Review Batman – Arkham Origins: Inovasi yang Kurang Kuat!

Reading time:
October 29, 2013

Apa yang Kami Inginkan Dari Arkham Selanjutnya?

Ada segudang hal yang sebenarnya bisa disuntikkan WB untuk menciptakan seri Arkham yang lebih baik di masa depan!
Ada segudang hal yang sebenarnya bisa disuntikkan WB untuk menciptakan seri Arkham yang lebih baik di masa depan!

Dengan format yang kian serupa di seri Origins dan City, tentu menjadi sesuatu yang menakutkan untuk membayangkan format yang sama akan secara terus menerus diterapkan di seri-seri selanjutnya tanpa inovasi yang signifikan. Hal ini kian mencemaskan mengingat Rocksteady sendiri dikonfirmasikan tengah mengembangkan seri game Batman selanjutnya tanpa informasi mendetail apapun. Jika harus berhadapan kembali dengan format gameplay yang sama dengan hanya peningkatan visualisasi, bukannya tidak mungkin, perlahan namun pasti, popularitas Arkham akan tergerus zaman. Apa yang sebenarnya ditempuh Arkham untuk menjadikannya lebih “kaya”. Kami sendiri punya list tersendiri apa yang sebenarnya inovasi yang kami inginkan.

1. Gotham yang Lebih Hidup

Peralihan dari Arkham City ke Arkham Origins memang membuka ruang kota yang sedikit berbeda, namun tidak signifikan. Salah satu harapan yang tercederai adalah kesempatan untuk menikmati kota Gotham yang jauh lebih hidup. Untuk kedua kalinya, konsep “jam malam” diterapkan dan menjadi alasan mengapa Gotham di malam Natal, justru dipenuhi dengan para penjahat dan tanpa penduduk sama sekali. Masuk akal? Sama sekali tidak. Akan jauh lebih menarik jika suatu saat Batman: Arkham akan hadir dengan konsep open world sesungguhnya, dimana ada penduduk yang bergerak dan berinteraksi ketika Anda tengah berusaha melindungi mereka. Kota yang hanya dipenuhi hanya penjahat? Lame.

2. Butuh Batmobile

Salah satu harapan yang tidak kalah kuatnya dengan kota Gotham yang lebih hidup, adalah kesempatan untuk mengeksplorasinya tidak hanya dari angkasa lewat serangkaian hook dan gliding, tetapi juga dari darat. Kehadiran Batwing yang muncul hanya sebagai animasi menjadi pukulan tersendiri. Bayangkan sebuah Batman Arkham yang memungkinkan Anda untuk mengendarai Batmobile di jalanan ketika menuju tempat tujuan atau bahkan Bat Wing sekalipun di beberapa kesempatan. That would be awesome!

3. Eksplorasi Karakter yang Lebih Non-Familiar

Dunia DC memang begitu luas, dengan begitu banyak karakter protagonis dan antagonis yang punya kesempatan untuk membawa atmosfer yang berbeda untuk seri Arkham. Formula ini berhasil ketika mereka menawarkan Hugo Strange di Arkham City, karakter yang mungkin tidak familiar bagi gamer yang tidak mengikuti seri Batman dengan seksama. Keunikan seperti inilah yang butuh lebih banyak dieksplorasi Batman di seri-seri Arkham selanjutnya. Akan jauh lebih sempurna lagi jika mereka bisa menyuntikkan karakter superhero DC sekelas Superman untuk bergabung di misi-misi yang lebih masif.

Jadi apa yang bisa disimpulkan dari permintaan kami di atas? Sederhana. Kami ingin Rocksteady membangun Batman Arkham selanjutnya dengan ruang jelajah, fitur, dan karakter sekelas LEGO Batman 2.

Kesimpulan

Batman Arkham Origins (178)
Tidak buruk, tetapi juga tidak istimewa di saat yang sama, Batman: Arkham Origins tetap mengakar pada sensasi gameplay yang setia pada identitas Arkham yang selama ini kita kenal. Saking setianya, hingga Anda tidak akan mendapatkan sensasi membuat seri ini tampil berbeda dan unik di mata gamer Anda. Namun untuk para penggemar aksi The Dark Knight, ia tetap sebuah seri prekuel yang tidak boleh terlewatkan. Kisah “cinta” The Joker dan Batman di pandangan pertama adalah cerita yang tidak boleh Anda lewatkan.

Sebagai sebuah seri prekuel, Batman: Arkham Origins sebenarnya menawarkan sebuah kualitas yang cukup membanggakan, apalagi mengingat ini merupakan proyek perdana dari Warner Bros Montreal. Salah satu nilai jual utamanya terletak di sisi plot, yang walaupun terasa cukup tergesa-gesa untuk diselesaikan, namun masih menawarkan daya tarik tersendiri yang manis. Kehadiran Batcave dan Alfred? Bahkan jauh lebih baik. Sayangnya, tidak ada inovasi yang signifikan di sisi mekanik gameplay. Ini bukan berarti Batman: Arkham Origins buruk mengingat atmosfer mekanik City yang sudah memesona di masa lalu. Namun kurangnya hal baru yang signifikan sulit untuk membuat Origins tampil sebagai seri game action yang akan tetap dibicarakan hingga beberapa tahun ke depan, misalnya.

Ada beberapa hal baru yang ternyata berjalan di luar ekspektasi, terlepas dari beberapa masalah yang juga pantas untuk disoroti. Kehadiran mode detektif yang ternyata sangat linear dan sama sekali tidak menggugah cara berpikir Anda tentu saja sangat disesalkan. Alih-alih memancing nafsu investigasi Anda, mode ini hanya meminta Anda bergerak dari satu titik merah ke titik merah lainnya. Masalah lain yang tidak kalah mencemaskan? Segudang bug dan glitch yang cukup mencederai permainan. Fakta Anda tidak bisa melakukan Ground Takedown secara mulus, atau beberapa musuh yang bisa muncul dan tenggelam begitu saja di beberapa event dan menghalangi progress cerita Anda benar-benar mencederai pengalaman yang ada.

Tidak buruk, tetapi juga tidak istimewa di saat yang sama, Batman: Arkham Origins tetap mengakar pada sensasi gameplay yang setia pada identitas Arkham yang selama ini kita kenal. Saking setianya, hingga Anda tidak akan mendapatkan sensasi membuat seri ini tampil berbeda dan unik di mata gamer Anda. Namun untuk para penggemar aksi The Dark Knight, ia tetap sebuah seri prekuel yang tidak boleh terlewatkan. Kisah “cinta” The Joker dan Batman di pandangan pertama adalah cerita yang tidak boleh Anda lewatkan.

Kelebihan

Bermain sebagai Jo..Jo...Joker?!!
Bermain sebagai Jo..Jo…Joker?!!
  • Plot yang memukau
  • Pertarungan sinematik melawan para Assassin
  • Voice acts Troy Baker yang luar biasa
  • Kehadiran Batcave dan Alfred
  • Battle yang lebih menantang

Kekurangan

Ada beberapa bug dan glitch yang cukup mengganggu permainan, dari sisi grafis hingga battle sendiri.
Ada beberapa bug dan glitch yang cukup mengganggu permainan, dari sisi grafis hingga battle sendiri.
  • Segudang bug dan glitch yang mencederai pengalaman bermain
  • Mode detektif yang melenceng dari ekspektasi
  • Tidak ada inovasi yang signifikan dan membuat seri ini terlihat unik
  • Desain Gotham yang tidak banyak berbeda
  • Animasi boss fight yang banyak berulang

Cocok untuk gamer: pengikut seri Arkham, pencinta game action keren.

Tidak cocok untuk gamer: gamer yang mengharapkan sebuah game Batman yang berbeda dari seri Arkham, yang merindukan Gotham yang lebih luas.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…