Review Ni No Kuni – Wrath of the White Witch: Oase di Tengah Keringnya JRPG Berkualitas!

Reading time:

Segudang Quest untuk Menyibukkan Anda!

Ni No Kuni Wrath of the White Witch 28
Ada segudang sub-quest yang cukup untuk membuat Anda sibuk di setiap kota.

Apa yang menyebabkan waktu gameplay Ni No Kuni: Wrath of the Witch bisa memakan waktu permainan hingga lebih dari 30-50 jam permainan? Jawabannya sederhana: Sub-quest. Game racikan Level 5 ini benar-benar mengeksploitasi sisi yang satu ini, bahkan cukup untuk menghabiskan 2-3 jam di setiap kota.Ini masih belum termasuk sub quest-sub quest baru yang muncul setiap kali sebuah event besar berhasil terlewati. Ada dua sub-quest utama yang bisa Anda temukan di game ini: Mencari dan menemukan hati yang tepat, serta quest-quest yang muncul dari Swift Solutions.

Kegelapan Shadar telah menyebabkan banyak penduduk Ni No Kuni terjebak dalam kondisi yang disebut sebagai “Brokenhearted”, dimana mereka kehilangan kualitas hati yang memungkinkan mereka untuk menjalankan fungsi hidupnya dengan baik. Untungnya, Oliver memiliki kekuatan untuk mengambil energi berlebih dari orang lain dan mendistribusikannya kepada mereka yang membutuhkan. Setiap brokenhearted biasanya memiliki kebutuhan hati yang spesifik, sebut saja enthusiasm, love, belief, kindness, hingga courage. Perjalanan Anda untuk menyelamatkan mereka pun harus diikuti dengan eksplorasi kembali beragam kota yang pernah Anda jelajahi sebelumnya. Untungnya, mereka yang memiliki hati “berlebih” terlihat jelas di mini map dalam bentuk sebuah ikon hijau.

Ni No Kuni Wrath of the White Witch PART 2 14
Salah satu sub-quest yang paling umum adalah menyembuhkan pada “Brokenhearted”, mereka yang hatinya telah dicuri oleh Dark Djinn, Anda harus mencari mereka yang punya energi berlebih dan mendistribusikannya kepada yang membutuhkan.
Ni No Kuni Wrath of the White Witch 23
Anda bisa mengecek loket hati dan memeriksa kualitas hati apa saja yang Anda miliki saat ini.
Ni No Kuni Wrath of the White Witch 60
Anda juga menuju ke Swift Solutions yang menawarkan varian misi yang lebih beragam, sekaligus juga berburu berbagai monster kuat yang masuk dalam list buruan.
Ni No Kuni Wrath of the White Witch 129
Tidak sedikit pula misi yang menuntut Anda untuk bolak-balik menuju Motorville dan mencari jawaban

Selain Brokenhearted, Oliver juga dapat mencari sub quest yang tersedia lewat sebuah “lembaga” mercenary bernama Swift Solutions. Dengan hanya melihat board yang ada, Anda bisa melihat penduduk mana saja yang membutuhkan bantuan saat itu juga. Quest yang ditawarkan Swift Solutions memang menawarkan ragam quest yang cukup bervariasi, dari sekedar mencari item, melakukan crafting lewat fitur Alchemy, hingga mengalahkan monster monster yang menjadi buruan. Bahkan beberapa misi akan menuntut Anda untuk bolak-balik ke Motorville untuk dapat menyelesaikannya. Quest yang paling menyebalkan di antara semuanya? Tidak lain datang dari seorang karakter NPC bernama Derwin yang meminta Anda untuk menangkap tiga buah monster dengan deskripsi yang sangat ambigu. Parahnya lagi? Monster-monster ini seringkali sulit untuk ditarik menjadi Familiar. Kami sempat menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam hanya untuk menyelesaikan satu misi Derwin, and we totally hate this guy, seriously!

Ni No Kuni Wrath of the White Witch 30
Seperti layaknya seorang pramuka, Anda akan mendapatkan cap seperti ini untuk setiap misi yang berhasil Anda selesaikan. Mengumpulkan 10, maka Anda akan mendapatkan 1 point award yang jika diakumulasikan, dapat digunakan untuk membeli perk permanen tertentu yang menarik.
Ni No Kuni Wrath of the White Witch 63
Extra exp untuk setiap pertempuran? Hell yeah, i want that!

Lantas reward apa yang akan terus mendorong Anda untuk menyelesaikan setiap sub quest yang ditawarkan? Selain beragam equipment menarik dan uang, Anda juga akan mendapatkan sebuah cap layaknya seorang Pramuka setiap kali berhasil menyelesaikan sebuah quest. Mengumpulkan 10 cap, maka Anda akan dibekali dengan sebuah point award. Untuk apa? Anda bisa menukarkannya dengan beragam perk permanen super menarik di Swift Solutions, dari memungkinkan Oliver melompat sampai meningkatkan experience yang didapatkan oleh para karakter dan familiar setiap kali berhasil menyelesaikan sebuah pertarungan. Perk-perk ini menjadi ekstra “kekuatan” yang terlalu sayang untuk dilewatkan.

Baca Wizard’s Companion

Ni No Kuni Wrath of the White Witch 161
Wizard’s Companion bukanlah sekedar sebuah buku kosmetik untuk memperlihatkan status Oliver sebagai penyihir. Ia memuat ragam pengetahuan yang tidak bisa Anda dapatkan dari sisi gameplay sekalipun.

Jika kita membicarakan salah satu fitur paling unik yang ditawarkan oleh Ni No Kuni: Wrath of the Witch, maka Wizard’s Companion adalah satu hal yang membuat game ini kian menarik. Buku yang memuat keseluruhan pengetahuan tentang dunia sihir ini memang bukan sebuah buku biasa yang bisa Anda abaikan begitu saja. Sebagian besar game RPG mungkin akan menawarkan plot, fitur, dan beragam jawaban teka teki secara linear lewat konversasi dan aksi yang terjadi di sisi gameplay, namun tidak dengan Ni No Kuni.

Ni No Kuni Wrath of the White Witch 1351
Ada ragam chapter yang bisa Anda baca untuk mendapatkan pengetahuan tertentu.
Ni No Kuni Wrath of the White Witch PART 2 2
Zoom, zoom, zoom… Tada! Resep gratis untuk membangun senjata!
Ni No Kuni Wrath of the White Witch 96
Ikuti instruksi yang ada, cari komponen crafting yang dibutuhkan, menuju Alchemy, dan tada! Anda mendapatkan item yang Anda inginkan. Ini hanyalah sedikit dari kegunaan Wizard’s Companion. Pastikan Anda tidak malas untuk membuka buku tebal yang satu ini.

Wizard’s Companion menjadi sebuah ensiklopedia yang harus Anda baca, tidak hanya untuk menikmati Ni No Kuni secara lebih luas dengan latar belakang cerita yang ada, tetapi juga untuk mempelajari beragam magic, bahasa asing yang harus ditranslasikan, hingga beragam resep senjata dan item rahasia yang bahkan tidak ada di bagian gameplay. Menyempatkan waktu untuk membaca buku ini akan membantu Anda mengatasi beberapa kesulitan, terutama ketika mencari bahan untuk melakukan crafting.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…