The Evil Within Tawarkan Waktu Gameplay Hingga 20 Jam!

Reading time:
August 18, 2014

 

The Evil Within new trailer pax east (34)

Durasi permainan di mode single-player menjadi salah satu faktor utama yang paling dipertimbangkan oleh developer dalam membuat game. Tak sedikit game dengan visual mumpuni dan gameplay menawan justru bisa ditamatkan dalam waktu yang singkat.

Sebaliknya, ada pula game dengan durasi panjang tetapi developer tak mampu membuat gameplay tetap menarik sepanjang permainan. Hasilnya semakin lama justru semakin terasa membosankan.

Lalu, bagaimana dengan game horror? Salah satu judul yang siap hadir dalam waktu dekat adalah The Evil Within. Baru-baru ini, Bethesda mengumumkan bahwa game terbarunya itu membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 jam untuk bisa diselesaikan. Tentunya semua itu tergantung pada tingkat kesulitan dan gaya bermain dari gamer sendiri.

Bethesda mengklaim The Evil Within menawarkan waktu gameplay 15 - 20 jam, tegantung cara bermain.
Bethesda mengklaim The Evil Within menawarkan waktu gameplay 15 – 20 jam, tegantung cara bermain.

Pekan lalu, Bethesda juga mengumumkan bahwa The Evil Within juga akan menawarkan DLC pass seharga USD 20. Pass ini akan memungkinkan gamer untuk mendapatkan tiga expansion pack sekaligus. Salah satunya memberikan akses untuk memainkan The Keeper, tokoh musuh dalam game.

Tak dijelaskan berapa harga masing-masing expansion jika dibeli secara terpisah. The Evil Within sendiri baru akan meluncur ke pasaran pada 14 Oktober 2014 untuk PC, PlayStation 4, PlayStation 3, Xbox One, dan Xbox 360. Bagaimana menurut Anda?

Apakah durasi 20 jam dan DLC pass seharga USD 20 membuat The Evil Within menarik untuk dimiliki?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…