Xbox Dikabarkan Akan Luncurkan Disc-to-Digital Pada Agustus 2026
Bocoran email internal Xbox mengungkap program Disc-to-Digital yang ubah game fisik menjadi lisensi digital rilis di Agustus 2026.
Keberadaan program Disc-to-Digital milik Xbox, yang mampu mengubah kepemilikan media fisik menjadi lisensi digital memang cukup menarik untuk diikuti. Bukan hanya memberi gamer akses ke versi digital secara gratis setelah membeli disc game, tetapi juga menjadi opsi menarik di tengah kebijakan full digital yang dipilih PlayStation. Kini muncul kabar baru yang mengindikasikan program itu sudah dekat rilisnya.
Kabar itu datang melalui media sosial, perlihatkan adanya bocoran email internal Xbox yang mengungkap keberadaan program Disc-to-Digital, dan dijadwalkan meluncur pada Agustus 2026. Melalui sistem ini, pemain dapat mengubah kepemilikan game fisik Xbox One dan Xbox Series X menjadi lisensi digital yang terhubung ke akun mereka. Menariknya, lisensi tersebut tetap dikaitkan dengan keping disc asli, sehingga ketika disc dijual atau berpindah tangan, hak digitalnya juga dapat dialihkan ke pemilik baru.

Dokumen yang sama juga mengungkap bahwa program tersebut menjadi bagian dari strategi Xbox yang lebih besar menjelang kehadiran Project Helix. Bersamaan dengan perluasan fitur backward compatibility ke PC, Microsoft ingin membangun satu ekosistem yang memungkinkan library Xbox berjalan di console generasi berikutnya, PC, hingga perangkat handheld tanpa perlu proses porting khusus dari developer.
Bagi gamer, pendekatan ini menawarkan kompromi yang cukup menarik. Selama ini, perpindahan menuju distribusi digital sering dikritik karena menghilangkan hak kepemilikan yang selama puluhan tahun melekat pada game fisik. Dengan konsep Disc-to-Digital, Microsoft tampaknya berusaha mempertahankan unsur kepemilikan tersebut, sekaligus memberikan fleksibilitas layaknya game digital.
Meski demikian, bocoran ini juga memperkuat sinyal bahwa masa depan hardware Xbox kemungkinan besar akan semakin mengandalkan distribusi digital. Ironisnya, langkah tersebut muncul di saat industri sedang ramai memperdebatkan pentingnya preservasi game, terutama setelah Sony mengambil arah yang semakin agresif menuju ekosistem all-digital. Jika bocoran ini benar, Microsoft tampaknya ingin memastikan transisi tersebut tidak mengorbankan hak kepemilikan fisik yang dimiliki para pemain.
Bagaimana menurut Anda? Apakah program Disc-to-Digital seperti ini merupakan solusi ideal untuk menjaga koleksi game fisik tetap relevan di era distribusi digital?










