Review Crysis 3: Ajang Pamer Kemampuan Visual!

Reading time:
February 28, 2013

Kesimpulan

Crysis 3 1321
Dari kelebihan dan kekurangan yang ada, Crytek tampaknya harus mengorbankan begitu banyak hal untuk mengejar supremasi visualisasi untuk Crysis 3. Ia memang harus diakui merupakan game FPS dengan visualisasi terbaik saat ini, namun hanya itulah yang menjadi nilai jualnya. Secara gameplay, game ini tidak menawarkan inovasi signifikan yang cukup untuk membuat Anda terus tertarik, bahkan tidak terkesan istimewa.

Luar biasa secara visual, ini mungkin menjadi kesan pertama yang Anda dapatkan ketika memainkan Crysis 3, apalagi jika PC Anda cukup kuat untuk menjalankannya dalam kualitas visualisasi yang paling maksimal. Anda akan berhadapan dengan sebuah dunia open-world penuh aksi yang memanjakan mata. Di sisi gameplay, kehadiran Predator Bow menjadi nilai tambah tersendiri, terutama bagi gamer dengan gaya permainan yang memang lebih stealth-oriented sejak kehadiran Crysis di masa lalu. Ia menawarkan pengalaman yang lebih variatif walaupun harus diakui, kurang sempurna. Kompleksitas untuk membangun nanosuit yang dibutuhkan juga menjadi nilai tambah tersendiri, terutama untuk memaksa Anda untuk mengeksplorasi setiap chapter yang ada.

Namun sayang seribu sayang, Crysis 3 justru terkesan “menjual” sisi grafis ini saja. Ada begitu banyak kelemahan yang pantas untuk dicatat di luar kemampuan CryEngine 3 untuk membuat mata Anda terus terkagum-kagum pada apa yang Anda lihat di layar monitor. Terlepas dari misteri yang mengitari dua seri sebelumnya, Crytek terkesan terburu-buru untuk menyelesaikan petualangan Prophet di seri ketiga ini. Hasilnya? Anda berhadapan dengan plot klise penuh “lubang” yang tidak cukup kuat, bahkan terkesan klise. Sensitivitas AI musuh pada suara juga menjadi catatan ,meruntuhkan potensi pengalaman stealth yang seharusnya bisa dikembangkan lebih baik. Bagian terburuknya? Crytek seolah setengah-setengah mengembangkan mode multiplayer yang ia tawarkan. Statusnya sebagai game raksasa yang belum genap berumur sebulan harus tercorengi dengan temuan kecurangan yang kami hadapi.

Dari kelebihan dan kekurangan yang ada, Crytek tampaknya harus mengorbankan begitu banyak hal untuk mengejar supremasi visualisasi untuk Crysis 3. Ia memang harus diakui merupakan  game FPS dengan visualisasi terbaik saat ini, namun hanya itulah yang menjadi nilai jualnya. Secara gameplay, game ini tidak menawarkan inovasi signifikan yang cukup untuk membuat Anda terus tertarik, bahkan tidak terkesan istimewa. Oleh karena itu, tidak berlebihan rasanya jika kami menyebutnya sebagai sebuah game yang diposisikan sebagai ajang pamer kemampuan visual. Tidak ada yang salah dengan Crysis 3, tetapi tidak ada istimewa juga darinya. It’s a visual showcase!

Kelebihan

Crysis 3 130
The beauty of Crysis 3!
  • Visualisasi yang luar biasa keren
  • Gameplay Open-world yang tetap dipertahankan
  • Predator Bow yang menawarkan gaya permainan stealth yang lebih variatif
  • Dramatisasi
  • Desain setting dan karakter
  • Proses modifikasi Nanosuit yang lebih kompleks

Kekurangan

Crysis 3 114
Sayangnya, plot yang seharusnya menjadi akhir dari petualangan Prophet ini justru terkesan dibangun terburu-buru, bahkan dipaksakan.
  • Plot yang dangkal dan klise, bahkan terkesan dipaksakan
  • Dukungan multiplayer yang buruk
  • Sensitivitas AI terhadap suara yang menihilkan potensi gameplay stealth yang seru

Cocok untuk gamer: yang mementingkan visualisasi di atas apapun, memiliki PC yang kuat, penggemar berat franchise Crysis

Tidak cocok untuk gamer: dengan PC pas-pasan, konsol yang mendambakan visualisasi superior, FPS dengan cerita yang dalam dan menggugah

 

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…