Review Ni No Kuni – Wrath of the White Witch: Oase di Tengah Keringnya JRPG Berkualitas!

Reading time:
Ni No Kuni Wrath of the White Witch 1

Coba Anda ingat kembali, kapan terakhir Anda menikmati sebuah game RPG Jepang berkualitas tinggi yang berhasil meninggalkan sebuah kesan yang mendalam? Di masa kejayaan Playstation dan Playstation 2, para publisher dan developer masih menjadikan genre ini sebagai pondasi untuk mendapatkan keuntungan dalam porsi yang maksimal. Namun bertahun-tahun sejak kelahiran XBOX 360 dan Playstation 3 ke pasaran, JRPG seolah kian terbengkalai. Tidak hanya berkurang secara kuantitas, JRPG juga mengalami penurunan kualitas yang  sangat mengkhawatirkan. Menjadi sebuah keistimewaan untuk menemukan sebuah game JRPG yang benar-benar mampu menampilkan kesan mendalam saat ini. Sesuatu yang JagatPlay temukan di Ni No Kuni: Wrath of the White Witch.

Mengapa JRPG ini begitu istimewa? Sebagian besar Anda yang sudah membaca preview kami sebelumnya tentu sudah memiliki sedikit gambaran apa yang ditawarkan oleh Ni No Kuni: Wrath of the White Witch ini. Diracik oleh Level 5 dan dirilis oleh Namco Bandai, Ni No Kuni lahir dari konsep cerita dan visualisasi yang dibangun oleh studio anime ternama – Ghibli Studio. Ada begitu banyak elemen yang membuat seri ini mudah untuk dicintai, dari gaya visualisasi, voice act, plot, hingga sistem battlenya yang adiktif. Ni No Kuni tumbuh menjadi sebuah produk gaming yang berpotensi menjadi oase di tengah keringnya game-game bergenre sama di pasaran. Sebuah game RPG yang akan membuat Anda betah untuk berlama-lama di depan layar kaca.

Lantas apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ni No Kuni: Wrath of the White Witch ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai obat bagi gamer yang merindukan sebuah game JRPG yang berkualitas?

Plot

Ni No Kuni Wrath of the White Witch 3
Perkenalkan sang karakter utama – Oliver

Oliver, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun menjalani hidupnya yang ceria, penuh cinta dan kasih sayang dari sang ibu – Allie di sebuah kota kecil Motorville. Selayaknya anak laki-laki seusianya yang berusaha mengeksplorasi dan menciptakan petualangan kecilnya sendiri, Oliver terobsesi untuk menjajal sebuah mobil buatan yang diklaim lebih cepat dari sebagian besar mobil yang tersedia di Motorville. Namun tidak berjalan mulus, prototipe mobil ini justru membawa Oliver pada sebuah tragedi yang lebih besar. Hancur dan jatuh ke sungai, Oliver yang tengah tenggelam berhasil selamat berkat kecekatan sang ibu – Allie yang bergegas menyelamatkan. Seribu sayang, hal ini justru berujung pada kesedihan yang lain. Tindakan ini memicu jantung Allie yang lemah. Oliver akhirnya harus kehilangan satu-satunya sumber cinta yang ia miliki.

Ni No Kuni Wrath of the White Witch 12
Usaha sang ibu – Allie untuk menyelamatkan Oliver yang tercebur ke sungai justru berbuah tragedi yang lebih menyedihkan. Oliver harus kehilangan sang ibu tercinta karena jantung yang melemah.
Ni No Kuni Wrath of the White Witch 16
Larut dalam kesedihan, air mata Oliver justru berhasil membuka segel sebuah peri dari dunia lain bernama Ni No Kuni – Drippy. Menyebutnya sebagai yang terpilih, Drippy meyakinkan Oliver bahwa sang ibu masih terselamatkan jika ia berangkat ke dunia paralel bersama dirinya.
Ni No Kuni Wrath of the White Witch 165
Welcome to Ni No Kuni!

Larut dalam kesedihan, air mata Oliver secara ajaib, justru menghidupkan sebuah boneka yang pernah diberikan sang ibu di masa lalu. Boneka ini kemudian hidup dan memperkenalkan sebagai Drippy, raja dari para peri yang hidup di dunia yang lain. Melihat Oliver sebagai seorang pahlawan yang sudah lama diramalkan akan mampu menyelamatkan dunianya yang tengah dirundung masalah berat, Drippy juga datang dengan fakta baru yang menarik hati Oliver. Dengan dua dunia yang terhubung kuat, Drippy meyakinkan bahwa Oliver masih memiliki kesempatan untuk bertemu dengan sang ibu, dengan menyelamatkan sang “kembaran” – Great Sages Alicia yang merupakan “kembaran” Allie di dunia paralel. Berbekal kemampuan magis, Oliver akhirnya berangkat ke dunia baru – Ni No Kuni untuk mengemban misi suci ini.

Ni No Kuni Wrath of the White Witch 120
The White Witch yang misterius menjadi ancaman terbesar bagi dunia Ni No Kuni, menjadi misi utama dari kisah heroik Oliver.
Ni No Kuni Wrath of the White Witch PART 2 18
Tidak harus turun sendiri, White Witch memiliki tangan kanan yang berhasil menyebarkan ketakutan. Ia adalah Shadar, atau yang juga dikenal sebagai The Dark Djinn.
Ni No Kuni Wrath of the White Witch PART 2 41
Bersama dengan dua companion utamanya – Esther dan Swaine, pertarungan untuk menyelamatkan NI No Kuni pun dimulai.

Dikuasai oleh sebuah kekuatan kegelapan di bawah seorang penyihir yang kuat luas biasa – White Witch, Oliver harus berhadapan dengan ragam masalah yang tengah mengemuka di Ni No Kuni. Di bawah sang tangan kanan utama yang setia – Shadar, atau yang dikenal juga sebagai Dark Djinn, Ni No Kuni berada di ambang kehancuran. Tidak hanya sekedar menghalangi Oliver untuk menyelamatkannya dari cengkeraman White Witch, Shadar juga mencuri sisi hati positif dari banyak orang dan membuat energi negatif mengalir, bahkan dari para Great Sages yang tidak lagi berkutik saat ini. Perjalanan panjang Oliver bersama dengan companion setia yang ia temui – Esther dan Swaine pun dimulai.

Apakah Oliver mampu menaklukkan White Witch pada akhirnya? Apakah Oliver akan bertemu kembali dengan sang ibu – Allie? Apa sebenarnya movitasi yang mendorong Shadar aka The Dark Djinn? Jawaban dari semua pertanyaan ini dapat Anda temukan dengan memainkan Ni No Kuni – Wrath of The White Witch ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…