Sony Didenda $400,000 Karena Kasus Hacking PlayStation Network

Reading time:
January 28, 2013

Kasus yang menimpa Sony pada pertengahan April 2011 dimana layanan PlayStation Network-nya diretas hacker dan mengakibatkan semua data penggunanya bocor, akhirnya berujung pada hukuman denda untuk vendor asal Jepang tersebut. Di Inggris, Sony didenda sebesar $400,000 atau hampir 4 milyar rupiah untuk kelalaian tersebut.

psnd

Meskipun sudah terjadi dalam waktu yang cukup lama, namun kasus tersebut belum berakhir dan bahkan melebar ke beberapa aspek. Baru-baru ini pihak Information Commisioner’s Office (ICO) Inggris menuntut Sony Computer Entertainment Eropa dengan denda £250,000 atau $400,000 karena hacking PSN pada 2011 tersebut.

Alasan ICO mengajukan denda tersebut tentu saja karena kelalaian sistem keamanan yang dimiliki Sony pada PSN-nya. ICO yang menyelidiki kembali detail pada apa yang terjadi pada bocornya sistem keamanan tersebut memutuskan bahwa pembobolan tersebut jelas-jelas merupakan kesalahan Sony karena keamanan yang diimplementasikan sangat buruk sehingga serangan kejahatan terbukti bisa berhasil. Yang paling penting, mereka juga menemukan bahwa serangan tersebut sebenarnya bisa ditanggulangi. Waktu itu, Sony membutuhkan waktu sebulan untuk membereskan pelanggaran tersebut sebelum PSN dibuka lagi secara online.

Menghadapi tuntutan tersebut, pihak Sony tidak serta merta menerima dan menganggap kasusnya selesai. Sony malah berencana untuk mengubah keputusan ICO dengan menyatakan bahwa mereka adalah korban dari sebuah serangan dan itu tidak sama artinya dengan datanya tercuri dan bisa digunakan untuk melakukan penipuan. Jelas bahwa Sony tidak merasa bahwa menjalankan server Apache unpatched tanpa firewall adalah bagian dari masalah yang memungkinkan pembobolan tersebut terjadi.

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…