Review Grey Goo: Obat Rindu Penggemar Genre Strategi Klasik!

Reading time:
January 26, 2015
Grey Goo jagatplay (1)

Dari semua genre yang bertebaran di industri game, RTS boleh terbilang sebagai yang kian langka. Developer tampaknya tidak lagi tertarik untuk mengembangkan genre yang satu ini, apalagi setelah bukti jelas memperlihatkan bahwa sub-genre seperti MOBA ternyata mampu meraih popularitas, sekaligus penjualan yang lebih tinggi.  Nama besar sekelas Blizzard sekalipun bahkan menyuarakan keraguan mereka untuk kembali ke akar RTS lewat Warcraft 4 dan lebih memilih bertahan di ranah MMO. Ini tentu saja pukulan telak yang menyakitkan untuk gamer penggemar genre RTS di seluruh dunia. Kita semua begitu merindukan apa yang ditawarkan industri di masa lalu. Atau lebih tepatnya, keseruan dan pertempuran epik yang tercipta semasa Westwood berjaya.

Namun siapa yang menyangka, kesempatan untuk mencicipi game RTS yang berkualitas ternyata tidak senihil yang dibayangkan. Sebuah nama meluncur sebagai proyek beberapa mantan karyawan Westwood – sang dedengkot di balik nama besar Command & Conquer – yang kini bergabung di Petroglyph Games. Sambutlah Grey Goo, dan mengapa ia akan jadi oase di tengah musim kering para penggemar genre RTS di seluruh dunia. Terlepas dari nama unik dan aneh yang ia usung, Grey Goo sebenarnya merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan potensi akhir dunia karena berkembangnya nano teknologi hingga skala yang tidak bisa dibayangkan. Sebuah tema yang tentu saja menarik untuk dijajal.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grey Goo ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai obat rindu untuk penggemar genre strategi klasik? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Anda bisa berperan menjadi tiga faksi yang berbeda; Human, Beta, dan Goo.
Anda bisa berperan menjadi tiga faksi yang berbeda; Human, Beta, dan Goo.

Pertempuran antara beberapa faksi besar tentu saja butuh dasar cerita untuk mendukung fakta bahwa semua konflik, perang besar, dan korban berjatuhan ini memang didasarkan atas alasan yang kuat. Grey Goo akan membawa tiga ras besar dalam pertempuran yang akan sangat menentukan kelanjutan hidup mereka masing-masing: Beta, Human, dan si aneh – Goo.

Mode campaign ditawarkan bagi Anda yang memang lebih menikmati untuk menikmati game RTS sendiri, dan tertarik untuk mengeksplorasi cerita yang ada. Mengambil setting 500 tahun setelah keberhasilan manusia untuk bergerak di luar sistem tata surya, manusia tidak lagi dicitrakan sebagai ras yang hanya menunggu kedatanang makhluk asing, tetapi juga membentuk dan bahkan menjadi penjelajah antar bintang. Sementara di sisi lain, sebuah ras alien – Beta tengah berjuang untuk mempertahankan eksistensi rasnya – setelah sang planet asal “Ecosystem Nine” ternyata harus luluh lantak karena kekuatan asing yang begitu mereka takuti. Berita buruknya? Sang kekuatan ini terus menghantui dan mengejar mereka. Dan hadirlah di tengah semua kekacauan ini, Goo – ras seperti jelly cair yang berbeda dengan kedua lainnya tanpa motif yang jelas.

Nasib ketiga ras ini akan terkait satu sama lain. Mode campaign dibagi ke dalam 15 misi terpisah, dengan masing-masing faksi akan berperan di 5 misi.
Nasib ketiga ras ini akan terkait satu sama lain. Mode campaign dibagi ke dalam 15 misi terpisah, dengan masing-masing faksi akan berperan di 5 misi.
Cerita ditawarkan lewat CGI sinematik.
Cerita ditawarkan lewat CGI sinematik.

Apa yang sebenarnya terjadi? Cerita yang ditawarkan oleh Grey Goo ini memang menyiratkan alur yang begitu klise, apalagi jika Anda termasuk yang cukup senang dengan film-film bertema science fiction. Keberlangsungan cerita akan dibagi menjadi 15 misi terpisah, dengan masing-masing ras akan mendapatkan porsi 5 cerita sebelum bergerak menuju ras selanjutnya. Cerita ditawarkan dalam mode cut-scene sinematik yang cukup apik, dengan voice acts yang juga pantas untuk diacungi jempol. Terlepas dari pendeknya misi untuk setiap ras, Anda akan berkesempatan untuk menikmati teknologinya hingga batas maksimal. Tingkat kesulitan yang cukup tinggi juga akan memastikan waktu gameplay yang lebih panjang, bahkan untuk level normal sekalipun.

Apa yang sebenarnya terjadi antara ketiga faksi ini?
Apa yang sebenarnya terjadi antara ketiga faksi ini?

Grey Goo hadir dengan garis cerita misterius yang cukup memancing rasa penasaran Anda, terutama motif dan alasan apa yang mendasari setiap faksi ini untuk saling bertempur satu sama lain. Apa yang sebenarnya dikejar Human dengan teknologi mereka? Mampukah Beta bertahan? Apa itu sebenarnya Goo? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda dapatkan dengan memainkan Grey Goo ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…