Review Far Cry 3: Aksi – Eksplorasi yang Luar Biasa

Reading time:
December 6, 2012

Kesimpulan

Far Cry 3 55
Luar Biasa! Ini mungkin menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan keseluruhan pengalaman yang berhasil ditawarkan oleh Far Cry 3. Pemilihan kembali setting tropis seperti yang sempat mereka lakukan di seri pertama harus diakui menjadi opsi yang sangat tepat, apalagi didukung dengan penggunaan teknologi baru – Dunia Engine 2 yang mampu menciptakan detail dalam kualitas terbaik.

Luar Biasa! Ini mungkin menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan keseluruhan pengalaman yang berhasil ditawarkan oleh Far Cry 3. Pemilihan kembali setting tropis seperti yang sempat mereka lakukan di seri pertama harus diakui menjadi opsi yang sangat tepat, apalagi didukung dengan penggunaan teknologi baru – Dunia Engine 2 yang mampu menciptakan detail dalam kualitas terbaik. Walaupun FPS menjadi pintu gerbang untuk menjelajahi Rook Island, namun konsep open-world memang menjadi pondasi utama dari seri ini sendiri. Ada begitu banyak side mission dan hal yang bisa Anda lakukan di keseluruhan pulau ini dari sekedar berburu, crafting, memanjat radio tower, menguasai outpost, membunuh target khusus, hingga sekedar bersenang-senang. Terlepas dari sisi aksi yang ia tawarkan, eksplorasi juga menjadi alasan ekstra yang akan membuat mata dan pikiran Anda untuk tidak berpaling dari game ini dalam waktu dekat.

Apakah game ini lantas tidak datang dengan kekurangan sama sekali? Jika  harus dikritisi, maka harus diakui ada beberapa hal absurd yang mungkin pantas untuk diperhatikan. Bagi Anda yang mudah bosan, maka berbagai side mission yang ditawarkan mungkin akan terasa sangat repititif seiring dengan progress bermain Anda. Minimnya varian akan membuat kepuasan Anda berkurang seiring dengan semakin banyaknya misi yang selesaikan. Hal absurd lain yang cukup mengganggu adalah Brody terlihat sebagai seorang maniak renang. Mengapa? Beberapa kali kami menemukan, untuk sebuah area air dangkal yang seharusnya dapat diseberangi dengan hanya berlari, Brody ternyata justru masuk ke dalam mode berenang, membuat semua aksi ini terlihat aneh. Anda akan menemukan kelalaian ini berkali-kali sepanjang permainan.

Namun terlepas dari kekurangan yang ia tunjukkan, Ubisoft pantas mendapatkan apresiasi atas komitmennya untuk menciptakan sebuah seri Far Cry yang luar biasa dan pantas untuk diacungi jempol. Keputusan untuk menerapkan Dunia Engine 2 dan setting tropis yang begitu dipuja di masa lalu semakin memaksimalkan Far Cry 3 ini. Jadi bagi Anda, apalagi para gamer PC yang memiliki rig yang luar biasa, pastikan Far Cry 3 masuk dalam katalog game yang harus Anda selesaikan sebelum akhir tahun ini. Awesome!

Kelebihan

Far Cry 3 33
Dunia Engine 2 dan pemilihan setting yang luar biasa.
  • Kembalinya setting tropis
  • Plot yang terkadang terasa surreal
  • Visualisasi luar biasa lewat Dunia Engine 2 (especially with PC)
  • Segudang side-mission
  • Kebebasan menentukan gaya gameplay
  • Voice act yang pantas diacungi jempol
  • Easter Egg Assassin’s Creed

Kekurangan

Far Cry 3 54
Kurangnya varian side mission yang ada mungkin terasa repetitif, apalagi bagi Anda yang relatif mudah bosan dan butuh tantangan.
  • Side-mission yang mungkin terasa repetitif
  • Renang menjadi solusi untuk bergerak di semua medan air, dangkal maupun tidak

Cocok untuk gamer: penggemar open-world, pencinta Skyrim ataupun Fallout, penggemar game FPS / action

Tidak cocok untuk gamer: di bawah umur (ada begitu banyak konten NSFW), yang mudah pusing dengan konsep FPS.

 

 

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…