Steam Machine Dipasangi eGPU RX 9070 XT, Crimson Desert Tembus 100 FPS

Reading time:
August 14, 2026
Modder memasang Radeon RX 9070 XT sebagai eGPU pada Steam Machine, dan berhasil menjalankan Crimson Desert di atas 100 FPS.

Meskipun Steam Machine dikemas dalam bentuk console dan harga yang begitu fantastis, tetapi pada dasarnya perangkat itu memang dirancang sebagai PC gaming ringkas yang praktis untuk digunakan. Melihat fondasinya yang masih berakar pada PC, seorang modder melakukan eksperimen di sana dan membuktikan bahwa perangkat tersebut masih menyimpan potensi besar untuk dapatkan upgrade hardware yang ekstrim. Dengan sedikit keberanian membongkar perangkat seharga $1000 itu, Steam Machine kini mampu menjalankan Crimson Desert di atas 100 FPS.

Modifikasi yang dilakukan oleh pengguna Reddit bernama Large_Customer_3840 tersebut dilakukan dengan memasang adaptor M.2 ke OCuLink pada satu-satunya slot M.2 PCIe 4.0 di Steam Machine, kemudian menghubungkannya ke dock eGPU (eksternal GPU) Aoostar EG01 yang menjadi rumah bagi Radeon RX 9070 XT. Karena slot M.2 internal sebelumnya digunakan oleh SSD, sang modder harus memindahkan boot drive ke enclosure NVMe di luar Steam Machine melalui koneksi USB-C.

steam machine valve

Hasilnya cukup mengejutkan, karena RX 9070 XT langsung dikenali oleh perangkat Steam itu sebagai GPU utama tanpa perlu memilih adaptor grafis secara manual, sampai mampu menjalankan Crimson Desert pada preset High di atas 100 FPS. Sebagai pembanding, GPU bawaan Steam Machine yang performanya kurang lebih berada di kelas Radeon RX 7600 diperkirakan hanya menghasilkan sekitar 50 FPS pada pengaturan serupa, sehingga peningkatan performanya memang sangat besar.

Ironisnya, eksperimen ini sekaligus memperlihatkan keterbatasan desain Steam Machine sendiri. Perangkat tersebut hanya menyediakan satu slot M.2 PCIe 4.0, dan USB-C belakangnya masih menggunakan USB 3.2 Gen 2 10 Gbps, bukan USB4 seperti yang ditemui di perangkat baru. Karena itu, solusi OCuLink terpaksa mengambil jalur PCIe yang cepat, tetapi konsekuensinya cukup merepotkan. Pasalnya, casing harus dimodifikasi untuk jalur kabel dan seluruh setup eGPU harus berada di luar perangkat.

Bila dilihat dari sisi performa, modifikasi ini menunjukkan bahwa Steam Machine sebenarnya mampu memanfaatkan GPU desktop yang jauh lebih bertenaga daripada solusi bawaannya. Namun secara praktikal, peningkatan tersebut sulit disebut sebagai upgrade yang masuk akal.

Selain membutuhkan RX 9070 XT dengan harga di atas $700, pengguna masih memerlukan dock eGPU, adaptor M.2-OCuLink, enclosure untuk SSD, serta power supply eksternal. Pada akhirnya, jauh lebih mudah untuk menggunakan PC desktop gaming dibandingkan perangkat Steam itu.

Meski demikian, eksperimen ini tetap menarik karena menunjukkan fleksibilitas perangkat buatan Valve itu sebagai PC berbasis SteamOS, bukan sekadar console yang harus digunakan sesuai konfigurasi pabrik. Jika suatu hari Valve menghadirkan dukungan eGPU yang lebih praktis melalui USB4 atau standar koneksi generasi berikutnya, Steam Machine akan menjadi opsi modular yang bisa bersaing dengan PC gaming.

Bagaimana menurut Anda mengenai eksperimen berani yang dilakukan oleh modder ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…