Ubisoft: 30fps Adalah Standar Baru Industri Game

Reading time:
October 10, 2014
ac unity story5

Sebagian besar gamer PC yang kebetulan diperkuat dengan rig yang bisa diandalkan, pasti sangat mengerti betapa nikmatnya memainkan sebuah game di framerate tinggi. Gameplay yang berjalan lebih mulus menjadi nilai jual tersendiri, memastikan setiap aksi berjalan cepat dan seefektif mungkin. Sayangnya standar ini tidak banyak berfungsi di konsol generasi terbaru – Playstation 4 dan Xbox One yang bahkan belum genap berumur 2 tahun. Terlepas dari game-game eksklusif yang berjalan di 60 fps, sebagian besar game multiplatform memutuskan untuk lebih mengarah pada standar 30 fps, seperti yang terjadi dengan Ubisoft dan Assassin’s Creed Unity mereka. Apa yang sebenarnya terjadi?

Nicolas Guerin – World Level Design Director AC Unity dari Ubisoft membantu memberikan sedikit gambaran terkait masalah ini dalam wawancaranya dengan TechRadar. Ia mengungkapkan bahwa pilihan bertahan di 30fps membuat game terasa jauh lebih realistis, menghasilkan kualitas gambar yang juga lebih baik. Tidak hanya Ubisoft, Guerin juga mengungkapkan bahwa standar 60fps kini mulai ditinggalkan oleh developer yang lain.

Ubisoft menyebut bahwa game 60fps mulai ditinggalkan oleh para developer. Pendekatan 30fps dipilih karena menghasilkan efek sinematik lebih baik dan memungkinkan developer untuk menyuntikkan beragam elemen lain yang lebih optimal.
Ubisoft menyebut bahwa game 60fps mulai ditinggalkan oleh para developer. Pendekatan 30fps dipilih karena menghasilkan efek sinematik lebih baik dan memungkinkan developer untuk menyuntikkan beragam elemen lain yang lebih optimal.

Di dalam wawancara yang sama, Alex Amancio – Creative Director AC Unity juga mendukung pernyataan yang sama. Ia mengungkapkan bahwa game dengan 30fps akan menghasilkan pengalaman yang lebih sinematik. Game 60fps hanya cocok untuk game-game FPS, namun tidak akan terasa optimal di game-game berbasis action adventure seperti Assassin’s Creed. Tidak hanya itu saja, bertahan di 30fps juga memungkinkan developer untuk mendorong kualitas elemen yang lain hingga batas paling optimal. Hal yang sama juga berlaku di resolusi. Amancio yakin sebagian besar gamer tidak akan terlalu perduli dengan resolusi sebuah game selama ia mampu tampil memanjakan mata.

Bagiamana menurut Anda sendiri? Apakah Anda setuju dengan pernyataan Ubisoft ini? Apakah memang 30fps lebih baik daripada 60fps?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…