Crimson Desert Sedang Dikembangkan Untuk Nintendo Switch 2
Pearl Abyss pastikan Crimson Desert sedang dikembangkan untuk Nintendo Switch 2, diakui saat ini masih butuh banyak optimisasi secara teknis.
Membawa sebuah game open world berskala besar dengan visual berkualitas tinggi ke perangkat handheld yang lebih ringkas bukanlah pekerjaan sederhana. Selain memastikan performanya tetap stabil, developer juga harus menjaga agar kualitas visual dan pengalaman bermainnya tidak mengalami penurunan drastis. Tantangan itulah yang kini tengah dihadapi oleh Pearl Abyss.
Dalam sesi presentasi untuk para pemegang saham via InvenGlobal, CEO Pearl Abyss Heo Jin-young mengungkapkan bahwa versi Nintendo Switch 2 dari Crimson Desert saat ini sedang dikembangkan. Menurutnya, tim pengembang telah mencapai tahap di mana game tersebut sudah dapat dijalankan dengan gameplay dasar di perangkat tersebut. Namun, hal itu belum mengartikan bahwa peluncurannya sudah bisa dipastikan.

Heo menjelaskan bahwa tujuan Pearl Abyss adalah menghadirkan Crimson Desert ke sebanyak mungkin platform. Meski demikian, memindahkan game itu ke Switch 2 bukan sekadar proses porting biasa. Studio asal Korea Selatan tersebut ingin memastikan kualitas visual, sistem pertarungan, hingga dunia open world yang menjadi daya tarik utama Crimson Desert tetap dapat dipertahankan di hardware Nintendo.
Karena itulah, proses pengembangannya saat ini masih berfokus pada optimisasi dan verifikasi teknis. Selain memastikan performanya memenuhi standar internal, Pearl Abyss juga masih harus mengevaluasi kerja sama dengan Nintendo, serta memastikan hasil akhirnya sesuai dengan kualitas yang mereka inginkan. Selama seluruh proses tersebut belum selesai, developer itu belum bersedia memberikan target waktu peluncuran untuk versi Switch 2.
Pengumuman ini datang di tengah performa Crimson Desert yang semakin meningkat dari update ke update. Pada kesempatan yang sama, Pearl Abyss juga mengungkapkan bahwa game action RPG tersebut telah terjual lebih dari 6 juta copy hanya dalam 83 hari pertama sejak peluncurannya. Angka tersebut menjadi pencapaian besar bagi IP baru ini, sekaligus memperkuat posisi Crimson Desert sebagai salah satu kesuksesan terbesar Pearl Abyss setelah Black Desert.
Dari sudut pandang industri, keputusan ini juga menunjukkan meningkatnya kepercayaan developer terhadap kemampuan Switch 2 dalam menjalankan game AAA yang kompleks. Sebelumnya, sejumlah studio besar juga mulai mengumumkan rencana menghadirkan game berskala besar ke platform tersebut. Namun, seperti yang ditegaskan Pearl Abyss, tidak semua game akan otomatis dirilis hanya karena proses porting telah dimulai. Jika hasil optimisasi tidak mampu memenuhi standar kualitas yang diinginkan, bukan tidak mungkin proyek tersebut dibatalkan di tengah jalan.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Nintendo Switch 2 mampu menjalankan game sebesar Crimson Desert, tanpa banyak kurangi kualitas visual dan performanya?










