Audio-Technica Umumkan ATH-M50xSTS-WL StreamSet Untuk Streamer & Gamer
Audio-Technica ATH-M50xSTS-WL menawarkan headset wireless yang dilengkapi mikrofon profesional, noise reduction, dan baterai 24 jam.
Headset gaming wireless memang menawarkan kebebasan bergerak, tetapi terkadang kualitas mikrofon dan kestabilan koneksi menjadi prioritas terpenting, terutama bagi gamer kompetitif dan streamer. Audio-Technica mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui ATH-M50xSTS-WL StreamSet, headset wireless yang gabungkan kualitas studio dengan mikrofon profesional, demi kejar komunikasi yang jernih saat bermain multiplayer.
Melalui pengumuman di situs resminya, disebutkan bahwa ATH-M50xSTS-WL mengadopsi driver 45 mm dari headphone profesional ATH-M50x yang telah dikenal di kalangan penggemar audio. Untuk konektivitas, Audio-Technica menggunakan teknologi wireless 2,4 GHz melalui USB transceiver, bukan Bluetooth, demi kejar latensi rendah supaya suara permainan dan komunikasi lebih responsif.


Keunggulan utamanya terletak pada mikrofon condenser cardioid yang mengadopsi teknologi AT20 Series. Mikrofon ini menggunakan boom arm fleksibel agar posisinya tetap dekat dengan mulut, sementara fitur adaptive noise reduction menyediakan dua tingkat pengurangan suara latar.
Berkat fitur itu, suara yang tidak diinginkan seperti deru kipas PC atau gangguan lingkungan lainnya dapat lebih ditekan ketika bermain maupun melakukan streaming. Mikrofon itu juga bisa langsung dimatikan hanya dengan mengangkat boom arm menjauhi posisi mulut, tanpa perlu menekan tombol.


Untuk mendukung sesi gaming panjang, headset ini juga menawarkan daya tahan baterai hingga 24 jam. Audio-Technica turut menyediakan dua jenis earpad yang bisa diganti sesuai kebutuhan. Earpad standar mengutamakan isolasi suara, sedangkan varian mesh menawarkan sirkulasi udara lebih baik untuk penggunaan dalam waktu lama. Fitur sidetone juga memungkinkan gamer mendengar suara sendiri agar volume bicara tetap natural.
ATH-M50xSTS-WL sudah tersedia mulai 28 Oktober 2026 dengan harga US$299 atau sekitar Rp5 jutaan sebelum pajak dan biaya impor. Harga itu meletakkannya ke dalam pasar premium, dan membuatnya lebih cocok untuk pengguna yang memang membutuhkan kualitas audio dan komunikasi di atas headset gaming standar.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda tertarik untuk menggunakan headset premium ini di dalam sesi bermain game?









