Kotak Pajangan YXSTABY menawarkan cara untuk memamerkannya. Controller dapat ditempatkan pada dudukan transparan di dalam kotak dengan bagian belakang cermin, sementara kotak bisa dipasang di dinding atau diletakkan di meja secara horizontal maupun vertikal. Dudukannya juga dapat dilepas sehingga produk seharga Rp399.000 ini bisa digunakan untuk memajang koleksi kecil lainnya.



Produk paling sederhana sekaligus paling terjangkau adalah Bantal YXSTABY berbentuk D-pad, yang dibanderol Rp149.000. Bentuk X yang lembut mengambil inspirasi dari D-pad controller, tetapi fungsi akhirnya tetap fleksibel, sehingga dapat digunakan untuk menopang lengan atau punggung ketika bermain dan menjadi bantal sofa setelah sesi gaming selesai.
YXSTABY juga menjadi kelanjutan dari upaya IKEA memperluas definisi gaming setup. Sebelumnya, perusahaan tersebut bekerja sama dengan Republic of Gamers dari ASUS untuk menghadirkan lebih dari 30 produk gaming pada 2021, kemudian membawa pendekatan yang lebih menyatu dengan ruang rumah lewat koleksi BRÄNNBOLL pada 2024. YXSTABY melanjutkan arah tersebut dengan menggandeng XBOX sebagai merek console pertama yang menjadi mitra desain IKEA, sekaligus menggunakan elemen controller sebagai bagian dari desain furnitur dan aksesori.
Bagaimana menurut Anda mengenai lini furnitur ala gamer dari IKEA dan XBOX ini? Dari semua furnitur itu, mana yang paling Anda sukai?








