Review Octodad – Dadliest Catch: Kisah Hidup si Ayah yang Aneh!

Reading time:
February 10, 2014

Berusaha Hidup Normal

Inti permainan dari game ini? Berusaha menjalani hidup Anda seperti manusia, sesederhana itu.
Inti permainan dari game ini? Berusaha menjalani hidup Anda seperti manusia, sesederhana itu.

Bukan perkara mudah bagi seekor gurita raksasa untuk mengekor kehidupan seorang manusia secara normal, apalagi di sisi pergerakan. Delapan tentakel, tanpa tulang, yang kini semakin kompleks dengan seorang istri dan dua anak yang dicintainya. Octodad – Dadliest Catch berkisar pada usaha Octodad untuk mengatasi beragam permasalahan dari menjalani kehidupan normal seorang ayah. Anda akan diahdapkan pada banyak tugas yang mungkin terdengar sepele. Tidak ada darah yang harus tercurah atau musuh yang harus mati, Anda hanya harus memastikan Octodad mampu berfungsi layaknya seorang manusia. Anda akan diminta untuk membuat kopi, burger, sekedar membersihkan taman, membeli barang-barang kebutuhan di supermarket, atau sekedar berdandan di upacara pernikahan. Sebuah hidup yang terdengar “sangat sederhana”.

Semua misi ini mungkin akan sangat mudah jika Anda seorang manusia normal. Namun untuk seekor gurita? Butuh perjuangan ekstra yang melelahkan. Di sinilah Octodad – Dadliest Catch menawarkan mekanik unik yang tidak hanya akan membuat Anda tertantang, tetapi juga mungkin frustrasi di titik tertentu. Seperti halnya game flash – QWOP, tantangan terbesar dari Octodad – Dadliest Catch adalah pergerakan. Setiap anggota tubuh Anda akan diatur dengan satu tombol terpisah. Di versi PC, klik kiri untuk mengakses kaki kiri dan klik kanan untuk mengakses gerak kaki kanan. Kemana arah kaki Anda bergerak akan ditentukan oleh arah gerak mouse Anda sendiri. Octodad juga bisa masuk ke dalam mode “tangan” dengan menggunakan klik di tengah, yang memungkinkan Anda untuk menggerakkan tentakel tangan secara bebas dan mengambil objek apapun yang dibutuhkan. Kapan Anda harus menggunakan tentakel kaki dan tangan? Ini yang akan menjadi tantangan tersendiri.

Menggerakkan setiap anggota tubuh secara terpisah, butuh koordinasi yang tepat hanya untuk membuat gurita ini bergerak ke arah yang Anda inginkan.
Menggerakkan setiap anggota tubuh secara terpisah, butuh koordinasi yang tepat hanya untuk membuat gurita ini bergerak ke arah yang Anda inginkan.
Anda juga harus memastikan tindak tanduk Anda tidak memancing kecurigaan dari manusia sekitar.
Anda juga harus memastikan tindak tanduk Anda tidak memancing kecurigaan dari manusia sekitar.
Ada beberapa kelompok manusia yang harus Anda hindari secara total dan tidak bisa dikibuli begitu saja. Mereka adalah sang ahli maritim.
Ada beberapa kelompok manusia yang harus Anda hindari secara total dan tidak bisa dikibuli begitu saja. Mereka adalah sang ahli biota laut.
Tantangan juga hadir dari desain terrain yang sama sekali tidak bersahabat dengan tentakel.
Tantangan juga hadir dari desain terrain yang sama sekali tidak bersahabat dengan tentakel.

 

Masalah muncul ketika Octodad harus bergerak dengan model seperti ini di lingkungan yang dipenuhi oleh manusia. Tidak hanya harus berhadapan dengan segudang objek yang bisa menjadi penghalang, Anda juga harus menghindari kecurigaan dari setiap manusia yang memerhatikan setiap gerak gerik Anda. Semakin kacau pergerakan Anda, semakin absurd, dan tidak sengaja menyenggol barang atau orang di sekitar Anda, semakin besar pula kemungkinan Anda dicurigai. Direpresentasikan oleh sebuah bar ungu di bagian bawah game, nasib Octodad akan berakhir tragis jika bar yang satu ini terisi penuh. Tidak hanya dari manusia, beberapa misi juga menawarkan tantangan dari desain terrain. Ada misi tertentu yang menuntut Anda untuk mendaki objek tinggi atau bergerak melewati papan tipis yang akan menguji koordinasi, dan tentu saja – kesabaran Anda.

Untuk memastikan gameplay tidak terasa bosan karena tema sederhana yang ia usung, Octodad – Dadliest Catch juga menawarkan segudang mini game sebagai syarat untuk dapat bergerak maju ke dalam cerita yang terbagi dalam beberapa chapter. Tidak semudah bergerak, setiap mini-game ini menghadirkan tantangan unik tersendiri, yang mungkin cukup untuk membuat beberapa dari Anda melempar mouse kesayangan Anda ke seberang ruangan. Butuh kesabaran dan serangkaian proses trial dan error untuk menyelesaikan mini game yang sebagian besar, memang menguji kemampuan Anda untuk mengendalikan kemampuan tentakel utama Octodad. Sayangnya, misi-misi seperti ini juga menjadi bumerang tersendiri. Membutuhkan gerak yang cepat dan luas, Anda berarti harus menggerakkan mouse dalam ruang yang besar, apalagi jika mouse Anda tidak bisa diatur sensitivitasnya. Tidak jarang Anda harus menggeser posisi peripheral hanya untuk memastikan tentakel Octodad menuju ke tempat yang Anda inginkan. Menyebalkan memang.

Untuk memastikan permainan yang tidak monoton, Octodad hadir dengan segudang misi menantang yang tak ubahnya mini game.
Untuk memastikan permainan yang tidak monoton, Octodad hadir dengan segudang misi menantang yang tak ubahnya mini game.
Beberapa misi, apalagi yang menuntut Anda bergerak cepat sangat menuntut Anda memiliki ruang mouse yang luas untuk meminimalisir kesalahan gerak. Hal ini bisa diatasi jika Anda memiliki mouse dengan sensitivitas tinggi.
Beberapa misi, apalagi yang menuntut Anda bergerak cepat sangat menuntut Anda memiliki ruang mouse yang luas untuk meminimalisir kesalahan gerak. Hal ini bisa diatasi jika Anda memiliki mouse dengan sensitivitas tinggi.

 

Anda yang memang lebih senang dengan mode multiplayer juga berkesempatan memainkan Octodad ini. Anda bisa menjajal mode kooperatif hingga empat player. Lantas gameplay seperti apa yang ditawarkan dengan mode seperti ini? Benar sekali, masing-masing dari player ini akan mengendalikan satu tentakel Octodad. Jadi butuh koordinasi untuk memastikan ia bisa bergerak normal. Sulit, tetapi juga lebih menyenangkan di saat yang sama.

Frustrasi? Bersiaplah!

Anda harus bersiap-siap frustrasi memainkan game yang satu ini!
Anda harus bersiap-siap frustrasi memainkan game yang satu ini!

Secara tampilan visual, Octodad mungkin terlihat sebagai game yang menyenangkan untuk dinikmati, apalagi lewat kisahnya yang penuh dengan canda dan mungkin terlihat aneh di saat yang sama. Sulit mungkin menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan keseluruhan pengalaman yang ditawarkan oleh Octodad – Dadliest Catch ini, apalagi jika Anda kesulitan untuk memenuhi mekanik dasar seperti apa yang perlu dikuasai untuk sekedar bergerak. Namun dari rasa sulit ini, Anda akan merasakan perasaan frustrasi yang kuat, apalagi di beberapa titik permainan yang sepertinya mustahil untuk diselesaikan. Namun sumber rasa marah dan kekecewaan ini justru akan menguat seiring dengan jalannya permainan. Bukan karena tingkat kesulitan, tetapi karena rasa lelah dan bug.

Pernahkah Anda memainkan sebuah game PC yang meminta Anda untuk melakukan gerakan mouse besar yang bahkan mungkin tidak akan cukup untuk ditampung oleh mouse pad Anda? Di awal-awal permainan, hal ini mungkin tidak terasa signifikan. Namun seiring dengan jalannya Octodad – Dadliest Catch, apalagi jika Anda terus menjajal chapter sulit yang sangat menuntut kecekatan tangan Anda, batas fisik akan mulai terlihat. Kebutuhan untuk terus menekan klik mouse secara bergantian, dengan gerakan pergelanagan tangan besar maju-mundur, ke kiri dan kanan secara berkala dan terus-menerus akan membuat tangan cepat lelah. Seperti lingkaran setan, lelahnya tangan tentu saja membuat koordinasi gerakan kacau dan justru membuat semakin buruk bermain Octodad – Dadliest Catch ini. Game ini butuh waktu jeda untuk diselesaikan, atau Anda akan kian frustrasi karenanya.

Jika bergerak saja sudah sulit, sekarang bayangkan apa yang harus Anda lewati ketika dituntut untuk bermain bola basket.
Jika bergerak saja sudah sulit, sekarang bayangkan apa yang harus Anda lewati ketika dituntut untuk bermain bola basket.
Kebutuhan untuk menekan tombol klik secara bergantian, apalagi ketika berhadapan dengan terrain yang sulit benar-benar cepat membuat tangan Anda lelah.
Kebutuhan untuk menekan tombol klik secara bergantian, apalagi ketika berhadapan dengan terrain yang sulit benar-benar cepat membuat tangan Anda lelah.
Dan tiba-tiba Anda tersangkut tanpa alasan yang jelas.
Dan tiba-tiba Anda tersangkut tanpa alasan yang jelas.

Masalah lainnya adalah bug permainan yang terkadang membuat Octodad tersangkut di tengah objek yang seharusnya bisa ia lewati atau singkirkan begitu saja. Memang kasus acak yang tidak sering terlihat, namun sempat membuat kami melewati kembali checkpoint yang tentu saja, butuh ekstra kerja keras lagi untuk diselesaikan hingga mencapai titik yang sama. Jika tingkat kesulitan yang ditawarkan Octodad – Dadliest Catch tidak terasa cukup menarik untuk Anda, maka kedua kasus ini akan menyeret Anda lebih cepat ke fase mental breakdown. Tarik nafas, istirahat, dan lanjutkan.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…