Nomura: Final Fantasy VII Remake Bukan Prioritas

Reading time:
May 16, 2012

ff 7 cloud vs sephiroth

Final Fantasy, terlepas dari popularitasnya yang semakin mengendur dalam beberapa seri terakhir, merupakan salah satu franchise RPG yang tidak tergantikan. Hampir semua seri lawasnya yang sempat hadir untuk Playstation dan Playstation 2 berhasil menghadirkan kualitas yang begitu memorable, baik dari segi kualitas plot, gameplay, grafis, hingga musik. Salah satu yang paling menarik perhatian? Tentu saja Final Fantasy VII yang fenomenal. Kisah petualangan Cloud Strife menyelamatkan dunia dari “kegilaan” Sephiroth ini sendiri memang menjadi seri FF yang mendapatkan cukup banyak sekuel dan seri spin-off. Namun semua ini belum lah cukup untuk memuaskan hasrat para gamer. Harapan untuk dapat menikmati sebuah seri FF VII Remake di masa depan seolah tidak pernah sirna.

Lantas, apakah Square Enix pernah mencoba untuk memenuhi keinginan gamer yang satu ini? Tetsuya Nomura, sang maestro game-game RPG Square Enix, mengakui bahwa ada hasrat yang besar untuk menghadirkan FF VII Remake ini menjadi kenyataan. Namun, Square Enix saat ini lebih berfokus untuk mengembangkan seri-seri terbaru yang tentu saja memakan banyak sumber daya. Prioritas saat ini adalah memastikan game-game baru ini mampu hadir dengan kualitas yang setara atau bahkan lebih baik dibandingkan seri Final Fantasy VII itu sendiri. Sesuatu yang tentu saja sulit untuk dicapai.

ff 13 versus
Jika FF VII Remake tidak menjadi proritas. Lantas bagaimana dengan FF XIII Versus?

Dengan begitu banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, prioritas yang dibangun oleh tim Square Enix dan Nomura ini memang menjadi basis argumen yang masuk akal. Dengan begitu banyak game yang harus dikembangkan, prioritas memang menjadi kunci utama untuk memastikan segalanya berjalan dengan lancar. Pertanyaannya kini, apakah Final Fantasy XIII Versus juga menjadi prioritas bagi Square Enix? I’ve been waiting for ages..

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…