NostalGame: Command & Conquer Generals – Zero Hour

Reading time:
December 5, 2013
Generals Zero Hour (146)

Di masa lalu, ketika industri game mulai tumbuh menjadi salah satu pondasi industri hiburan yang mainstream, RTS memang masih menjadi genre primadona yang tidak segan melahirkan 2 hingga 3 game baru setiap tahunnya. Salah satu judul yang paling ternama? Tentu saja franchise Command & Conquer yang dilahirkan oleh publisher ternama – EA. Setelah berkutat dengan seri Tiberium dan Red Alert selama beberapa tahun terakhir, EA memutuskan untuk mengembangkan sebuah seri baru yang mengusung semesta yang berbeda dibandingkan dua seri lainnya. Pada tahun 2003 silam, industri game kedatangan sebuah proyek ambisius bernama “Generals”, sebuah game RTS yang tidak hanya menghadirkan pengalaman gameplay yang luar biasa, tetapi juga predikat sebagai salah satu game RTS dengan sisi visual terbaik di tahun itu.

Kesuksesan Generals membuatnya pantas untuk menyandang gelar sebagai salah satu game RTS terbaik yang pernah hadir di industri game. EA sendiri juga memperlihatkan komitmen untuk terus “menyegarkan” seri yang satu ini dengan melahirkan sebuah expansion pack fenomenal – Zero Hour beberapa bulan setelah rilis seri originalnya sendiri. Lebih banyak faksi, lebih banyak unit, lebih banyak elemen permainan yang harus diperhatikan, Zero Hour menancapkan popularitasnya, tidak hanya di dunia Barat, tetapi juga di Indonesia. Dirilis di tepat di saat Indonesia tengah mengalami booming game centre, Zero Hour menjadi salah satu game RTS yang hampir selalu Anda temukan di warnet-warnet manapun. Berangkat dari fakta ini pula lah, kami mengenal Generals dengan fasih.

Tepat 10 tahun sejak perilisannya, didukung dengan “miskinnya” game-game baru di bulan Desember 2013, tidak ada momen yang lebih tepat untuk melahirkan kembali artikel Nostalgame setelah akum yang cukup lama. Bersiaplah untuk naik ke mesin waktu, dan bergabunglah dengan kami untuk menikmati kembali Command & Conquers: Generals – Zero Hour!

Plot

Seperti game RTS pada umumnya, Anda akan menjalani sisi cerita dari sudut pandang faksi yang berbeda-beda.
Seperti game RTS pada umumnya, Anda akan menjalani sisi cerita dari sudut pandang faksi yang berbeda-beda.

Seperti sebagian besar game RTS yang dirilis ke pasaran, Zero Hour juga memuat tiga faksi utama – China, Amerika Serikat, dan GLA (Global Liberation Army) dan menjadikan konflik antara ketiga faksi ini sebagai motor pendorong seri dari sisi cerita. Mode campaign tentu akan diambil dari ketiga sudut pandang faksi ini, dengan permasalahan mereka masing-masing. Namun benang merah cerita yang diusung tetaplah sama, dimana China dan Amerika Serikat yang kini menjadi sekutu berusaha keras melawan invasi GLA yang terus memperkuat diri dengan senjata biologi dan kimia. Perang “dunia” terbaru ini kian berkembang di Zero Hour.

Sementara di sisi gameplay? Zero Hour tetap mengusung gaya sebuah game RTS klasik yang tidak terlalu kompleks. Misi utama tentu saja mengumpulkan resource sebanyak mungkin dan menggunakannya untuk membangun markas dan unit yang dibutuhkan untuk memenangkan pertempuran. Skala unit dari beragam ukuran, fungsi, sifat, hingga harga ditawarkan sebagai satu-satunya media, tidak hanya untuk menghabisi musuh, tetapi juga counter dari gelombang serangan yang mungkin dilontarkan oleh siapapun lawan Anda. Salah satu yang cukup menarik bagi kami? Adalah fakta bahwa juga menyematkan sistem level up dan experience points yang memungkinkan Anda untuk mengakses beragam kemampuan aktif dan pasif “super” untuk memberikan keuntungan tersendiri dalam pertempuran. Sebuah inovasi yang terhitung signifikan jika mengakar pada Red Alert 2 – salah satu game RTS favorit kami.

Let the war begins!
Let the war begins!

Zero Hour membuat proses pemilihan faksi menjadi lebih kompleks. Tidak hanya sekedar hanya memilih negara, setiap negara kini memiliki Jenderal spesifik yang menawarkan spesialisasi unit dan serangan untuk digunakan. Setiap negara, baik GLA, China, maupun Amerika Serikat masing-masing terbagi ke dalam tiga faksi baru, tentu saja,  dengan daya tarik yang berbeda-beda. Memperluas pengalaman yang sempat ditawarkan di seri Generals awal, kombinasi antara sembilan faksi baru ini menghasilkan kompleksitas permainan yang begitu memukau. Kelebihan, kekurangan, dan saling counter yang sempat membuat banyak gamer berteriak kesal dan kegirangan di game-game centre terdekat. Setidaknya, hal itulah yang terjadi pada kami.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…
June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…