Sony Belum Menyerah Soal Playstation Move?

Reading time:
December 11, 2013

ps move

Sebuah konsep revolusioner yang mungkin terdengar indah ketika pertama kali diperkenalkan, namun sejarah mencatat bahwa tidak ada satupun kontroler berbasis sensor gerak yang berhasil membuat gamer jatuh hati, atau sekedar mengubah cara industri game bekerja. Salah satu yang paling efektif mungkin hanya Nintendo Wii. Sayangnya, arah serupa yang ingin ditempuh oleh Microsoft dan Sony dengan perangkat mereka masing-masing ternyata tidak berujung manis. Kinect yang revolusioner ternyata tidak mampu memenuhi ekspektasi yang ada, sementara kegagalan yang lebih parah terjadi di Sony dengan Playstation Move mereka. Namun siapa yang menyangka, keduanya ternyata keras kepala. Seperti halnya Microsoft yang merilis Kinect 2.0, Sony juga tampaknya belum menyerah terhadap PS Move.

Walaupun Sony sendiri belum mengkonfirmasikan kebenaran yang satu ini, namun sebuah informasi paten mengemuka di dunia maya. Didaftarkan pada bulan Juni 2012 yang lalu dan baru dirilis awal bulan Desember 2013 ini, Sony memperlihatkan sebuah teknologi baru yang mirip dengan desain PS Move yang selama ini kita kenal. Dengan sebuah bola bersinar yang menjadi ciri khasnya, yang berbeda hanya pada integrasi touch pad yang kini disematkan di bagian tengah, seperti yang mereka lakukan di Dual Shock 4. Tidak hanya itu saja, tata letak tombol yang ada juga sedikit berubah. Besar kemungkinan, ini merupakan PS Move yang akan dikembangkan Sony untuk Playstation 4.

Desain patent bocor inilah yang memicu rumor bahwa Sony memang belum menyerah perihal PS Move. Mereka kabarnya tengah mempersiapkan PS Move baru untuk Playstation 4.
Desain patent bocor inilah yang memicu rumor bahwa Sony memang belum menyerah perihal PS Move. Mereka kabarnya tengah mempersiapkan PS Move baru untuk Playstation 4.

Apakah paten ini benar-benar akan terwujud di masa depan? Atau konsep “lampu” yang terintegrasi di Dual Shock 4 sudah memfasilitasi semua fungsi yang ingin dicapai Sony? Kita tunggu saja. All hail the glowing dildos, PS Move!

Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

January 26, 2022 - 0

Review Uncharted – Legacy of Thieves Collection: Ekstra Tenaga Berburu Harta!

Sebuah seri yang membantu Playstation 3 menemukan posisi yang lebih…
January 26, 2022 - 0

Review WD_BLACK SN850: Upgrade Playstation 5 Jadi 2TB!

Ketika pertama kali dirilis, PlayStation 5 sudah menawarkan storage internal…
January 25, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Daisuke Inoue, Jin Fujiwara, Fumihiko Yasuda (Stranger of Paradise: FF Origin)!

Sebuah proyek yang tidak pernah terprediksi, ini mungkin kalimat yang…
December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…