Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis
Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal, fitur, dan update besar baru, ketika jumlah pemain di Steam hampir habis.
Ketika pimpinan Ubisoft Yves Guillemot sematkan gelar game Quadruple-A ke Skull and Bones, demi membela harga $70 untuk game live service itu, tampaknya juga menandakan ambisi tersendiri untuk terus mendukung game yang gagal itu. Pasalnya meski game bajak laut open world tersebut terus mengalami penurunan jumlah pemain, publisher asal Prancis itu kembali mengungkap roadmap konten baru yang cukup besar untuk mempertahankan game live service itu tetap berjalan.
Skull and Bones sendiri dirilis pada Februari 2024 setelah melewati enam kali penundaan yang panjang dan penuh kontroversi. Sayangnya, saat akhirnya meluncur, game ini justru mendapat respons yang kurang positif dari pemain maupun media. Skor review yang di bawah standar dan minimnya antusiasme komunitas membuat performa game tersebut terus merosot seiring berjalannya waktu.

Namun Ubisoft masih terus mendorong update baru untuk game itu. Melalui roadmap terbaru yang dibagikan via tweet, Skull and Bones akan mendapat tiga kapal besar tambahan yaitu Galleon, Junk, dan Fluyt. Ketiganya hadir dengan opsi kustomisasi yang lebih luas untuk memperkaya armada pemain.
Ubisoft juga menyiapkan sistem power progression baru yang membawa seasonal mastery tree dan tambahan perk untuk memperluas progression karakter dan kapal. Sementara itu, konten endgame juga diperluas lewat hadirnya Abyssal Depths, boss battle baru, serta fitur Trials yang masuk ke roadmap Year 3.
Selain konten besar, Ubisoft juga fokus pada berbagai quality-of-life update. Beberapa perubahan yang disiapkan meliputi ukuran party yang lebih besar, pembaruan leaderboard, peningkatan progres Smuggler Pass, perbaikan manajemen kapal, hingga pembenahan UI dan UX secara keseluruhan.

Meski begitu, keputusan Ubisoft untuk terus mempertahankan Skull and Bones malahan memancing pertanyaan dari banyak pemain. Kritik terbesar datang dari kondisi player base game tersebut yang terus menurun drastis. Data pemain Steam via SteamDB bahkan menunjukkan jumlah pemain aktif yang hanya berkisar 200 pemain, bahkan sempat turun hingga 49 pemain pada 5 Mei; angka yang jelas masuk kategori berbahaya untuk game live service modern.
Bagaimana menurut Anda mengenai kondisi dan juga adanya update baru untuk Skull and Bones di tahun ketiganya ini?









