Street Fighter V Dibangun Dengan Unreal Engine 4

Reading time:
December 19, 2014
street fighter v8

Lompatan ke platorm generasi terbaru berarti kesempatan untuk menikmati game dengan kualitas visual yang lebih baik,  sebuah fakta yang memang tidak lagi terbantahkan. Banyak developer yang berlomba-lomba untuk melahirkan sebuah seri baru dengan pendekatan visual yang berbeda, atau jika bisa dibilang – lebih baik. Menariknya lagi, seperti yang terjadi generasi sebelumnya, terlepas dari engine yang dikembangkan oleh developer sendiri untuk mewujudkan visi dan misi mereka, Unreal Engine tampaknya masih menjadi pilihan utama yang sulit untuk ditolak. Engine yang satu ini juga mulai merambah genre fighting. Setelah Tekken 7, proyek teranyar Capcom – Street Fighter V juga dipastikan akan menggunakan Unreal Engine 4.

Capcom sebenarnya sudah memiliki engine eksklusif mereka sendiri – Panta Rhei yang menjadi basis untuk game action RPG yang tengah mereka racik – Deep Down. Namun ternyata ia tidak digunakan untuk Street Fighter V. Mereka lebih mempercayakan hal tersebut kepada engine racikan Epic – Unreal Engine 4 yang kian populer. Sang producer dari Capcom – Bochan Kim menyebut bahwa pemilihan engine ini akan menjadi sarana terbaik untuk mengeluarkan pengalaman Street Fighter yang lebih optimal, walaupun tidak jelas secara mendetail. Capcom sendiri akan bekerja sama langsung dengan Epic Game Japan untuk mewujudkan Street Fighter generasi terbaru ini.

Street Fighter V ternyata dibangun dengan menggunakan Unreal Engine 4.
Street Fighter V ternyata dibangun dengan menggunakan Unreal Engine 4.

Street Fighter V sendiri rencananya akan dirilis pada tahun 2015 mendatang, untuk Playstation 4 dan PC – serta mendukung fitur crossplay antar platform. Bagaimana dengan Anda sendiri sejauh ini? Cukup puas dengan pendekatan visual yang ditawarkan Capcom di Street Fighter V ini?

Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…