Sony Jadikan Waktu Loading Sebagai Sistem Anti-Bajakan?

Reading time:
February 26, 2013

piracy

Dari semua perang yang harus dilakoni oleh para produsen konsol terbesar di industri game selama ini, pembajakan memang boleh terbilang sebagai musuh yang terbesar. Perang kepentingan yang tidak hanya sekedar didasarkan pada masalah uang ini terus berlarut-larut, dengan satu pihak berusaha untuk menundukkan yang lainnya. Secara logis pembajakan memang selalu berujung pada penjualan konsol yang lebih sukses, namun membuat sebuah platform tidak menarik di mata para developer dan publisher. Oleh karena itu, produsen tidak memiliki banyak pilihan selain terus menyempurnakan sistem ini. Keberhasilan untuk mempertahankan orisinalitas Playstation 3 dalam waktu yang lama ternyata tidak membuat Sony puas. Sebuah sistem anti bajakan baru tampaknya tengah dipersiapkan untuknya.

Diterapkan untuk Playstation 4? Sony sendiri memang belum memberikan konfirmasi apapun. Namun salah user di forum game ternama – NeoGaf menemukan sebuah paten keamanan yang sudah didaftarkan secara resmi. Sony mematenkan sistem keamanan baru yang disebut sebagai “Benchmark Measurement For Legitimate Duplication Validation”  yang super unik. Berbeda dengan sistem keamanan konsol selama ini, paten ini akan menjadikan waktu loading yang dibutuhkan untuk memainkan sebuah game sebagai penentu apakah sebuah game dihitung sebagai game original atau bajakan. Ketika waktu yang dibutuhkan pada setiap langkah tidak cocok dengan waktu yang ditetapkan Sony, maka konsol akan langsung berhenti bekerja.

anti bajakan baru sony
Sistem bajakan baru ini akan menjadikan waktu loading sebagai validasi apakah sebuah game terbaca sebagai game original atau bajakan..

Apakah ini akan menjadi sistem keamanan baru untuk semua produk gaming terbaru Sony di masa depan? Memang belum ada kepastian. Pertanyaan besarnya tentu saja sama, apakah sistem besar kompleks seperti ini akan membuat para hacker patah arang dan menyerah untuk “mengganggu” Sony? The war is never over, fellas..

 

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…