Review Tomb Raider: Petualangan Lara Croft dengan Sensasi Berbeda!

Reading time:

Kekejaman ala Film Thriller

Tomb Raider 108
Salah satu hal yang pantas untuk diacungi jempol dari Crystal Dynamics? Keberanian mereka untuk menyuntikkan desain setting yang mengerikan lewat darah dan beragam potongan tubuh yang akan Anda temukan sepanjang perjalanan.
Tomb Raider 831
Mayat bergelimpangan dalam bentuk terpotong-potong? Tomb Raider ini tak ubahnya sebuah film thriller Hollywood.

Apakah Anda merupakan penggemar franchise Tomb Raider yang juga kebetulan merupakan pencinta film bergenre thriller? Anda suka dengan beragam perangkap dan kematian penuh darah, mutilasi, luka, dan brutal? Maka Tomb Raider reboot ini akan menjadi franchise yang Anda cintai. Apa pasal? Tidak ingin setengah-setengah, Crystal Dynamics memang terbilang efektif membuat gamer pencinta Lara Croft untuk mengalami lonjakan emosi terhadap sosok mudanya yang satu ini, tidak hanya dari sisi cerita dan ancaman yang harus ia hadapi, tetapi jugasemua  rasa sakit yang harus ia alami. Anda akan bertemu dengan Yamatai yang penuh darah dan potongan tubuh, apalagi ketika berhadapan dengan bala tentara Ratu Himiko – Stormguard.

Tomb Raider 2361
No..no…Noooo..NOOOOOO…!!
Tomb Raider 1021
Terlepas dari brutalnya sebagian besar kematian Lara yang ada, ini terbukti menjadi strategi yang efektif untuk memperkuat keterikatan emosional Anda dengan karakter ini. Anda akan berusaha untuk terus melindungi sosok Lara muda ini sehingga ia tidak perlu lagi harus menjalani kematian menyakitkan seperti ini. It works!

Tidak hanya dari segi setting yang penuh darah dan luka, beberapa adegan kematian yang harus dihadapi Lara ketika Anda kurang cekatan akan cukup untuk membuat keringat dingin meluncur dari tubuh Anda. Bagaimana tidak? Tidak ada yang ditutup-tutupi, Anda akan melihat bagaimana tubuh Lara tertusuk, tembus, terpotong, dan mengerang menuju kematiannya selama beberapa detik, penuh darah. Sebuah keputusan yang memang terhitung sangat berani namun berhasil membuat keterikatan emosional Anda dengan karakter ini menjadi sangat kuat. Ada keinginan untuk terus melindungi Lara Croft muda ini, untuk memastikan dirinya tidak mengalami kematian mengerikan yang sama berulang-ulang. We love her too much, to let her get through all the painful experience..

Nikmati TressFX – The Hair Porn!

Tomb Raider PC tressfx demo
TressFX – teknologi baru dari AMD dan Crystal Dynamic yang diciptakan untuk mensimulasikan gerak rambut yang lebih realistis.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa untuk sebuah game yang dirilis secara multiplatform, PC dengan spesifikasi perangkat yang lebih kuat tentu saja menawarkan performa yang jauh lebih maksimal. Ia tidak hanya menawarkan visualisasi yang lebih indah, tetapi juga framerate tinggi yang membuatnya jauh lebih nyaman untuk dimainkan. Namun untuk Tomb Raider reboot yang satu ini, versi PC mendapatkan satu ekstra fitur yang mungkin akan membuat para gamer konsol iri. Benar sekali, kita membicarakan teknologi gabungan antara AMD dan Crystal Dynamics yang mensimulasikan gerak rambut yang lebih realistis lewat TressFX hair. Lantas, bagaimana sebenarnya performa fitur terbaru yang satu ini?

Tomb Raider Tress FX PART 2 1
Sayangnya, bagian yang terpengaruh oleh efek fitur ini hanyalah pada bagian kunciran Lara. Buktinya? Dengan posisi tergantung terbalik, hanya bagian kunciran saja yang terpengaruh gaya physics gravitasi, sementara bagian rambut yang lain tetap tertata rapi.
Tomb Raider Tress FX PART 2 41
Terlepas dari klaim AMD bahwa rambut ini akan terpengaruh pada cuaca yang ada, bukti yang kami jajal justru membuktikan kebalikan. Berdiri dan mengarah pada sumber angin yang luar biasa kuat, kunciran Lara tidak terlihat terpengaruh sama sekali.
Tomb Raider Tress FX PART 2 5
Bagaimana dengan efek air dan hujan? Selain bentuk yang lebih mengkilat, hampir tidak ada perbedaan yang signifikan.
Tomb Raider Tress FX PART 2 7
Terlepas dari potensinya yang besar, Crystal Dynamics harus diakui belum memanfaatkan fitur TressFX ini dengan sempurna.

AMD sendiri sempat mengklaim bahwa TressFX akan mampu menampilkan rambut yang realistis, tidak hanya dari bentuk tetapi juga sifatnya ketika terlibat dalam berbagai kondisi yang ada, alias dengan fungsi physicsnya sendiri. AMD mengklaim bahwa ia berubah sifat ketika berhadapan dengan cuaca ekstrim Yamatai yang beragam, dari badai hingga angin yang super kencang. Atas dasar klaim inilah, kamibergerak menjajalnya. Hasilnya? Ternyata cukup mengecewakan. Terlepas dari bentuk terurainya yang membuat tampilan Lara Croft jauh lebih memanjakan mata, hanya bagian kuciran rambutnya saja yang bergerak secara aktif. Namun sayangnya, kuciran ini juga tidak terpengaruh pada cuaca untuk merepresentasikan kondisi yang lebih realistis. Kami menjajalnya melawan angin dan hujan, namun tidak ada perubahan gerak signifikan yang terjadi. Tidak berlebihan rasanya jika melihat TressFX sebagai sebuah fitur yang penuh potensi, namun belum tampil maksimal di seri Tomb Raider kali ini. Kami juga memberikan beragam screenshot untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran tentang apa yang kami bicarakan.

tress fx jagatplay gif1
TressFX memang harus diakui membuat tampilan Lara lebih memanjakan mata, tidak lebih.

Lantas, apakah ini berarti Anda HARUS memainkan Tomb Raider di PC? Jika Anda mengagungkan kualitas visualisasi yang lebih baik, maka ini menjadi opsi yang rasional. Namun jika hanya ingin melihat dan menikmati sisi TressFX yang ada, Anda mungkin akan terpesona di awal pertama kali melihatnya, namun perlahan namun pasti, akan menemukan kekurangannya. Tentu saja, sekedar kosmetik rambut tidak akan berpengaruh pada keseluruhan pengalaman bermain yang ada.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…