NVIDIA Optimasi VRAM di DLSS 5 & Percepat Proses 2 Kali Lipat
NVIDIA luncurkan optimasi performa untuk DLSS 5 dengan turunkan permintaan VRAM, membuatnya bekerja 2 kali lebih cepat.
Ketika DLSS 5 pertama kali diperkenalkan, tidak sedikit pihak yang meragukan performanya ketika dijalankan di kartu grafis NVIDIA pada skenario gaming yang intense, terutama karena tingginya beban VRAM untuk hasilkan visual yang mendekati dunia nyata. NVIDIA tampaknya mencoba menjawab persoalan tersebut lewat update DLSS 5 yang tidak hanya mempercepat pemrosesan, tetapi juga mengurangi kebutuhan memori grafis.
Melalui update Oktober 2026, NVIDIA sebutkan model 3D-Guided Neural Rendering pada DLSS 5 kini berjalan dua kali lebih cepat dibandingkan versi September. Ukuran modelnya juga menyusut sekitar 24%, menjadi kurang lebih 118 juta parameter, sementara penggunaan VRAM pada resolusi 4K turun hingga 20%. Kombinasi optimasi pipeline dan penyempurnaan model AI ini ditujukan untuk memangkas beban proses GPU hingga setengahnya dibandingkan versi sebelumnya, dengan kualitas visual yang diklaim tetap sama.

Peningkatan ini begitu penting, mengingat DLSS 5 pada dasarnya menggunakan AI untuk membantu membentuk tampilan pencahayaan dan material dalam game, sehingga proses tambahannya membutuhkan waktu komputasi dan memori GPU yang besar. Model yang lebih kecil dan cepat dapat mengurangi biaya pemrosesan tersebut, sekaligus menyisakan lebih banyak VRAM untuk tekstur, geometri, dan aset game lainnya.
Tidak hanya itu, NVIDIA juga mengklaim akan adanya peningkatan frame rate hingga 1,4 kali lipat dalam kondisi tertentu, meski hasil aktualnya tetap bergantung pada game yang dimainkan, kondisi GPU, dan tentu saja pengaturan grafis yang digunakan ketika bermain.
Menurut rencana, update model ini akan mulai diterapkan pada 16 Oktober 2026 di NBA 2K27, yang peningkatannya diperlihatkan via video komparasi terbaru. Perusahaan itu juga tengah menyiapkan teknologi ini untuk Hogwarts Legacy dan Where Winds Meet dalam beberapa pekan mendatang.
Selain Neural Rendering, NVIDIA juga memperbarui teknologi Frame Generation itu melalui mode Performance baru bernama Preset C. Fitur ini mengganti model AI yang sebelumnya digunakan untuk menghitung optical flow pada elemen seperti interface dan efek ray tracing dengan algoritma yang lebih ringan.
NVIDIA menyebut perubahan tersebut dapat meningkatkan kecepatan pemrosesan hingga 35% pada RTX 5060, sekaligus mendukung Frame Generation, Multi Frame Generation, dan Dynamic Multi Frame Generation. Mode ini disiapkan untuk GeForce RTX 40 dan RTX 50 Series, sehingga cakupannya lebih luas dibandingkan update Neural Rendering di DLSS 5.
Bagaimana menurut Anda akan adanya optimasi DLSS 5 ini? Apakah Anda tertarik untuk menggunakan teknologi ini ketika bermain game?









