GameFight: Watch Dogs vs GTA V

Reading time:
June 17, 2014
jagatplay-gamefight-wd-vs-g

Dua nama besar yang memang sudah ditadirkan untuk bertarung satu sama lain, sebuah kompetisi yang memang tidak lagi terelakkan, dan satu orang pemenang yang memang harus dipilih di antara keduanya, pertempuran besar antara Watch Dogs dan GTA V memang menjadi sesuatu yang sudah lama kita antisipasi. Ada begitu banyak alasan untuk mempertemukan keduanya di dalam GameFight, dari sekedar hype yang terbangun sejak proses pengenalannya untuk pertama kali hingga beberapa “inovasi” yang berusaha ia suntikkan untuk menyegarkan game bergenre open-world itu sendiri. Watch Dogs hadir dengan konsep hacking yang belum pernah diimplementasikan game open-world yang lain, sementara GTA V memperbaharui identitasnya dengan segudang fitur dan mekanik baru yang terhitung cukup inovatif. Masing-masing dari mereka, menawarkan daya tarik yang sulit untuk ditolak.

Apalagi mengingat keduanya hampir bertempur secara terbuka di akhir tahun 2013 yang lalu. Menjadi dua game yang paling diantisipasi tahun lalu, rilis Watch Dogs dan GTA V memang hanya berselang beberapa bulan, mengindikasikan kepercayaan diri masing-masing developer, bahwa masing-masing produk mereka akan mampu “menenggelamkan” yang lain. Namun pertempuran “berdarah” ini sendiri bisa dihindari setelah Ubisoft akhirnya memutuskan untuk menunda rilis Watch Dogs ke pertengahan tahun 2014, dengan dalih untuk menyempurnakan beragam fitur yang ditawarkan. Beragam spekulasi sempat menyebar, meyakini bahwa langkah ini diambil semata-mata sebagia reaksi untuk lepas dari bayang-bayang GTA V yang sudah dipastikan meledak di pasaran. Namun dengan rilis yang sudah berada di tangan, kesempatan untuk mempertemukan keduanya akhirnya tiba.

Berangkat dari persamaan sifat, genre, dan identitas yang serupa inilah, menjadi hal yang rasional untuk emmbawa kedua game ini untuk masuk ke dalam arena pertempuran ikonik JagatPlay – GameFight. Siapakah yang akan tampil sebagai yang terbaik? Kami akan meniliknya elemen per elemen, apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan setiap darinya.

Plot

Didorong motif balas dendam, Aiden Pearce berusaha mencari siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas perintah pembunuhan tersebut. GTA V (260)

Sebuah game open-world tentu saja tidak bisa dibangun atas dasar sekedar kualitas visual yang memesona atau mekanik gameplay yang menarik, tetapi juga pondasi cerita yang cukup kuat untuk memperlihatkan signifikansi peran sang karakter utama terhadap kota yang ia huni. Baik GTA V dan Watch Dogs sebenarnya memuat jalinan cerita yang terhitung klise, sesuatu yang sudah seringkali Anda temui di film action garapan Hollywood. Namun jika harus berangkat dari motif dan rasionalisasi tindakan, GTA V menempatkan plot sebagai bagian terintegrasi yang lebih baik. Ia memberikan pondasi yang cukup kuat untuk menjadi alasan mengapa setiap karakter bertingkah laku dan mengambil aksi tertentu. Sementara di Watch Dogs? Aiden Pearce sebenarnya berjalan di atas pondasi cerita yang sangat rapuh. Balas dendam untuk sang keponakan yang ibunya sendiri sudah mengambil sikap rela dan ikhlas terasa begitu aneh, dengan proses yang juga terasa sangat egoistis. Untuk urusan yang satu ini, GTA V berhak menyabet satu poin ekstra.

Watch Dogs (0) vs GTA V (1)

 

Visualisasi

Watch Dogs - jagatplay (149)GTA V (35)

Visualisasi mungkin menjadi isu sensitif bagi Ubisoft ketika membicarakan Watch Dogs. Bagaimana tidak? Setelah trailer perdana yang tampil begitu memesona, versi retail Watch Dogs, bahkan versi PC sekalipun, dianggap tidak merepresentasikan sensasi visual generasi terbaru. Cukup untuk memaksa modder mengambil tindakan sendiri dan membenahi aspek ini. Walaupun demikian, terlepas dari semua kontroversi yang tercipta, Watch Dogs masih menawarkan kualitas grafis yang sepadan untuk disebut sebagai “next-gen”, terutama ketika membicarakan tekstur definisi tinggi yang ia suntikkan. Sementara di sisi lain, walaupun Rockstar sudah mengumumkan eksistensi GTA V versi PC, Playstation 4, dan Xbox One, mustahil untuk menilai kualitas visual dari sekedar trailer perdana yang dirilis. Watch Dogs memenangkan pertempuran elemen ini dengan cukup mudah.

Watch Dogs (1) vs GTA V (1)

 

Gameplay/Action

Watch Dogs Part 2 (58)GTA V (86)

Apa yang seringkali Anda asosiasikan dengan sebuah game open-world? Sebagian besar dari kita tentu saja menginginkan sebuah game menyenangkan yang memungkinkan untuk melakukan begitu banyak aktivitas, dengan cukup bebas, atau bahkan hampir tanpa batas. Watch Dogs memang menawarkan daya tarik yang cukup unik di elemen yang satu ini, lewat elemen hacking dan NPC yang diposisikan seolah memiliki kehidupan pribadi mereka masing-masing. Terpesona di awal dan mulai terasa seperti gimmick yang tidak bisa diterapkan ke mekanik yang lebih dalam kompleks, Watch Dogs gagal menawarkan integrasi mekanik yang lebih kuat dan dalam. Sementara di sisi lain, GTA V hadir dengan begitu banyak inovasi untuk sebuah game open-world. Sensasi GTA  yang selama ini kita kenal tetap dipertahankan, namun kini dengan ekstra begitu banyak mekanik baru yang inovatif – kehadiran sistem tiga karakter, begitu banyak kegiatan ekstra yang bisa dinikmati, hingga pertempuran dengan senjata yang jauh lebih bisa dnikmati. Semua poin yang secara langsung berkontribusi pada kemenangan GTA V di elemen  yang satu ini.

Watch Dogs (1) vs GTA V (2)

 

Character Design

Watch Dogs Part 2 (59)GTA V (267)

Jika ada satu kesalahan terbesar yang dilakukan oleh Ubisoft adalah memperkuat klisenya jalan cerita yang mereka tawarkan dengan desain karakter yang juga tidak kalah dangkal di Watch Dogs. Seorang hacker penuh aksi tembak-tembakan, dengan nilai moral yang pantas dipertanyakan, didukung dengan companion lain dan dialog yang juga tidak kalah klise membuat aspek ini tampil begitu lemah. Sementara di sisi lain, sistem tiga karakter GTA V juga didukung dengan presentasi kepribadian yang kuat dengan latar belakang cerita yang juga sangat menarik. Kita membicarakan karakter “psikopat” seperti Trevor, sang “bijaksana” – Franklin, dan seorang ayah dengan rumah tangga kacau balau – Michael. Ketiga karakter ini berangkat dari konflik unik mereka masing-masing, terlibat satu sama lain dan menghasilkan konflik lebih besar, dengan voice acts yang juga terasa hidup dan natural. Kegigihan Rockstar yang bahkan menyewa sekelompok gangster dunia nyata untuk menjadi pengisi suara terbayarkan di pertempuran kali ini. Desain karakter mereka tampil lebih hidup, natural, dan penuh dengan emosi. Kemenangan ekstra lagi untuk GTA V.

Watch Dogs (1) vs GTA V (3)

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…