Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa Tetap Bawa Layar yang Sama
Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa bawa kemudahan penggantian baterai, tetapi tetap memakai layar LCD lama dan chip NVIDIA yang sama.
Gamer di region Eropa belum lama ini mendapatkan Nintendo Switch 2 revisi baru guna menaati regulasi baru di sana. Perubahan terbesarnya adalah adanya kemudahan untuk mengganti baterai, tanpa perlu berurusan dengan perekat yang sulit dilepas seperti pada perangkat di region lain. Namun, gamer yang berharap Nintendo sekaligus memperbaiki kualitas layar LCD tampaknya harus siap kecewa, karena pembongkaran unit terbaru menunjukkan tidak adanya perubahan.
Revisi ini tampaknya akan tetap mempertahankan layar LCD lama berukuran 7,9 inci dengan resolusi 1080p dalam mode handheld. Sebelumnya, muncul dugaan bahwa Nintendo akan menggunakan panel LCD buatan Sharp yang akan menawarkan waktu respons pixel lebih cepat dan mengurangi ghosting, atau bayangan yang tertinggal saat objek bergerak; sesuatu yang masih menjadi keluhan terbesar bagi pengguna Switch 2 saat ini.

Melalui media sosial, teknisi Polandia bernama Modyfikatorcasper sebutkan telah membongkar unit revisi tersebut, dan menemukan panel Innolux yang sama seperti model awal. Dia juga sebutkan pemeriksaan terhadap unit lain masih diperlukan untuk memastikan apakah seluruh produk revisi masih menggunakan panel tersebut.
Perubahan baterai itu juga disertai dengan beberapa penyesuaian internal. Motherboard kini menggunakan kode OSM-CPU-01, menggantikan BEE-CPU-01 pada model awal, sementara kipasnya memakai varian berbeda. Console ini tetap mengandalkan chip NVIDIA yang sama dan RAM 12 GB, meskipun pemasok memorinya berubah.
Selain itu, ditemukan pula adanya sedikit kompromi pada kapasitas baterai dan bobot. Menurut spesifikasi resmi Nintendo, baterai model revisi berkapasitas 5.172 mAh, turun sekitar 1% dari 5.220 mAh pada model sebelumnya. Bobot console juga meningkat dari sekitar 401 gram menjadi 411 gram, atau dari 534 gram menjadi 548 gram ketika Joy-Con 2 terpasang. Nintendo juga menyatakan bahwa baterai Joy-Con 2 pada paket revisi dapat diganti pengguna.
Hadirnya revisi ini sendiri sebenarnya sudah cukup menguntungkan bagi konsumen, karena memudahkan perawatan jangka panjang dan menghemat biaya servis. Untuk pasar di luar Eropa, termasuk Indonesia, jadwal dan ketersediaan versi revisi ini sayangnya belum dapat dipastikan secara pasti.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Switch 2 perlu mendapatkan upgrade, terutama untuk layarnya, atau perubahan baterai itu sudah cukup memuaskan?









