Review The Bureau – XCOM Declassified: Mengecewakan!

Reading time:
August 30, 2013
The Bureau XCOM Declassified (1)

Tampil sebagai salah satu franchise andalan 2K Games yang berhasil menawarkan kualitas yang memesona, nama besar XCOM memang pantas untuk disandingkan ke dalam jajaran game strategi terbaik yang sempat mampir di industri game. XCOM: Enemy Unknown menjadi bukti yang paling nyata. Kompleksitas permainan, tingkat kesulitan yang menantang, kematian permanen yang menghasilkan keterikatan emosional dengan karakter yang ada, dan mekanik yang mudah dikuasai menjadikannya sebagai salah satu “kado” termanis untuk gamer tahun lalu. Kami bahkan tidak segan menobatkannya sebagai game strategi terbaik di tahun 2012 silam. Keberhasilan dan sensasi luar biasa inilah yang sayangnya, menjadi pondasi untuk menantikan kehadiran sang seri terbaru – XCOM Declassified, yang juga lebih dikenal sebagai The Bureau.

Anda yang sempat membaca preview kami sebelumnya tentu saja sudah memiliki sedikit gambaran akan apa yang ditawarkan oleh The Bureau: XCOM Declassified ini. Sempat mengalami beberapa kali proses penundaan dan perombakan ulang, ia akhirnya ditawarkan sebagai sebuah game third person dengan elemen strategi yang tetap dipertahankan. Ditemani dengan teammate lain yang digerakkan oleh AI, Anda tidak dapat sekedar maju dan mengatasi semua ancaman secara membabi buta. Ada perencanaan matang yang harus dilakukan, organisasi gerak dan serangan, serta kebijaksanaan untuk mengetahui saat yang tepat untuk bertahan. Setidaknya secara teoritis, inilah yang Anda butuhkan. Namun implementasinya? Cukup untuk membuat Anda menggeram marah.

Jadi apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Bureau: XCOM Declassified ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah seri game yang mengecewakan?

Plot

Berrperan sebagai agen khusus - William Carter, Anda akan diminta untuk menundukkan ancaman dari luar angkasa.
Berrperan sebagai agen khusus – William Carter, Anda akan diminta untuk menundukkan ancaman dari luar angkasa.

Tahun 1962, dimana negara-negara maju baru mulai membangun teknologi yang memadai untuk mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik, sebuah bencana hadir. Negara super power – Amerika Serikat yang tengah berjuang melawan pengaruh komunis yang gencar dipromosikan oleh negara tandingan ternyata harus berhadapan dengan ancaman yang jauh lebih besar. Bukan ledakan nuklir, invasi udara dari negara besar lainnya, atau kelemahan di sektor ekonomi yang berani mengusik negara besar ini, tetapi justru kekuatan dari luar dunia ini. Benar sekali, tahun 1962 menjadi saksi pertama mendaratnya Alien ke bumi.

Sebagai salah satu agen CIA terbaik – William Carter pun direkrut untuk masuk ke dalam organisasi paling rahasia Amerika Serikat – The Bureau sebagai jawaban dari masalah pelik yang satu ini. Bersama dengan rekan sejawatnya yang lain, Carter pun dituntut untuk tidak hanya melindungi Amerika dan kepentingannya, tetapi juga mencari tahu alasan di balik kedatangan para Alien ini. Apalagi  makhluk asing dengan senjata lebih mutakhir ini  mulai berusaha membangun komunikasi dengan para manusia.

Hancur berantakan, serangna para Alien ini akhirnya memaksa pemerintah Amerika Serikat untuk mengaktifkan unit militer rahasia - The Bureau.
Hancur berantakan, serangna para Alien ini akhirnya memaksa pemerintah Amerika Serikat untuk mengaktifkan unit militer rahasia – The Bureau.
The Bureau menjadi jaminan untuk menangkal serangan ini.
The Bureau menjadi jaminan untuk menangkal serangan ini.
Namun pertarungan ini bukanlah sesuatu yang sederhana. Para Alien ini ternyata berusaha membangun komunikasi dengan para manusia. Apa yang sebenarnya mereka rencanakan?
Namun pertarungan ini bukanlah sesuatu yang sederhana. Para Alien ini ternyata berusaha membangun komunikasi dengan para manusia. Apa yang sebenarnya mereka rencanakan?

Apa yang sebenarnya mereka cari? Kebenaran seperti apa yang akan ditemui Carter dalam perjalanannya kali ini? Konspirasi seperti apa yang tengah terjadi? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda dapatkan dengan memainkan The Bureau: XCOM Declassified ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

January 26, 2022 - 0

Review Uncharted – Legacy of Thieves Collection: Ekstra Tenaga Berburu Harta!

Sebuah seri yang membantu Playstation 3 menemukan posisi yang lebih…
January 26, 2022 - 0

Review WD_BLACK SN850: Upgrade Playstation 5 Jadi 2TB!

Ketika pertama kali dirilis, PlayStation 5 sudah menawarkan storage internal…
January 25, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Daisuke Inoue, Jin Fujiwara, Fumihiko Yasuda (Stranger of Paradise: FF Origin)!

Sebuah proyek yang tidak pernah terprediksi, ini mungkin kalimat yang…
December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…