Preview Ghost Recon – Future Soldier: Bertahan dengan Sensasi Tactical Shooter?

Reading time:
May 29, 2012
Ghost Recon Future Soldier 2

Franchise Call of Duty dan Battlefield memang mulai berkembang menjadi sebuah “identitas” bagi genre FPS masa kini. Popularitas yang berhasil diraih keduanya seolah menjadi sebuah standar yang harus dicapai oleh franchise yang lain, bahkan melalui proses imitasi sekalipun. Akibatnya? Sulit sekali untuk menemukan sebuah seri game yang memiliki identitas uniknya sendiri. Selain ARMA III yang masih bertahan dengan idealisme ini, para gamer juga berkesempatan merasakan sebuah game shooter yang berbeda lewat tangan dingin Ubisoft. Benar sekali, setelah penantian yang cukup lama, Ubisoft akhirnya merilis Ghost Recon: Future Soldier untuk XBOX 360 dan Playstation 3. Bagaimana kesan pertama yang dihadirkan?

Kesan Pertama

Sebagai sebuah game yang dirilis untuk teknologi konsol yang begitu lawas, Ghost Recon: Future Soldier boleh terbilang menghadirkan visualisasi yang pantas untuk diacungi jempol. Walaupun tidak tampil dalam detail sebaik game-game sekelas Max Payne 3, Ubisoft harus diakui mampu menampilkan atmosfer military shooter yang kental lewat desain karakter, setting pertempuran, hingga detail senjata yang menjadi fokus utama di seri kali ini. Jika kita membicarakan Ghost Recon atau franchise lain Tom Clancy seperti Rainbow Six, maka kita tentu akan langsung memikirkan sebuah konsep game shooter yang lebih mengandalkan taktik dan strategi untuk menyelesaikan sebuah misi, tidak hanya sekedar maju berperang seperti Rambo dan membunuh musuh secara membabi buta. Pertanyaannya kini, apakah Ubisoft masih mampu mempertahankan identitas unik ini lewat Future Soldier?

Judul game ini – Ghost Recon: Future Soldier sendiri sudah menggambarkan hampir keseluruhan gameplay yang akan Anda dapatkan di dalamnya. Berbeda dengan seri-seri Ghost Recon sebelumnya, Future Soldier hadir sebagai sebuah game third person shooter dengan mekanisme yang mirip dengan game-game third person lainnya. Elemen stealth tetap menjadi fokus gaya permainan Anda, namun kali ini dengan dukungan berbagai teknologi futuristik yang tentu saja akan mempermudah misi Anda. Tactical Shooter? Ubisoft tampaknya memberikan kebebasan ekstra bagi Anda untuk menyelesaikan setiap misi yang ada. Anda bisa bergerak taktis dan memastikan semua musuh tewas secara efektif dan tersembunyi atau menjalani perang terbuka dengan kesan arcade yang kental. Semuanya kembali pada pilihan Anda. Untungnya, pertempuran terbuka yang harus Anda jalani tidak memungkinkan Anda untuk bersikap seperti Rambo.

Untuk sebuah kesan pertama yang didapatkan dari 2 jam awal permainan, Ghost Recon: Future Soldier masih mampu memenuhi semua ekspektasi yang ada. Adegan sinematik, atmosfer militer yang kentara, serta kebutuhan untuk bermain taktis masih menjadi nilai terkuat. Apalagi dengan kemampuan untuk memberikan komando bagi ketiga karakter lain yang dikendalikan oleh AI untuk bekerja sama mengalahkan musuh dalam jumlah besar (peran AI akan digantikan oleh player jika Anda memainkannya secara online). Lantas sisi lemahnya? Untuk waktu permainan yang singkat ini, teknologi yang disertakan di seri ini terkesan membuat segalanya lebih mudah. Anda bahkan dapat membunuh semua musuh tanpa harus campur tangan.

 

Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, kami menyertakan screenshot di bawah ini untuk memberikan sedikit gambaran tentang apa yang ditawarkan oleh game ini. Ghost Recon: Future Soldier is the ultimate porn for all military-shooter gamer!

 

Ghost Recon Future Soldier 1 Ghost Recon Future Soldier 5 Ghost Recon Future Soldier 78 Ghost Recon Future Soldier 15 Ghost Recon Future Soldier 25 Ghost Recon Future Soldier 77 Ghost Recon Future Soldier 19
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

July 17, 2024 - 0

Review Kunitsu-Gami: Antara Suka Atau Benci!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kunitsu-Gami ini? Apa yang membuat…
June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…