Shuhei Yoshida Ungkap Misteri Penurunan Dirinya Dari Posisi Presiden PlayStation
Setelah sekian lama berlalu, Shuhei Yoshida akhirnya ungkap misteri di balik keputusan dirinya dicopot dari posisi Presiden PlayStation di tahun 2019.
Setelah hampir 7 tahun berlalu, misteri di balik turunnya Presiden PlayStation Shuhei Yoshida yang begitu mendadak akhirnya terungkap. Sosok yang selama bertahun-tahun menjadi wajah dan penggerak utama Sony Worldwide Studios, mengungkap bahwa dirinya dicopot dari posisi Presiden karena menolak mengikuti permintaan Jim Ryan, CEO PlayStation kala itu.
Dilansir dari laporan publikasi This Week in Videogames, Shuhei Yoshida disebutkan berbicara di dalam sebuah sesi di festival game ALT: GAMES di Australia. Shuhei Yoshida secara terbuka membahas momen krusial tersebut, menyebut bahwa setelah 11 tahun memimpin pengembangan first-party PlayStation, dirinya “dipecat” dari posisi tersebut karena tidak menyetujui permintaan Ryan, yang ia sebut sebagai hal yang konyol dan tidak masuk akal.

Meski istilah “dipecat” digunakan, penting dicatat bahwa Yoshida tidak benar-benar keluar dari Sony saat itu. Ia hanya dipindahkan dari perannya sebagai kepala Sony Worldwide Studios, yang kini dikenal sebagai PlayStation Studios, ke divisi pengembangan dan dukungan game indie. Perpindahan ini menandai perubahan besar dalam struktur internal PlayStation di era tersebut.
Padahal, kontribusi Yoshida terhadap PlayStation tidak bisa dianggap kecil. Ia berada di balik lahirnya berbagai game eksklusif besar seperti God of War, Uncharted, The Last of Us, hingga Ghost of Tsushima. Bahkan, proyek terakhir yang ia tangani sebelum pergeseran posisinya adalah Ghost of Tsushima, yang kemudian menjadi salah satu game PlayStation paling sukses di generasi tersebut.
Sayangnya, detail mengenai apa saja permintaan konyol yang dimaksud tidak diungkap secara spesifik. Namun, perbedaan visi antara Yoshida dan Ryan tampaknya cukup signifikan hingga memicu restrukturisasi kepemimpinan di level tertinggi.
Apakah permintaan itu terkait visi Jim Ryan yang ingin fokus ke game live service? Yang kini terbukti gagal berulang kali dengan rilis mengecewakan seperti Concord dan Foamstars, serta game lain yang kurang diterima seperti Marathon, Fairgame$, dan Horizon Hunters Gathering.
Setelah sempat berpindah ke divisi indie, Yoshida akhirnya benar-benar meninggalkan PlayStation pada Januari 2025. Di sisi lain, Jim Ryan juga telah mundur dari posisinya sebagai CEO, menutup babak kepemimpinan yang penuh kontroversi di tubuh PlayStation.
Bagaimana menurut Anda mengenai terkuaknya misteri di balik kepergian Shuhei Yoshida dari posisinya sebagai Presiden PlayStation?










