Review Bloodborne: Penyiksaan yang Begitu Nikmat!

Reading time:
March 31, 2015

Penyiksaan yang Nikmat!

Sepertinya seri Souls, Bloodborne bukanlah game yang mudah untuk ditaklukkan.
Sepertinya seri Souls, Bloodborne bukanlah game yang mudah untuk ditaklukkan.

Dan seperti semua seri Souls yang keluar dari tangan yang sama, Bloodborne bukanlah game yang mudah untuk ditaklukkan. Terlepas dari ukuran musuh yang Anda hadapi, sekedar musuh biasa ataupun boss berukuran masif, semuanya siap untuk membunuh Anda dengan beberapa pukulan saja. Musuh biasa terkadang hadir dengan kuantitas lebih besar dan serangan lebih cepat untuk memastikan darah Anda terkuras jika Anda sedikit saja lengah. Sementara Boss tidak lantas didefinisikan sebagai makhluk raksasa yang lambat. Sebagian besar dari mereka hadir masif, dengan kekuatan serangan yang jauh lebih besar, namun di sisi yang lain – mampu bergerak sama cepatnya untuk membunuh Anda secara instan. Berita buruknya, mereka terkadang bahkan ditemani dengan beberapa musuh kecil lain yang akan membuat semua proses untuk menyelesaikan misi ini semakin tragis.

Namun di situlah letak kenikmatan Bloodborne itu sendiri, bahwa tidak ada ancaman yang bisa Anda anggap remeh. Semua musuh, sekecil apapun, selalu punya potensi untuk membuat Anda mati seperti orang tolol, walaupun faktanya, Anda seharusnya menjadi pahlawan yang menyelamatkan Yharnam dari semua mimpi buruk ini. Jadinya? Anda selalu mendekati setiap dari mereka dengan penuh pertimbangan. Tidak ada lagi momen yang lebih relevan bagi ucapan bijaksana ala anime “Anda bisa mengenal lawan Anda dengan bertukar satu-dua pukulan” selain di Bloodborne ini. Satu-satunya cara bagi Anda untuk mengenal ancaman yang berada di depan Anda adalah dengan menyerang mereka, mempelajari reaksi seperti apa yang mereka lontarkan, dan mempelajari tipikal strategi seperti apa yang harus Anda adaptasikan. Selalu ada yang pertama untuk setiap musuh, dan selalu ada kematian yang akan menemani di belakangnya jika Anda terburu-buru.

Semua musuh bisa membunuh Anda secara instan. Selalu ada perkenalan utama untuk mengenal mereka terlebih dahulu dengan satu atau dua kali serangan.
Semua musuh bisa membunuh Anda secara instan. Selalu ada perkenalan utama untuk mengenal mereka terlebih dahulu dengan satu atau dua kali serangan.
Di Yharnam, kematian ada di setiap sudut.
Di Yharnam, kematian ada di setiap sudut.

Yang membuatnya menarik adalah elemen resiko yang secara konsisten hadir, dan bahkan menguat di beberapa titik. Bloodborne terasa seperti game survival horror yang sebenarnya, dimana kematian selalu tercium dari setiap sudut. Hal ini kian diperkuat dari desain gameplay yang membuat Yharnam sebagai dunia yang terbuka untuk Anda eksplorasi. Tidak pernah ada instruksi jelas kemana Anda harus melangkah untuk mencapai progress cerita, tidak pernah ada pula informasi jelas boss mana saja yang tidak menyangkut pada progress dan sebenarnya bisa Anda lewati. Anda hanya dilemparkan begitu saja ke kota penuh kutukan ini dan dipaksa mencari jalan sendiri apa yang sebenarnya harus Anda lakukan, Anda lewati, Anda hadapi. Aspek ancaman menguat lewat desain ini, apalagi mengingat bahwa semua musuh yang ada selalu punya cara untuk membunuh Anda secara instan. Hal ini membuat Bloodborne selalu intense. Bahkan membuka sebuah pintu, melihat satu musuh baru di ujung terowongan pun, bisa jadi pengalaman yang mengerikan.

Apa itu?? Apa itu???!!!
Apa itu?? Apa itu???!!!

Tapi bukan berarti tanpa solusi. Seperti layaknya seri Souls dan game action RPG yang selama ini Anda temui, Anda selalu punya kesempatan untuk memperkuat karakter Anda agar lebih siap berhadapan dengan ancaman yang akan datang. Semua hal ini terangkum dalam satu elemen bernama “Blood Echoes”. Ia menjadi mata uang tunggal yang bisa didistribusikan untuk dua hal paling esensial: belanja dan Level Up. Echoes bisa Anda gunakan untuk membeli serangkaian item dan equipment yang tersedia di Hunter’s Dream – tempat aman bagi Hunter Anda yang hanya bisa diakses dari Lantern yang berfungsi tak ubahnya sebuah checkpoint. Anda juga bisa menggunakan Echoes yang sama untuk menaikkan status sang karakter utama lewat NPC Doll yang berada di tempat yang sama. Setiap kenaikan status akan membutuhkan Echoes dalam jumlah tertentu untuk dieksekusi, yang secara otomatis juga akan dihitung sebagai kenaikan level. Apakah Anda harus menggunakan Echoes Anda untuk item atau level up? Semuanya bergantung pada keputusan.

Boneka cantik ini menjadi tempat peraduan Anda. Ia bisa mendistribusikan Echoes Anda untuk menaikkan atribut dan level Anda.
Boneka cantik ini menjadi tempat peraduan Anda. Ia bisa mendistribusikan Echoes Anda untuk menaikkan atribut dan level Anda.
Dari 6 atribut yang ada, Anda harus berfokus pada elemen yang mendukung gaya bermain Anda.
Dari 6 atribut yang ada, Anda harus berfokus pada elemen yang mendukung gaya bermain Anda.
Haruskah Anda mengamankan Echoes Anda terlebih dahulu? Atau Anda mengambil resiko lebih untuk mencapai area baru?
Haruskah Anda mengamankan Echoes Anda terlebih dahulu? Atau Anda mengambil resiko lebih untuk mencapai area baru?

Namun, Echoes adalah sebuah harta karun yang hadir dengan resiko begitu tinggi. Apa pasal? Seperti sistem sama yang mereka tawarkan di Dark Souls, Echoes juga akan jatuh ke tanah begitu Anda tewas karena musuh / boss tertentu, semuanya tanpa ada yang tersisa. Semua kerja keras Anda akan terbuang seperti sampah bersama dengan mayat Anda yang kini dibawa kembali ke Lantern terdekat. Jika Anda gagal kembali ke tempat yang sama untuk mengumpulkan kembali Blood Echoes ini, maka ia akan lenyap selamanya, tanpa tersisa, membuat usaha Anda untuk grinding selama ini berakhir sia-sia. Dengan jarak dari satu lantern ke lantern lain yang begitu jauh, dan terkadang baru terbuka setelah Boss dikalahkan, apakah resiko yang Anda tempuh memang pantas? Seberapa yakin Anda untuk bergerak maju dengan Echoes yang Anda miliki? Ataukah Anda merasa lebih aman untuk kembali ke Lantern terdekat, mendistribusikannya terlebih dahulu namun dengan resiko “menghidupkan kembali” semua msuuh yang sudah Anda bunuh sebelumnya? Keputusan esensial ini akan membuat Anda menghadapi dilema besar.

Resiko ini semakin kuat mengingat konsep From Software yang membuat Yharnam sebagai dunia yang terbuka untuk dieksplorasi. Anda harus siap mental untuk menghadapi segala macam bentuk ancaman untuk mencapai progress.
Resiko ini semakin kuat mengingat konsep From Software yang membuat Yharnam sebagai dunia yang terbuka untuk dieksplorasi. Anda harus siap mental untuk menghadapi segala macam bentuk ancaman untuk mencapai progress.
Anda bisa memulihkan HP dari damage yang didapat dengan menyerang kembali musuh secara instan.
Anda bisa memulihkan HP dari damage yang didapat dengan menyerang kembali musuh secara instan.

Tidak hanya masalah Echoes dan konsep open-world saja yang membuat elemen resiko Bloodborne semakin menarik. From Software juga menyuntikkan sebuah elemen baru yang semakin mendorong Anda untuk menempuh resiko yang lebih besar. Untuk setiap serangan yang Anda terima dari musuh, ia tidak akan otomatis memotong bar HP yang Anda miliki. Ia akan menyisakan sedikit bar HP berwarna orange yang bisa dipulihkan dengan menyerang kembali musuh yang ada secara instan lewat kombinasi serangan biasa Anda. Dengan menyerang mereka selama bar Orange ini muncul, Anda bisa memulihkannya tanpa perlu menggunakan item penyembuh sama sekali. Dilema baru pun muncul, apakah bar Orange ini memang pantas untuk diselamatkan? Apakah Anda rela menyerang membabi buta secepat mungkin untuk memulihkannya? Namun dengan resiko bahwa musuh bisa saja menyerang lebih cepat dan Anda harus memakan damage lebih besar lagi? Elemen resiko ini yang membuat setiap pertarungan di Bloodborne terasa begitu intense.

Jika ada satu hal yang berhasil dilakukan From Software untuk Bloodborne, adalah memastikan bahwa tidak ada satupun momen yang Anda lewatkan di Yharnam berakhir membosankan. Setiap musuh yang Anda temui berakhir menakutkan, mengancam, dan bisa menjadi akhir hidup dan Echoes Anda secara instan. Adrenalin Anda terus terpompa setiap saat, memastikan tubuh dan mata Anda waspada di setiap pintu baru yang Anda masuki, setiap varian musuh yang masih terasa begitu asing. Satu musuh ini lalu tumbuh menjadi beberapa musuh, lalu tumbuh menjadi sebuah boss, lalu tumbuh menjadi beberapa boss sekaligus.

Kematian adalah sesuatu yang pasti di Bloodborne. Namun alih-alih membuat Anda frustrasi, ia selalu terasa seperti konsekuensi dari kelemahan aksi Anda sendiri.
Kematian adalah sesuatu yang pasti di Bloodborne. Namun alih-alih membuat Anda frustrasi, ia selalu terasa seperti konsekuensi dari kelemahan aksi Anda sendiri.
Selalu ada proses trial dan error.
Selalu ada proses trial dan error.

Kematian adalah sesuatu yang pasti di Bloodborne, namun sama sekali tidak meninggalkan rasa frustrasi. Anda  akan sangat mengerti bahwa semua kematian yang terjadi sebagian besar terjadi karena kemurnian kelemahan Anda, bahwa Anda lah yang begitu gegabah bertindak, bahwa Anda melewatkan satu atau dua hal yang seharusnya menjadi pertimbangan terlebih dahulu, bahwa Anda selalu punya kesempatan untuk mengatasinya di pertarungan selanjutnya, bahwa ada sesuatu yang Anda pelajari. Dan begitu Anda berhasil mengalahkan mereka atau sedikit saja menempuh progress dari titik kematian Anda sebelumnya, ada rasa pencapaian dan kepuasan yang sulit untuk dijelaskan. Namun di sisi lain, area baru berarti potensi ancaman baru yang lebih mematikan, tumbuh kewaspadaan baru. Percampuran emosi ini tidak akan berakhir, sampai credits ending game ini berputar. Di situlah daya tarik dan kenikmatan Bloodborne itu sendiri.

Memainkan game ini secara online, Anda bisa mengakses
Memainkan game ini secara online, Anda bisa mengakses “kuburan” di sepanjang jalan bernama Spectre. Mengaktifkannya akan memunculkan bayangan user lain yang tewas di tempat yang sama. Menarik untuk melihat bagaimana mereka bisa tewas, namun Spectre juga bisa dilihat sebagai peringatan bahaya yang mesti Anda hadapi.
Anda bisa meminta bantuan gamer lain jika terjebak di tantangan yang tidak bisa Anda lewati.
Anda selalu bisa meminta bantuan gamer lain jika terjebak di tantangan yang tidak bisa Anda lewati.
Cara lain? Memanfaatkan desain lingkungan untuk keuntungan Anda sendiri. Seperti pintu sempit atau pilar untuk meminimalisir gerak musuh.
Cara lain? Memanfaatkan desain lingkungan untuk keuntungan Anda sendiri. Seperti pintu sempit atau pilar untuk meminimalisir gerak musuh.

Memang ada beberapa cara untuk membuat pengalaman ini sendiri “lebih mudah” dan bisa ditoleransi. Dengan menggunakan item bernama Beckoning Bell dan Small Resonating Bell, Anda bisa memanggil hingga maksimal 2 user lain – baik dari Friend List maupun Umum untuk membantu Anda mengatasi musuh yang ada, terutama boss. Melawan para monster dengan damage masif, gerakan cepat, dan ukuran besar ini tentu saja akan lebih mudah untuk dieksekusi 3 Hunter dengan senjata dan kemampuan yang berbeda, daripada sendirian. Jika Anda termasuk gamer yang bermain solo, satu-satunya alternatif lain adalah dengan memanfaatkan desain lingkungan yang ada. Anda bisa menjebak musuh dan melimitasi daya gerak mereka dengan memanfaatkan pintu gerbang, pilar, altar, dan sejenisnya untuk mendapatkan keuntungan tertentu.

Pengetahuan = Teman atau Musuh?

Bloodborne juga mengusung mata uang unik bernama
Bloodborne juga mengusung mata uang unik bernama “Insight”

Ada satu hal unik lain yang diimplementasikan From Software untuk Bloodborne. Selain “Blood Echoes” , ia menawarkan mata uang bernama Insight yang berbentuk mata di bagian bawa jumlah Echoes di layar. Berbeda dengan Echoes yang bisa didapatkan dalam jumlah puluhan ribu secara instan dengan hanya membunuh musuh yang ada dan melakukan grinding, Insight hadir sebagai mata uang unik dengan pendekatan yang berbeda. Angka Insight akan bertambah bergantung pada eksplorasi yang Anda lakukan – seperti menemukan tempat baru atau melawan Boss yang belum pernah Anda lihat sebelumnya. Ia juga bisa diperbanyak dengan  menggunakan item yang Anda dapatkan.

Lantas, apa yang membuatnya istimewa? Insight bukanlah mata uang biasa. Selain memungkinkan Anda untuk mengakses toko khusus berbasis Insight di Hunter’s Dream yang hanya bisa diakses dengan menggunakan 10 buah Insight, ia juga jadi mata uang untuk mengakses mode online kooperatif yang ada. Jika Anda membutuhkan bantuan dan menggunakan Beckoning Bell untuk memanggil teman Anda, Anda harus mengorbankan 1 buah Insight untuk mengakses fungsi tersebut. Jika Anda tidak punya Insight, Anda tidak akan bisa melakukannya. Anda juga harus mengorbankan sejumlah Insight jika Anda menginvasi gameplay user lain dan gagal membunuh mereka.

Anda harus mengorbankan 1 Insight setiap kali memanggil user lain masuk ke permainan Anda.
Anda harus mengorbankan 1 Insight setiap kali memanggil user lain masuk ke permainan Anda.
Semakin banyak insight yang Anda timbun, semakin sulit juga musuh yang Anda temui
Semakin banyak insight yang Anda timbun, semakin sulit juga musuh yang Anda temui

Menariknya lagi, bukan itu satu-satunya peran Insight. Pengetahuan ternyata diposisikan sebagai senjata yang begitu berbahaya di Yharnam. Anda bisa saja menumpuk Insight yang Anda miliki untuk mempersiapkan diri untuk membeli item / equipment di Insight Shop di masa depan, atau ketika Anda harus meminta bantuan teman. Namun, musuh sendiri akan bertambah kuat seiring dengan jumlah Insight yang Anda miliki. Begitu jumlah Insight Anda melebihi angka 15 (walaupun belum terkonfirmasi berlaku kelipatan atau tidak), musuh biasa yang Anda temui akan terlihat hadir dengan varian senjata yang lebih kuat dan ragam serangan yang lebih mematikan. Apakah resiko ini pantas untuk disejajarkan dengan kebutuhan untuk menumpuk Insight? Resiko ini kembali Anda sendiri yang harus menentukan.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…