Review Gears of War – Judgement: Hadir Dengan Tantangan Ekstra!

Reading time:

Declassified – Fitur Tantangan yang Menyegarkan

Gears of War Judgement 41
Tidak ada inovasi yang signifikan di sisi gameplay Gears of War: Judgement, Anda masih akan menemukan cara bermain yang serupa, dimana cover dan reload akan memainkan peranan yang krusial.

Di sisi gameplay dasar, Gears of War: Judgement memang boleh dikatakan tidak menawarkan sesuatu yang baru secara signifikan. Anda masih akan berhadapan dengan sebuah game third person shooter murni yang hanya meminta Anda untuk bergerak dari satu titik ke titik lainnya, mengatasi setiap ancaman yang ada sembari memastikan diri selamat. Murni dalam pengertian Anda tidak akan menemukan unsur gameplay lain yang diadaptasikan di dalamnya, tidak seperti Tomb Raider yang memungkinkan Anda untuk melakukan upgrade skill , misalnya. Anda hanya harus memastikan setiap peluru yang meluncur dari varian senjata Anda akan berakhir manis pada kematian musuh. Mekanisme waktu reload untuk memperkuat daya serang dalam waktu yang terbatas juga tetap dipertahankan di Judgement ini. Tewas? Tenang saja, Anda masih bisa dihidupkan kembali oleh anggota tim lain selama Anda belum dihancurkan menjadi kepingan oleh para Locust. Tidak hanya bertempur secara frontal, beberapa chapter juga akan membawa Anda pada gameplay yang menyerupai Tower Defense, bertahan dari gelombang musuh yang terus menerpa sembari menyusun rangkaian Turret secara strategis untuk membantu misi Anda.

Gears of War Judgement 95
Dengan aksi yang terus bergerak cepat, Judgement juga akan membuat adrenalin Anda terpompa secara konsisten.
Gears of War Judgement 66
Tidak hanya bergerak dari satu misi ke misi lainnya, beberapa chapter juga akan membawa Anda pada mekanisme baru – mempertahankan diri dari gempuran para Locust lewat sistem ala Tower Defense.

Sensasi yang sama ini tidak hanya dipertahankan lewat kemampuan People Can Fly – sang developer untuk mempertahankan mekanisme dasar di sisi player, tetapi juga kemampuannya untuk meracik AI yang harus diakui, tetap dinamis. Anggota tim lain yang tidak sedang Anda gunakan akan mampu memberikan support serangan dalam batas yang maksimal dan tentu saja memastikan perjalanan Anda justru akan terganggu karena kehadiran mereka. AI yang sama dinamisnya juga diterapkan di sisi pasukan Locust yang Anda temui. Tantangan yang ditawarkan mungkin akan membuat sebagian dari Anda terpaksa mengulang beberapa misi, namun Anda akan dihadapkan pada dinamika pergerakan dan serangan yang berbeda. Para Locust menjadi lebih adaptif untuk memastikan serangan mereka lebih efektif. Tidak hanya itu saja, People Can Fly juga mengkombinasikan para varian musuh dalam proporsi yang harus diakui, pas. Kombinasi Locust yang muncul di setiap chapter menawarkan tantangan tersendiri.

Gears of War Judgement 91
Satu hal yang pasti, seri ini masih menawarkan AI yang adaptif, tidak hanya dari sisi ally, tetapi juga para Locust yang harus Anda hadapi. Kombinasi varian yang muncul juga memunculkan dinamika tersendiri.

Namun sebenarnya, hanya ada satu kata yang cukup untuk mendefinisikan identitas dari Gears of War: Judgement, sesuatu yang membuatnya berbeda dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya. Dibagi dalam beragam chapter dengan kesan arcade yang lebih kental, People Can Fly memperkenalkan fitur baru bernama – Declassified yang memang menjadi nilai jual utama Judgement. Tidak hanya sekedar menyelesaikan setiap chapter begitu saja, sebuah sistem achievement berbentuk bintang kini dihadirkan untuk menilai seberapa baik Anda beraksi di medan pertempuran. Penilaian ini sendiri tidak hanya ditentukan dari seberapa efektif dan efisien aksi Anda untuk menghancurkan para Locust, tetapi juga keberanian untuk menjajal dan menjawab tantangan dari misi Declassified yang ada.

Gears of War Judgement 23
Selamat datang di Declassified – sebuah fitur baru yang boleh dikatakan, mendefinisikan Judgement secara keseluruhan.
Gears of War Judgement 113
Declassified menjadi formula yang efektif untuk menyuntikkan kesan menyegarkan dan sekaligus menantang di seri Gears of War kali ini. Mengapa? Karena ia akan memaksa Anda untuk keluar dari zona nyaman dan menjajal begitu banyak hal yang selama ini enggak Anda lakukan di franchise Gears of War.
Gears of War Judgement 37
Hebatnya lagi, ada perasaan “bersalah” dan merasa seperti pecundang begitu Anda melihat tanda merah ini dan memutuskan untuk mengabaikannya.

Direpresentasikan dengan sebuah lambang COG yang menyala merah di dinding, Classified memang bisa dilihat sebagai sebuah portal daya tarik yang mampu menarik gamer veteran Gears of War untuk keluar dari zona nyaman mereka. Menjadi boost yang signifikan untuk mengumpulkan poin dan bintang yang krusial, Classified akan menawarkan segudang tantangan yang tidak hanya membuat chapter menjadi lebih sulit, tetapi juga lebih mudah untuk dinikmati. Ia akan memaksa Anda untuk berhadapan dengan gelombang musuh dalam jumlah dua kali lipat, hanya dapat menggunakan senjata-senjata yang mungkin selama ini tidak nyaman Anda gunakan, ataupun melewati sebuah chapter dalam batas waktu yang memang padat. Menantang, tetapi sekaligus juga membuat pengalaman Gears of War: Judgement menajdi jauh lebih menyegarkan, pesona yang dimunculkan oleh People Can Fly ini memang harus diakui menjadi formula yang berhasil. Apalagi ia tampil di awal chapter, cukup untuk membuat Anda merasa seperti pecundang jika tidak menjajalnya, setidaknya hingga Anda benar-benar angkat tangan dan menyerah.

Gears of War Judgement 67
Gimme my stars!

Lantas untuk apa semua sistem achievement bintang ini? Selain untuk menunjukkan seberapa baik Anda menyelesaikan setiap chapter yang ada, bintang ini juga menjadi “mata uang” tunggal untuk membuka mode lainnya yang dipersiapkan di Gears of War: Judgement ini. Benar sekali, kita tengah membicarakan mode lain bernama “Aftermath”.

It’s Not All About Prequel!

Gears of War Judgement 152
Tidak hanya prekuel, mode ekstra – Aftermath juga menawarkan sisi cerita yang berbeda tenttang perang besar yang tengah dihadapi oleh Marcus Fenix. Setidaknya cukup untuk membuat Anda memahami peran setiap sidekick yang ada.
Gears of War Judgement 153
Kesan yang berbeda muncul dari setting yang ditawarkan di dalamnya.

Keputusan People Can Fly untuk memperkaya Gears of War – Judgement dengan sebuah mode alternatif sebagai bagian yang terintegrasi dan bukannya DLC tentu saja menjadi keputusan yang pantas untuk diacungi jempol. Dengan mengumpulkan jumlah bintang yang cukup, Anda dapat membuka sebuah mode ekstra bertajuk “Aftermath”, bahkan sebelum Anda menyelesaikan skenario utama yang ada. Lantas apa yang membuat mode yang satu ini lebih menarik? Berbeda dengan mode utama yang membawa Anda ke masa lalu, Aftermath memungkinkan Anda untuk melihat pertempuran besar di Gears of War 3, namun kali ini, lewat kacamata yang berbeda.

Berperan kembali sebagai Baird dengan sang teman setia – Cole dan Paduk, didukung oleh Carmine yang memang menjadi salah satu karakter ikonik dari franchise Gears of War, Aftermath akan membawa Anda pada sisi cerita yang berbeda. Setidaknya cukup untuk memberikan gambaran bahwa sosok Marcus Fenix yang selama ini kita gunakan bukanlah sosok superior yang memang dilahirkan untuk menghancurkan setiap Locust yang ia temui. Mode ini memperlihatkan sepak terjang di belakang layar yang membuat hal tersebut dimungkinkan, lewat karakter yang selama ini hanya dilihat sebagai seorang “sidekick” yang mungkin Anda anggap tidak berperan krusial. Sementara di sisi gameplay, tidak ada yang berbeda dibandingkan mode utama yang ada. Namun pengalaman yang berbeda ditawarkan lewat perbedaan setting yang mungkin akan meninggalkan kesan nostalgia tersendiri untuk Gears of War 3.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…