Modder Tempel Cooling Ekstrim ke GTX 1080 Ti, Hasilkan Performa Gaming Tinggi
Modder memasang dual-tower CPU cooler pada GTX 1080 Ti, guna menurunkan suhu, hemat daya, serta meningkatkan performa gaming.
Begitu tingginya harga kartu grafis belakangan ini, berkat kelangkaan komponen yang semakin parah, membuat modder PC semakin kreatif untuk tingkatkan kemampuan perangkat lama mereka. Melalui ide tidak waras dari seorang modder, NVIDIA GeForce GTX 1080 Ti berhasil dimodifikasi dengan menggunakan sistem pendinginan yang ekstrim, menghasilkan performa lebih tinggi dan di saat bersamaan meminta konsumsi daya listrik yang lebih kecil dari sewajarnya.
Modifikasi ini dilakukan oleh TrashBench, yang sebelumnya juga bereksperimen memasang pendingin CPU pada GTX 1060 dan GTX 1070. Untuk GTX 1080 Ti yang memiliki konsumsi daya sekitar 250W, modder ini bahkan sampai berikan pendingin dual-tower yang seharusnya digunakan pada CPU, lebih besar dibanding dua kartu sebelumnya. Agar perbandingan lebih adil, sang modder terlebih dahulu menggunakan cooler GTX 1060 sebagai pembanding, lalu menggantinya dengan dual-tower CPU cooler yang dipasang langsung ke bagian logam yang bersentuhan dengan chip GPU.

Hasil dari eksperimen itu ternyata cukup mencolok. Pada pengujian pertama, GTX 1080 Ti dengan cooler modifikasi mencapai hotspot sekitar 42°C, sementara konfigurasi pembanding menggunakan cooler GTX 1060 mencapai 72°C, selisih 30°C.
Menariknya, kartu grafis tersebut dapat mempertahankan clock yang sama sambil mengonsumsi daya 30W lebih rendah, atau sekitar 12 persen lebih hemat. Bahkan setelah di-overclock hingga 2.152 MHz, GPU hasil modifikasi masih sekitar 19°C lebih dingin dibanding konfigurasi pembanding, meski konsumsi dayanya kembali meningkat.
Eksperimen ini sekaligus memperlihatkan mengapa GTX 1080 Ti masih menarik bagi komunitas hardware hampir satu dekade setelah debutnya. GPU berbasis Pascal tersebut memang sudah tertinggal dari kartu grafis generasi sekarang, tetapi 11GB VRAM bawaannya dan kemampuan mentahnya masih membuatnya mampu menjalankan game terbaru di 1080p.
Apa yang dilakukan oleh modder ini juga memperlihatkan bahwa sistem pendinginan bukan sekadar persoalan menjaga GPU agar tidak terlalu panas. Temperatur yang lebih rendah memberi ruang bagi mekanisme boost GPU untuk terus dipacu lebih tinggi, karena peningkatan suhunya tidak akan mengancam keselamatan GPU itu sendiri.
Tentu saja, memasang cooler CPU berukuran besar ke GPU bukan solusi praktis untuk mayoritas pengguna, karena membutuhkan pembongkaran dan modifikasi fisik yang berisiko merusak kartu. Namun, eksperimen ini menjadi menarik karena menunjukkan bahwa kartu lawas seperti GTX 1080 Ti belum sepenuhnya kehabisan napas.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda masih memiliki atau mungkin bertahan menggunakan kartu grafis lawas di PC gaming Anda?










