Na’Vi Rilis Video Dokumenter Sejarah DOTA

Reading time:
February 2, 2015
dota 2 artwork1

DOTA 2 adalah salah satu scene e-Sports terbesar di dunia saat ini, sebuah fakta yang tidak bisa terbantahkan begitu saja. Gebrakan yang dilemparkan Valve lewat event perdana yang sekaligus jadi proyek pengenalan DOTA 2 beberapa tahun yang lalu – The International menjadi semacam katalis yang efektif. Hadiah USD 1 juta – terbesar di kala itu, membuat scene e-Sports bergairah kembali, dengan DOTA 2 sebagai pemimpin di depan. Keberhasilan dari tahun ke tahun akhirnya membawa DOTA 2 sebagai ujung tombak Valve saat ini, terbukti dari jumlah komunitas terbesar di portal distribusi game digital mereka – Steam. Namun, tahukah Anda apa itu DOTA?

Sebagian dari Anda mungkin akan langsung menjawabnya sebagai game MOBA yang lahir dari mod Warcraft 3. Namun, berapa banyak dari Anda yang tahu seberapa berat perjuangan untuk mengangkat nama DOTA di scene e-Sports seperti saat ini?

Video dokumenter terbaru ini berfokus membahas origin dari DOTA.
Video dokumenter terbaru ini berfokus membahas origin dari DOTA.

Hal inilah yang berusaha ditangkap oleh video dokumenter terbaru yang diracik oleh Mortiz “Moose” Zimmermann, bekerjasama dengan akun Youtube tim professional DOTA  2 – Na’Vi. Sejarah dimulainya DOTA sebagai mod, usaha untuk melemparkannya ke khalayak luas, di belakang panggung melihat bintang DOTA 2 yang masih muda seperti Puppey, Loda, dan Kuroky diunjuk di sini. Dan tahukah Anda? Bahwa nama item seperti “Eul” dan “Guinsoo” ternyata mengacu pada modder-modder DOTA sebelum era IceFrog? Apa yang membuat DOTA dari IceFrog ternyata yang paling berhasil?

Anda bisa menikmati video dokumenter tersebut di bagian terbawah artikel ini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang secara konsisten memainkan DOTA 2?

Load Comments

PC Games

October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…

PlayStation

November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…
November 10, 2022 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare II (Multiplayer): Seru yang Serupa!

Apa yang ditawarkan oleh mode multiplayer Call of Duty: Modern…
November 8, 2022 - 0

Wawancara dengan Eric Williams (God of War Ragnarok)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Game Director God of War Ragnarok…
November 3, 2022 - 0

Review God of War Ragnarok: Mitologi Penuh Aksi, Mitologi Penuh Hati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War Ragnarok ini?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…