Review Diablo III: Perubahan Identitas Menjadi Single Player-MMO!

Reading time:
May 30, 2012
Diablo III 2012 05 18 01 07 54 501

Dari semua game WRPG yang pernah dihadirkan di industri game, nama besar Diablo memang telah tumbuh, tidak hanya sebagai salah satu franchise terbesar yang hidup di dalamnya, tetapi sebuah monumen ikon dengan kualitas yang tidak tergantikan. Kemampuan Blizzard untuk meramu kedua seri pertamanya dengan jalinan plot dan mekanisme gameplay yang terhitung jempolan telah mengangkat popularitas franchise ini. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak gamer yang dengan sabar menunggu kehadiran seri ketiganya yang memakan waktu pengembangan hingga lebih dari 10 tahun. Ada banyak ekspektasi dan harapan yang dihadirkan di sana. Namun nyatanya, Blizzard mengambil sebuah langkah ekstrim untuk mendefinisikan Diablo III: sebuah perubahan identitas yang “berani”.

Anda yang sudah membaca preview kami sebelumnya tentu mengerti apa yang kami maksud sebagai sebuah “perubahan identitas” yang ekstrim. Kesan pertama yang dihadirkan memang sedikit absurd, mengingat bagaimana Blizzard mengubah berbagai elemen dasar di masa lalu yang membuat franchise ini dicintai. Di sisi lain, mereka juga tidak menghadirkan kualitas grafis memesona yang patut menjadi standar gaming saat ini. Pertanyaannya kini, apakah game ini mampu merepresentasikan sebuah kualitas game yang dibangun selama 10 tahun? Apa yang sebenarnya ditawarkan Blizzard untuk seri ketiga ini? Apakah pecinta Diablo di masa lalu akan dapat menikmati perubahan identitas ini? Apa itu “single-player MMO”? Kami akan berusaha menjabarkannya lewat artikel review ini.

Plot

Diablo III 2012 05 18 01 06 26 161
Leah menjadi fokus dari semua misteri di Diablo III? Siapakah sosok wanita muda yang satu ini? Apa hubungannya dengan para iblis dari neraka?
Diablo III 2012 05 18 04 04 30 101
Kehadiran "The Stranger" yang jatuh dari angkasa ini juga akan berkaitan erat dengan eksistensi manusia di masa depan. Siapakah dirinya?

20 tahun yang lalu, Worldstone – yang menjadi benteng pelindung antara dunia manusia dan neraka hancur dalam upaya untuk mengalahkan sang iblis – Diablo. Dengan garis pembatas yang tidak lagi ada, tentu menjadi hal yang masuk akal untuk mengantisipasi serangan dalam skala yang lebih besar dari para pasukan Neraka ini. Namun apa yang terjadi? Secara mengejutkan, dunia justru berada dalam kondisi yang sangat aman. Deckard Cain, sebagai salah satu manusia yang mengetahui kebenaran di balik perang besar ini berusaha mencari jawaban atas misteri “gencatan senjata” ini. Bersama dengan Leah – anak adopsinya, Cain menemukan sebuah kebenaran yang mengejutkan.

Bersamaan dengan quest mencari kebenaran ini, sebuah sinar terang jatuh dari langit dan menghantam dunia manusia yang nyaman. Sesosok pria tanpa ingatan jatuh bersamanya, mengemban sebuah misi suci yang akan menentukan eksistensi manusia di masa depan. Siapakah sosok yang satu ini? Sementara di sisi lain, Leah mulai perlahan menemukan jawaban atas berbagai misteri yang menyelimuti kehidupannya selama ini. Ia tumbuh dan berkembang menjadi NPC yang menjadi fokus utama cerita dan berhubungan erat dengan eksistensi Diablo selama ini. Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa para iblis lebih memilih “diam” ketika Worldstone hancur? Apakah peran Leah dalam semua kekacauan ini? Anda tentu harus memainkan game ini untuk mendapatkan jawaban dari semua pertanyaan ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…