Microsoft Puji Konsistensi Sony di Playstation 4

Reading time:
January 6, 2014
2404418-ps4sony

Persaingan adalah sesuatu yang tidak pernah bisa dihindari dari bisnis apapun, termasuk industri game. Dengan begitu banyak publisher dan developer yang menjadi pondasi industri ini, kesamaan tema produk adalah pemandangan umum yang seringkali terjadi. Tidak hanya di sisi software, tetapi juga hardware. Setelah bersaing di dua generasi sebelumnya, baik Sony maupun Microsoft menempuh kebijakan yang terhitung unik di Playstation 4 dan Xbox One. Arsitektur yang sama dengan kemampuan hardware yang tidak  banyak berbeda membuat game eksklusif dan fitur unik yang ditawarkan keduanya sebagai nilai jual utama. Performa yang ditunjukkan oleh Sony dan Playstation 4 khususnya, ternyata tidak hanya menarik di mata para gamer, tetapi juga sang kompetitor utama – Microsoft.

Pujian dilontarkan oleh VP dari Microsoft Game Studios sendiri – Phil Spencer. Dalam wawancara terbarunya dengan OXM, Spencer secara terbuka memuji Sony yang ia anggap – telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan Playstation 4, terutama lewat beragam kebijakan mereka terhadap developer-developer andalan mereka. Spencer memuji konsistensi Sony untuk terus mendukung developer eksklusif seperti Quantic Dreams yang melahirkan game dengan genre tidak populer seperti Heavy Rain dan Beyond: Two Souls. Walaupun game seperti ini tidak menjanjikan penjualan dalam angka masif, Sony tidak pernah mencabut dukungan sama sekali. Komitmen jangka panjang terhadap franchise inilah yang menurut Spencer, juga menjadi kekuatan utama konsol terbaru – Playstation 4.

Phil Spencer dari Microsoft secara terbuka memuji konsistensi Sony untuk mendukung developer eksklusif mereka, walaupun game-game first party yang dihasilkan tersebut tidak menjanjikan penjualan dalam angka masif. Nilai jual yang juga menurutnya, membuat Playstation 4 terlihat menarik.
Phil Spencer dari Microsoft secara terbuka memuji konsistensi Sony untuk mendukung developer eksklusif mereka, walaupun game-game first party yang dihasilkan tersebut tidak menjanjikan penjualan dalam angka masif. Nilai jual yang juga menurutnya, membuat Playstation 4 terlihat menarik.

Apa yang dikemukakan oleh Spencer ini memang bukannya tidak beralasan. Ketika Microsoft dan Xbox 360 mulai lesu di tahun 2013 yang lalu, Sony justru berhasil menjadikan Playstation 3 kian matang lewat segudang game eksklusif yang luar biasa, terlepas dari potensi sukses yang memang masih belum bisa dipastikan. Semoga saja Sony terus melanjutkan kebijakan ini, dan tentu saja mendorong Microsoft untuk mulai menarik hal yang sama.

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…