Mass Effect 4: Sekuel atau Prekuel?

Reading time:
November 21, 2012

Ketakutan Bioware untuk menciptakan sebuah seri game baru yang akan meninggalkan kekecewaan besar bagi para gamer, sebagai calon konsumennya memang cukup beralasan. Setelah kritik pedas pada Dragon Age II dan Mass Effect 3, developer ini mulai berhati-hati untuk mewujudkan ide-ide liar mereka, terutama yang berhubungan dengan franchise raksasa yang memang sudah memiliki basis fans yang besar. Hal ini terlihat dengan jelas ketika Bioware mulai mengkonfirmasikan kehadiran Mass Effect terbaru yang mulai masuk proses pengembangan. Mereka bahkan meminta gamer untuk menentukan sebuah arah yang akan berpengaruh signifikan pada franchise yang satu ini.

Sejauh ini, EA dan Bioware memang belum memberikan informasi lebih mendetail tentang Mass Effect 4, selain kehadiran karakter baru, tidak adanya lagi Shepard, dan penggunaan Frostbite Engine 2.0 dalam proses pengembangannya. Seperti janji mereka untuk lebih melibatkan gamer dalam proses pengembangan, Bioware kini datang dengan satu pertanyaan besar yang sangat signifikan: Arah mana yang lebih diinginkan gamer dengan seri terbaru ini – Prekuel atau Sekuel dari Mass Effect Trilogy? Pertanyaan ini dilontarkan oleh yang paling bertanggung jawab dalam proses pengembangannya, sang produser sendiri – Casey Hudson lewat akun Twitter pribadinya. Sekuel berarti melanjutkan cerita setelah tewasnya Shepard, prekuel berarti menjadikan timeline sebelum “era” Shepard sebagai plot utama.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Arah mana yang lebih Anda inginkan untuk Mass Effect 4 ini – sekuel atau prekuel petualangan Shepard?

Bagaimana dengan Anda sendiri, terutama yang sudah menyelesaikan trilogi Mass Effect? Apakah Anda akan menyenangi Mass Effect terbaru dengan timeline sekuel atau prekuel?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…