Review Octodad – Dadliest Catch: Kisah Hidup si Ayah yang Aneh!

Reading time:
February 10, 2014
Octodad - Deadliest Catch (2)

Ada begitu banyak jenis game di pasaran, yang kesemuanya memang didesain untuk membantu Anda lari dari dunia nyata. Tidak ada yang tahu pasti formula seperti apa yang pasti bisa menarik hati gamer, terlepas dari betapa kompleks dan menariknya sisi cerita, desain karakter, musik, atau kualitas visual yang ditawarkan. Flappy Bird menjadi contoh yang valid, dimana kesederhanaan justru terkadang, menawarkan pengalaman unik dan adiktif. Video game tidak hanya berputar di sekitar kekerasan, darah, perang, kematian, dan tragedi untuk tampil menarik. Di beberapa kasus, ia hanya meminta Anda untuk berperan sebagai seorang ayah yang menyembunyikan identitasnya. Seperti yang terjadi dengan game Octodad – Dadliest Catch.

Dikembangkan oleh developer bernama – Young Horses, Octodad sebenarnya adalah sekuel dari sebuah game lawas yang sempat didistribusikan gratis di masa lalu. Dadliest Catch yang baru saja dirilis diposisikan sebagai sekuel dan tentu saja, dirilis untuk platform yang lebih baru – termasuk Playstation 4 di dalamnya. Dengan perubahan ini, Octodad mendapatkan perombakan kualitas visual yang cukup signifikan, membawa Anda pada sebuah dunia penuh warna-warna kontras yang memanjakan mata. Namun tentu saja, bukan itu yang menjadi pesona utamanya. Jika harus membicarakan Octodad – Dadliest Catch, maka menyebutnya sebagai sebuah game “QWOP” dalam bentuk yang berbeda tampaknya tidak terlalu berlebihan. Anda yang sudah sempat menjajal QWOP tentu saja mulai mengerti, pesona seperti apa yang akan ia tawarkan.

Lantas apa yang sebenarnya menjadi kunci dari Octodad – Dadliest Catch ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah kisah hidup seorang ayah yang aneh? Review ini akam membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Anda akan berperan sebagai Octodad - seekor gurita yang menyamar menjadi manusia, yang anehnya, terlihat
Anda akan berperan sebagai Octodad – seekor gurita yang menyamar menjadi manusia, yang anehnya, terlihat “normal” bagi manusia di sekitarnya.

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata “Octodad” untuk pertama kali? Octopus dan Dad? Otak Anda mungkin akan langsung mematikan opsi ini mengingat keduanya adalah kata yang tidak mungkin berkaitan sama sekali apalagi disandingkan satu sama lain. Namun siapa yang menyangka, tebakan Anda tepat sekali. Seperti nama yang ia usung, Anda akan berperan sebagia seekor gurita yang entah karena alasan apa, berhasil menyamar menjadi seorang manusia. Bukan sekedar menyamar, ia bahkan berhasil mendapatkan seorang wanita cantik sebagai istri, dan mulai membangun sebuah keluarga kecil bahagia. Di sinilah peran Anda sebagai gamer dimulai. Memastikan Octodad mampu berfungsi layaknya manusia tanpa menimbulkan kecurigaan sama sekali.

Menjalani kehidupan manusia sebagai seorang ayah dengan dua anak saja sudah merupakan pekerjaan sulit, namun bayangkan apa yang harus Anda hadapi jika Anda adalah seekor gurita di skenario yang sama? Berusaha bergerak dengan delapan buah tentakel tentu saja tidak seperti menjadikan tangan dan kaki Anda sebagai penggerak. Tanpa struktur tulang dan sifatnya yang lunak, Octodad harus menjalankan fungsinya sehari-hari sebagai ayah tanpa mengundang kecurigaan siapapun, termasuk sang istri. Jika ini sudah terdengar seperti mimpi buruk, Octodad ternyata juga harus berhadapan dengan satu masalah besar yang secara konsisten hadir.

Menjalani hidup sebagai seorang ayah dengan dua anak saja sudah cukup sulit. Sekarang bayangkan jika ditambah dengan fakta bahwa Anda juga seekor gurita!
Menjalani hidup sebagai seorang ayah dengan dua anak saja sudah cukup sulit. Sekarang bayangkan jika ditambah dengan fakta bahwa Anda juga seekor gurita!
Walaupun demikian, Octodad berjuang untuk menjalani hidup yang normal.
Walaupun demikian, Octodad berjuang untuk menjalani hidup yang normal.
Tidak hanya harus berhadapan dengan serangkaian objek yang sulit dikendalikan dengan tentakel, Octodad juga menjadi buruan seorang koki sushi yang mengetahui identitas dirinya.
Tidak hanya harus berhadapan dengan serangkaian objek yang sulit dikendalikan dengan tentakel, Octodad juga menjadi buruan seorang koki sushi yang mengetahui identitas dirinya.

Ia mungkin memiliki sebuah keluarga idaman yang menyayangi dirinya, namun Octodad  ternyata memiliki musuh abadi. Di tengah dunia yang mempersepsikannya sebagai manusia normal (terlepas dari bentuk kepalanya yang memang mencurigakan), seorang koki sushi ternyata mengetahui identitasnya sebagai seekor gurita. Secara konsisten berusaha membuka rahasia ini kepada keluarganya, sang koki chef terus menerus berusaha menghancurkan Octodad. Tidak cukup seorang koki chef? Octodad juga tidak bisa menyamar di tengah pada ahli maritim yang akan Anda temui di beberapa level yang ada. Hidup gurita penuh cinta dan kasih sayang ini, kian tidak jelas.

Lantas mampukah Octodad mempertahankan hidup ala manusianya ini? Berhasilkan ia melahirkan diri dari sang koki sushi? Akankah identitasnya terbongkar di depan keluarga yang ia cintai? Semua mister ini bisa Anda jawab dengan memainkan Octodad – Dadliest Catch ini!

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…