AMD Resmi Naikkan Harga Graphic Card Radeon
AMD dikabarkan naikkan harga GPU minimal 10% mengikuti NVIDIA, membuat prospek membangun PC gaming dengan harga terjangkau semakin sulit.
Setelah NVIDIA lebih dulu menaikkan harga GPU akibat lonjakan biaya memori, kini giliran AMD dikabarkan mengambil langkah serupa. Dampaknya bukan hanya pada persaingan antara kedua produsen GPU, tetapi pada konsumen yang kemungkinan harus membayar lebih mahal untuk bisa memiliki kartu grafis kelas mainstream.
Berdasarkan laporan terbaru via media sosial, AMD dikabarkan telah memberi tahu para mitra AIB (Add-in Board) bahwa harga paket GPU beserta memory kit akan naik setidaknya 10% mulai bulan depan. Keputusan ini disebut telah direncanakan sejak sebulan lalu, tetapi sempat ditunda karena AMD khawatir kehilangan daya saing jika menaikkan harga lebih dulu dibanding NVIDIA. Kini, setelah kompetitornya lebih dahulu melakukan penyesuaian harga, perusahaan tersebut akhirnya mengikuti langkah yang sama.

Yang membuat situasi ini menarik adalah penyebabnya bukan berasal dari AMD maupun NVIDIA semata. Lonjakan harga DRAM dan VRAM akibat tingginya permintaan industri AI membuat biaya produksi kartu grafis terus meningkat. Pada kondisi seperti ini, produsen GPU memiliki ruang yang semakin sempit untuk menyerap kenaikan biaya sehingga sebagian besar akhirnya diteruskan ke mitra manufaktur, dan pada akhirnya ke konsumen.
Bagi gamer, efeknya bisa terasa cukup signifikan. Selama ini, persaingan AMD dan NVIDIA sering menghasilkan perang harga yang menguntungkan konsumen. Namun ketika kedua pemain terbesar di pasar sama-sama menaikkan harga, pilihan GPU dengan value terbaik menjadi semakin terbatas. GPU kelas entry-level dan mainstream yang biasanya menjadi incaran mayoritas gamer, berpotensi mengalami kenaikan harga paling terasa karena segmen ini sangat sensitif terhadap selisih puluhan Dollar sekalipun.
Dampak lain yang patut diperhatikan adalah umur pakai kartu grafis lama kemungkinan akan semakin panjang. Ketika harga GPU baru terus naik, tidak sedikit gamer yang diperkirakan akan menunda upgrade, bertahan dengan kartu grafis generasi sebelumnya, atau beralih ke pasar barang bekas. Kejadian seperti ini sudah mulai terlihat dalam beberapa bulan terakhir, ketika GPU generasi lama kembali diminati karena menawarkan rasio harga dan performa yang lebih menarik.
Bagaimana menurut Anda? Jika harga GPU AMD dan NVIDIA sama-sama naik, apakah Anda akan tetap membeli kartu grafis baru, atau justru memilih menunda upgrade hingga kondisi pasar kembali stabil?










