Keychron Carbon 60 HE 8K Hadirkan Keyboard Berbahan Serat Karbon

Reading time:
October 25, 2026
Keychron Carbon 60 HE 8K datang dengan bawa material premium untuk eksteriornya dan performa kompetitif di dalamnya.

Rasanya sudah menjadi standar untuk keyboard gaming dengan performa tinggi untuk mengandalkan fitur seperti Rapid Trigger dan polling rate tinggi, terutama ketika mereka mengincar pasar gamer kompetitif. Keychron tampaknya mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda lewat Carbon 60 HE 8K, keyboard berukuran ringkas yang menggunakan material serat karbon pada hampir seluruh struktur utamanya, membuatnya begitu ringan dan kokoh.

Menurut spesifikasi pada situs resminya, Keychron Carbon 60 HE 8K menggunakan layout 60% yang menghilangkan sejumlah tombol khusus demi menghemat ruang di meja. Dimensi ini memang menjadi pilihan utama bagi gamer yang mengutamakan ruang gerak mouse lebih luas, terutama saat bermain game kompetitif.

Keychron Keychron

Hal paling unik dari keyboard ini adalah penggunaan forged carbon fiber, yakni material komposit serat karbon yang dibentuk untuk menghasilkan struktur kokoh dan ringan. Keychron mengklaim material yang digunakan memiliki kandungan serat karbon sebesar 60% dan kekuatan hingga sepuluh kali lipat plastik.

Tidak seperti keyboard yang hanya memakai serat karbon pada bagian casing saja, Carbon 60 HE 8K juga disebut menggunakannya pada keycap dan plate. Oleh sebab itu, bobot keseluruhannya hanya 740 gram saja, jauh lebih ringan bila dibandingkan dengan Keychron Q2 HE 8K berbodi aluminium yang mencapai 1.650 gram.

Untuk kebutuhan gaming kompetitif, Carbon 60 HE 8K mengandalkan switch magnetik Ultra-Fast Lime. Titik aktivasi tombol di sana dapat diatur dalam rentang 0,1 hingga 3,5 mm dengan penyesuaian sekecil 0,005 mm. Keyboard ini juga mendukung polling rate 8.000 Hz, Rapid Trigger untuk mendeteksi perubahan tekanan tombol dengan cepat, SOCD untuk mengatur input arah yang berlawanan, serta Dynamic Keystroke.

Keychron Keychron

Seluruh pengaturan tersebut dapat dikustomisasi melalui Keychron Launcher, termasuk pemetaan tombol, makro, dan pencahayaan RGB. Meski dipasarkan dengan switch Lime sebagai bawaannya, keyboard ini juga disebut dapat menggunakan switch magnetik lain yang kompatibel dengan konfigurasi N-pole. Namun, kompatibilitas tersebut tetap bergantung pada spesifikasi switch yang digunakan, sehingga tidak semua switch magnetik bisa langsung dipasang.

Keyboard berbahan serat karbon ini dibanderol dengan harga US$234,99 sekitar Rp3,9 juta sebelum pajak dan biaya impor. Berdasar harga itu, Carbon 60 HE 8K jelas menyasar segmen premium, bukan gamer yang sekadar membutuhkan keyboard cepat dengan harga terjangkau.

Menurut Anda, apakah bahan serat karbon di keyboard ini dapat menjadi daya tarik yang besar untuk keluarkan uang cukup banyak demi membelinya?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

September 22, 2026 - 0

Review Dune Awakening: Selamat Datang di Arrakis! Planet Paling Berharga di Semesta Dune!

Selamat datang di Arrakis! Sebuah planet yang hampir seluruh permukaannya…
November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…