eGPU ASUS ROG XG Station 3 Siap Sulap Laptop Jadi PC Gaming
ASUS luncurkan eksternal GPU barunya, ROG XG Station 3, yang hadir dengan Thunderbolt 5 dan dukungan RTX 5090 untuk tingkatkan performa laptop.
Laptop tipis dan ringan memang sulit untuk bisa bersaing dengan PC desktop dalam hal gaming. Namun, berkat bantuan eksternal GPU atau eGPU, masalah itu bisa diselesaikan dan ASUS ternyata tidak ingin ketinggalan dalam berikan produk yang berkualitas. Berkat bantuan dock kartu grafis eksternal ROG XG Station 3, laptop dapat menggunakan GPU desktop hingga GeForce RTX 5090 melalui koneksi Thunderbolt 5.
ASUS Republic of Gamers resmi mengumumkan ROG XG Station 3 via situs resminya. Perangkat ini dirancang sebagai solusi upgrade performa grafis laptop tanpa harus membeli komputer desktop baru. Selain NVIDIA GeForce RTX 50 Series, dock ini juga mendukung RTX PRO 6000, AMD Radeon RX 9000, dan Intel Arc.

Keunggulan utamanya terletak pada koneksi Thunderbolt 5 yang menawarkan bandwidth hingga 80 Gbps dua arah. Angka tersebut dua kali lebih besar dibandingkan pendahulunya, Thunderbolt 4. Untuk kebutuhan transfer video, Bandwidth Boost bahkan memungkinkan bandwidth mencapai 120 Gbps untuk satu arah.
Menariknya, ROG XG Station 3 menggunakan desain open-frame yang membiarkan kartu grafis terpasang secara terbuka. Metode ini tampaknya digunakan untuk memberikan akses aliran udara langsung ke GPU sekaligus membuatnya menjadi bagian dari tampilan setup. ASUS juga menyediakan konektor GC-HPWR untuk kartu grafis BTF 2.5, sehingga model kompatibel seperti ROG Astral RTX 5090 BTF bisa digunakan di sana.
Tidak hanya menjadi tempat memasang kartu grafis, perangkat ini juga berfungsi sebagai docking station. Koneksi Thunderbolt 5 mendukung pengisian daya laptop hingga 140W. Tersedia pula Thunderbolt 5 tambahan dengan daya hingga 36W, serta dua port USB-C 10 Gbps untuk menghubungkan periferal dan penyimpanan eksternal.

Menariknya, port Thunderbolt tambahan tersebut mendukung hingga tiga monitor 4K melalui konfigurasi daisy-chain. Dukungan Aura Sync RGB juga memungkinkan pencahayaan dock disinkronkan dengan perangkat ASUS lainnya. Dengan begitu, XG Station 3 menawarkan solusi konektivitas sekaligus kemudahan pengaturan dalam satu perangkat.
Namun, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh calon pembelinya. ROG XG Station 3 ternyata tidak menyertakan power supply, jadi pengguna harus menyediakan sendiri PSU SFX atau SFX-L untuk mengoperasikan eGPU ini. ASUS merekomendasikan PSU minimal 750W dengan sertifikasi 80 Plus Gold.
Meski menawarkan bandwidth besar, Thunderbolt 5 tetap memiliki keterbatasan dibandingkan koneksi PCIe langsung pada desktop. Jalur PCIe yang tersedia melalui koneksi eksternal ini membuat performa GPU belum tentu setara dengan kartu grafis yang dipasang langsung pada motherboard.
Walaupun demikian, solusi yang diberikan ASUS melalui eGPU ini tentunya akan tetap menguntungkan, terutama bila dibandingkan membeli laptop gaming baru. Sayangnya, ASUS sendiri belum mengumumkan harga maupun jadwal ketersediaannya.
Menurut Anda, apakah solusi eGPU seperti ini lebih menarik dan menguntungkan dibandingkan membeli PC gaming desktop?









