Roblox Luncurkan Akun Berbasis Usia User & Perkuat Kendali Orang Tua
Menjawab permintaan keamanan untuk usia belia, Roblox umumkan sistem akun baru berbasis usia dan fitur parental control yang lebih ketat.
Munculnya kasus grooming yang libatkan pemain Roblox terhadap pengguna berusia belia di Inggris, dan berakhir dengan hukuman penjara, secara langsung memaksa studio developer untuk lebih mengetatkan fitur keamanan di dalam game mereka. Untuk menjawab permintaan itu, tim developer perkenalkan sistem akun baru berbasis umur penggunanya.
Menurut pengumuman resmi, game itu akan membagi akun pengguna muda ke dalam dua kategori utama, yaitu Roblox Kids untuk usia 5–8 tahun dan Roblox Select untuk usia 9–15 tahun. Setiap jenis akun itu akan memiliki batasan konten, pengaturan komunikasi, serta kendali orang tua yang disesuaikan dengan usia pengguna, memastikan pengalaman bermain yang lebih aman dan terkendali.

Untuk akun Kids, fitur komunikasi akan dimatikan secara default, dengan tampilan visual khusus agar mudah dikenali oleh pengguna lain. Sementara itu, Roblox Select akan tetap memiliki akses terbatas ke komunikasi, serta hanya bisa memainkan game dengan rating konten “Minimal” atau “Mild”. Sistem ini juga akan secara otomatis meng-upgrade akun pengguna seiring pertambahan usia mereka.
Tidak hanya itu, Roblox juga meningkatkan sistem kurasi konten dengan proses verifikasi developer serta evaluasi lebih ketat terhadap game yang tersedia saat ini, khususnya untuk pengguna di bawah 16 tahun. Langkah ini diharapkan dapat menyaring konten yang tidak sesuai sebelum bisa diakses oleh pemain muda.
Fitur parental control pun mendapatkan peningkatan besar. Orang tua kini bisa mengatur batas waktu bermain, kendali untuk akses komunikasi, hingga pengeluaran uang di dalam game. Mereka juga diberikan opsi untuk memblokir game tertentu, mengelola direct chat, serta menyetujui akses ke konten yang berada di luar batas default akun anak.
Dengan perubahan ini, Roblox jelas berusaha memperbaiki citranya sekaligus merespons tekanan publik terkait isu keamanan yang kian sering muncul. Pertanyaannya sekarang, apakah langkah ini cukup untuk mengatasi masalah keamanan anak yang selama ini terus menghantui platform tersebut?
Bagaimana menurut Anda mengenai usaha keamanan yang dibuat oleh pihak developer itu? Apakah menurut Anda semua itu sudah cukup untuk membendung datangnya kasus baru di masa depan?










